Jumat, 24 Desember 2010

Dialog Interaktif Duta Besar Republik Federal Jerman

>> Saut Panggabean
Medan, SBN---Telah berlangsung Dialog Interaktif Duta Besar Republik Federal Jerman yang diadakan di Universitas HKBP Nomensen, Jum’at (17/12) dengan Thema “Kerjasama Indonesia dengan Jerman dan Uni Eropah”.
Dalam dialognya, Duta Besar Jerman, Dr Norbert Baas menyampaikan bahwa Indonesia umumnya dan Sumut khususnya merupakan sasaran strategis investasi Jerman. Disampaikan demikian karena Indonesia memiliki potensi sumber daya alam luar biasa ditambah SDM dan populasi masyarakat cukup besar. Hal ini menjadi kesempatan emas yang harus dimanfaatkan kedua belah pihak demi kemajuan dan kemakmuran bersama,” ungkapnya
Lanjutnya lagi, selama ini Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu daerah produsen terbesar industri pertanian Jerman seperti, kopi, tembakau dan lain sebagainya. Dengan jalinan kerjasama ini, kata Baas, maka hubungan saling menguntungkan itu akan lebih ditingkatkan lagi. Dikatakan Jerman siap untuk membantu pembangunan infrastruktur dan peremajaan beberapa pelabuhan di Indonesia . Disampaikan Baas, Jerman juga mendukung dibukanya hubungan bilateral antar daerah dengan provinsi atau kota kembar Sumut dengan provinsi di Jerman dalam waktu dekat ini
Oleh karena itu, jelas Baas, Jerman akan menggelar Jerman Week di Sumut pada musim dingin 2011 mendatang atau sekitar bulan Oktober 2011. Pada kegiatan Jerman Week itu kita akan hadirkan investor Jerman untuk bertemu langsung dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sumut maupun Pemkab/Pemko untuk hubungan saling menguntungkan, ungkapnya.
Dan pada Jerman Week nanti, UHN akan menjadi salah satu pelaksana utamanya, kata Baas, Rektor UHN Dr Ir Jongkers Tampubolon pada kesempatan itu menyampaikan dukungan peningkatan kerjasama Indonesia dengan Jerman.
Selama ini, kata Jongkers, UHN telah menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat, universitas, pemerintah daerah dan unsur terkait lainya dengan anggaran sendiri tanpa memberatkan pemerintah. Hal ini sejalan dengan motto UHN bahwa pemimpin Indonesia akan lahir dari sini, ungkapnya.
Disisi lain, Anggota DPD RI Parlindungan Purba menyampaikan, investasi Jerman merupakan peluang emas karena selain memberikan investasi juga menjual produknya ke Indonesia . Hal ini sama seperti investasi yang dilakukan China dan India dan harus dimanpaatkan sebaik mungkin mengingat Jerman dikenal sangat menjaga kualitas produksinya, ungkapnya.

Diakhir Pendaftaran Tiga Formasi Tidak Diminati Pelamar CPNS

Kisaran, SBN---Diakhir ditutupnya jadwal penerimaan, pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kab. Asahan terlihat ada tiga formasi yang tidak diisi oleh pelamar yaitu alokasi guru Tata Negara,Guru Teknik Otomotif dan Anastesi
Dari tiga formasi yang disediakan untuk Tata Negara dan Teknik Otomotif masing-masing hanya dibutuhkan 1 orang, sedangkan alokasi formasi Anastensi sebanyak 2 orang. Dari 250 yang diterima Pemkab Asahan menjadi berkurang 4 orang, ujar Sekretaris BKD Asahan Edi Sukmana.
Mengenai tidak diminatinya formasi tersebut, Edi mengatakan, bahwa dari keseluruhan alokasi formasi sangat dibutuhkan Pemkab Asahan, apalagi ketiga formasi tersebut. Hingga ditutupnya jadwal penerimaan CPNS BKD Asahan menerima sebanyak 7.462 pelamar, formasi yang paling banyak diminati yaitu formasi Teknis sebanyak 2.958 orang, formasi guru 2.534 orang dan formasi Kesehatan 1.970 orang.
Sementara Bupati Asahan Drs.Taufan Gama Simatupang menyatakan pelaksanaan CPNS Kab.Asahan Tahun 2010 akan dilakukan secara murni.(Ms/Zp)

Bupati Resmikan Gedung BNI Kisaran

Kisaran, SBN---Bupati Asahan Drs.Taufan Gama Simatupang MAP resmikan Gedung BNI Kisaran yang berada di Jalan Cokroaminoto.
Bupati dalam pidatonya mengatakan, bahwa BNI adalah salah satu BANK Milik Negara, untuk itu pantas kita harapkan kepeduliannya atas pemberdayaan perekonomian masyarakat baik dalam hal bantuan permodalan, pengembangan usaha maupun jasa perbankan lainnya.
Perbankan adalah agen of development atau agen pembangunan dimana fungsi intermediasi yang sangat melekat yaitu lembaga yang mempertemukan pemilik dana (penabung) dengan masyarakat yang membutuhkan dana (peminjam)
Bupati mengajak semua masyarakat untuk ikut menabung karena tabungan memiliki manfaat multi ganda dimana bagi penabung merupakan sarana untuk mengantisipasi kebutuhan dimasa yang akan datang
Sementara di pihak perbankan akan menjadi sumber dana dalam mendorong pembangunan dalam rangka memberikan pinjaman kepada masyarakat untuk membiayai usaha produktif dan sekaligus menciptakan lapangan kerja yang baru.(Ms/Zp)

Masyarakat Perbaiki Tanggul di Desa Rawang Lama

Asahan, SBN---Akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga menimbulkan bencana banjir dibeberapa kecamatan, termasuk di kec.Rawang Panca Arga, Sungai Bunut tidak mampu menahan derasnya air yang cukup deras,sehingga tanggul yang berada di dusun VII desa Rawang Lama jebol dan menggenangi ratusan hektar lahan pertanian juga pemukiman penduduk.
Kepala desa Rawang Lama Suryadi bersama tokoh masyarakat fauzi mengkoordinir warga untuk menutupi benteng Sungai Bunut Rawang, jika dibiarkan lama akan menimbulkan kerugian lebih besar lagi sehingga merugikan warga.
Sebanyak 150 orang, dan Danramil 18 Meranti beserta anggota ikut gotong royong untuk menutup tanggul sepanjang 7 meter yang pecah/jebol.
Untuk menutupi tanggul yang jebol kami menghabiskan 750 karung bantuan dari PU pengairan cabang Asahan, ungkap camat Rawang Panca Arga Darwingsyah Lubis.(Ms/Zp)

Pengajian Al Munawarah Gelar Zikir Akbar & Santuni Anak Yatim/Piatu

Asahan, SBN---Pengajian Al Munawarah kec.Aek Kuasan menggelar Zikir Akbar yang dipusatkan dihalaman Mesjid Al-Ikhlas dusun IV desa Aek Loba kabupaten Asahan.
Acara dihadiri istri Wakil Bupati Asahan Ny.Surya BSc, camat Aek Kuasan Suherman Siregar, ustadz Ahmad Kosim Marpaung, Ka.KUA Kec Aek Kuasan, IPMS PT Socfindo Aek Loba, Kepala Desa Aek Loba Ir Ponimin, para kepala desa, tokoh agama ,para anggota majelis ta`lim se Kec.Aek Kuasan
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alqu`an yang disampaikan oleh Wusowimin, pengajian zikir akbar dirangkai dengan penyantunan anak yatim/piatu sebanyak 60 orang, yaitu 30 orang dari kecamatan Aek Kuasan dan 30 orang dari kecamatan Aek Ledong yang dananya bersumber dari infaq jamaah pengajian Al Munawarah.
Camat Aek Kuasan Suherman Siregar mengatakan,pengajian ini terbentuk sejak sebelum pemekaran kecamatan Aek Kuasan dan dilaksanakan setiap bulannya secara bergilir dari desa ke desa lain, diharapkan dengan pengajian ini mudah-mudahan semakin meningkatkan iman kita dan semoga apa yang menjadi tujuan kita dapat terlaksana dengan baik.
Dalam kesempatan itu ketua TP PKK Asahan Fitrika Tufan Gama dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ny.Surya mengutarakan, pengajian dan zikir akabr merupakan salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan pengajian ini mari kita jadikan perekat silaturahmi diantara kita dalam memperkuat ukhuwah islamiah di kab.Asahan.(Ms/Zp)

Usai Pelaksanaan Ujian Pemkab Asahan Bakar Soal CPNS

Asahan, SBN---Usai pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Rabu (15/12), pihak panitia seleksi CPNS memusnahkan soal ujian. Dalam pelaksanaan ujian tersebut, Pemkab Asahan telah menyediakan 427 ruangan di 46 gedung sekolah hingga usai pelaksanaan ujian tidak ada ditemukan kendala ataupun persolan yang dihadapi. Ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asahan, John Hardi Nasution di sela-sela menyaksikan pemusnahan naskah soal ujian
Berdasarkan rekap yang telah dilakukan, ada 869 orang yang tidak mengikuti ujian. Ketidak hadiran para peserta hingga saat ini tidak diketahui pasti alasannya. Dimungkinkan peserta yang tidak hadir mengikuti ujian di daerah lain.
Dengan tidak hadirnya peserta ujian CPNS Asahan, secara tidak langsung telah merugikan anggaran pelaksanaan Ujian CPNS. Otomatis anggaran untuk pembuatan soal terbuang sia-sia, karena pesertanya tidak hadir.
Bagi pelamar yang mengikuti seleksi CPNS harus dikenakan biaya atau pelamar CPNS diberi sanksi bila tidak mengikuti ujian CPNS di hari pelaksanaan. Gunanya agar persoalan seperti ini tidak terjadi. (Ms/Zp)

Musim Durian di Sibolga

Sibolga, SBN---Di Kota Sibolga kini kembali lagi musim durian sejak awal November yang lalu. Kalau anda penasaran anda boleh datang ke Sibolga sekali, sambil berhari Natal Bulan Desember ini, karena ketika kami wawancarai dibeberapa tempat penjual durian di Sibolga Tapteng mengatakan sepanjang bulan November hingga Januari 2011 nanti mereka akan menjual durian, jadi pengakuan mereka ini adalah momen khusus bagi kami karena menjelang Natal dan Tahun baru di Kota Sibolga- Tapteng durian baru panen.
Ada beberapa tempat yang sempat kami survey dalam 1 bulan ini, mengenai penjualan di wilayah ini yakni :
1. Durian di Pasir Bidang Sibolga
Ukuran durian yang besar Rp.10000, sementara yang kecil Rp.3000, yang terbuka mereka jual ukuran besar hanya Rp. 5000. (kata br.Hutabarat atau Mak Roni ). Mak Roni mengatakan durian- durian itu khusus dibeli dari kebun durian yang ada di Tuka Tapteng. Ibu ini mengatakan sekali membeli durian dari Tuka sebanyak 1/2 motor dimana 1 durian mereka beli ukuran besar Rp. 3000, jadi mereka jual di Pasir Bidang Rp. 10000, jadi untung Ibu ini mencapai Rp.7000. Jadi jikalau habis 1/2 motor tersebut Ibu ini beruntung Rp.200000. Jadi dalam sehari Ibu ini dapat menjual dengan keuntungan Rp.100000 sebayak ¼ , jadi dalam 2 hari dia dapat menjual habis ½ motor.
2. Durian di Simpang lima Sibolga
Sementara durian di Simpang lima Sibolga yang di jual etek Dewane Rp. 7000. Etek ini mengambil di kebun lain di daerah Tuka juga dengan system 1 gandeng harga Rp. 14000. Jikalau dia jual di Simpang lima 1 gandeng tadi Rp. 20000, jadi beli satu durian yang besar Rp. 10000
3. Durian di Samping Stadion Horas Sibolga.
Disamping Stadion Horas Mak Lohot yang sudah 20 tahun jual durian mengambil durian dari berbagai tempat seperti dari Tuka, Sipange, Hutabalang dan Nias dengan system beli-beli 1 motor pik up, terkadang ngambil 1 truk. Ibu ini mengakui berani jual durian 1 truk, karena duriannya yang paling laris disamping sudah banyak makan garam. 1 truk durian mereka jual telah habis dalam 1 minggu, dan jika tak habis Mak Lohot akan membuka durian- durian yang telah terbuka itu, lalu isinya di gomak-gomak , dikumpul ke ember lalu di jual di restoran untuk dijadikan sambal.
Selain dari ketiga tempat yang kami wawancarai tadi, daerah ini masih banyak tempat jual durian yang perlu kami informasikan yakni : ada juga di Jalan Damai, di gedung kembar Sarudik Sibolga, Jl. SM.Raja SBOLGA, di simpang Sibuluan mau ke arah Rekreasi Sungai Rindu Alam, di dekat Pantai Pandan.
Nah bagi anda yang mau ke Sibolga berlibur atau sekedar lewat, anda boleh membeli durian –durian tersebut dengan sepuas-puasnya sambil menikmatinya makan lele jumbo yang di jual Michael Siahaan di Jl. Cendrawasih No. 86 Sibolga sekaligus sambil menikmati indahnya Kota Sibolga – Tapteng yang tiada-duanya. (John Siahaan, S.Th).

Milad Pemuda Muslimin Indonesia ke 82 Sukses

Medan, SBN---Malam Puncak Resepsi Milad Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) ke-82 yang dirayakan pada tanggal 18 Desember 2010 bertempat di Hotel Inna Darma Deli Medan.
Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Al-Ustadz Idris Aritonang, dilanjtkan upacara nasional, acara tersebut dihadiri Sekda Kota Medan HM Firtiyus, dan berbagai unsur Ormas serta OKP, alim ulama se kota Medan.
Pada kesempatan tersebut juga diadakan penyerahan cinderamata kepada seinoran oleh Ketua PC PMI Kota Medan Renaldi Amri S.IP kepada tokoh-tokoh PMI diantaranya, Ali Musa Hutagalung (alm), Adenan Buyung Hasibuan (Alm), Zaharudin Sinaga (Ketua Wilayah), Ali Natar Siregar (Wakil Ketua Wilyah), Muhyir Hasibuan (Majelis Pertimbangan Wilayah) dan Drs Jhoni Koto (Sekretaris Wilayah).
Disamping itu juga dilakukan penyerahan piala lomba baca ayat pendek tingkat SD se-Kota Medan yang diselenggarakan PC PMI Kota Medan di Mesjid Baiturrahman belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut Ketua PC PMI Kota Medan Renaldi Amri S.IP dalam pidato nya menyampaikan kepada pemuda/i dan undangan yang hadir mengharapkan, semoga dengan melalui acara ini akan semakin memperat tali silahturrahmi sesama anggota PMI, serta memperluas juga meningkatkan persatuan agama Islam khususnya di Kota Medan ,dan kepada seluruh kader Pemuda Muslimin Indonesia[ PMI ]dapat memberi contoh yang baik dan bekerja sama dengan masyarakat untuk membangun kota Medan yang lebih baik (Zul/Yus)

TNI AL Lantmal I Belawan Gelar Bhakti Sosial

>> Ridwan HSB
Belawan, SBN---Bertempat di Desa Nelayan Belawan I, Minggu (19/12) pukul 09.00 wib s/d 15.00 wib dilaksanakan Bhakti Sosial TNI AL tahun 2010 Lantamal I berkerja sama Yayasan Growing In Frienship Togethe (GIFT) Yayasn Bulan Sabit Merah Indonesia dan Family Support Group (FSG).
Ketua panita Kadis Potmar Letkol Laut (S) Ferdinand DJ H Tampubolon SE kepada SBN mengatakan, program kerja Kadispotmar Lantamal I dalam melaksanakan pembinaan potensi maritim untuk masyarakat maritim atau masyarakat pesisir. Dalam pelaksanaan bhakti Sosial TNI AL 2010.
Sasaran program ini adalah, membantu pemerintah daerah meringan beban sosial ekonomi masyarakat Desa Nelayan Belawan I, mempercepat hubungan lintas sektoral antara masyarakat, instansi pemerintah daerah dengan TNI AL, meningkatnya kesadaran berbangsa dan bernegara demi kokohnya NKRI dan melaksanakan pembinaan desa pesisir.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Medan Belawan yang mewakili Walikota Medan Panagaran NST SSos, Polres KP3, Dan Ramil. Dalam penyuluhan Lantamal I kepda masyarakat kita tingkatkan kesadaran hukum dan keselamatan berlayar di laut.
Sementara itu kegiatan yang dilaksanakan yakni, pengobatan umum, gigi, khitanan, pengobatan spesialistik operasi katarak, penyuluhan bidang hukum, keselamatan berlayar, bidang bela negra dan kesehatan.

CPNS Karawang Sarat Dengan Pungli

>> Octavianus Pardomoan HRJ
Karawang, SBN---Uga salah seorang peserta perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengambil bidang sosial merasa kecewa karena tidak lulus menjadi PNS di Kab. Karawang, ironisnya Uga mendapat kabar dari temannya bahwa berdasarkan penilaian Propinsi dinyatakan bahwa dirinya lulus, tapi nasib berkata lain, cita-cita ingin menjadi PNS untuk mengabdikan dirinya kepada Negara sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajarinya kandas di papan pengumuman penerimaan CPNS di Kabupaten Karawang yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karawang.
Dalam menghadapi ujian penerimaan CPNS, yang jelas dirinya sempat mendapat kendala karena ada “ketusan” (berita angin-red) bahwa bagi siapa yang ingin lulus ujian CPNS, harus menyiapkan uang dalam jumlah yang bervariasi, antara 40 sampai dengan 80 juta rupiah. Atas kenyataan pahit yang dialaminya, Uga pun menyampaikan kekecewaannya kepada wartawan saat para wartawan dari beberapa media yang “ontrog” (ramai-ramai datang-red) ke Kantor Diklat untuk menemui H. Ramon Wibawa Laksana, Jum’at (17/12) di aula Diklat terkait permasalahan penerimaan CPNS guna menanyakan kepada Kepala BKD Kab. Karawang apakah benar ada pungutan liar (pungli). Dari fakta yang ada, kebanyakan para peserta penerimaan CPNS adalah dari luar daerah Karawang, ada yang dari Bekasi, Subang bahkan dari Bandung.
Kenyataan ini tak membuat Uga yang merasa dirinya tak mampu dari sisi ekonomi gentar untuk berkompetisi di ajang ujian penerimaan CPNS, bersama adik perempuannya, Uga pun memutuskan untuk mengikuti ujian penerimaan CPNS lewat jalur murni (tanpa calo). Kalau Uga dan adiknya harus menyediakan uang sebanyak itu, sudah pasti keluarganya tidak akan sanggup.
Menurut Uga, dari bukti awal agaknya mekanisme untuk masuk menjadi PNS dengan menyiapkan sejumlah dana untuk meluluskan peserta ujian penerimaan CPNS ini patut diduga melibatkan seorang oknum petugas Patwal mantan Bupati Karawang Drs. Dadang S Muchtar. Ditambahkannya bahwa oknum tersebut dapat mengatur segala sesuatunya untuk menjadi CPNS. Bahkan dengan nada yang benar-benar yakin oknum tersebut berkata, “saya bisa, tinggal mengontak pejabat BKD, maka peserta ujian seleksi CPNS akan diterima menjadi PNS”. Dengan nada serius Uga mengatakan bahwa apa yang dia ucapkan ini dapat dipertanggungjawabkannya, karena dia (Uga-red) juga mempunyai rekaman perkataan oknum dimaksud.
Dari beberapa informasi yang layak dipercaya, SBN juga memperoleh keterangan bahwa banyak oknum pejabat Kabupaten Karawang yang terlibat dalam urusan “atur mengatur” penerimaan CPNS, agaknya istilah “kalau ada uang semua bisa diatur”, sudah menjadi hal yang biasa dilingkungan para oknum pejabat dalam ujian seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Karawang.
Dari hasil konfirmasi SBN dengan Kepala BKD Karawang, H. RAMON WL ketika ditemui wartawan saat dirinya selesai memberikan mata kuliah di Diklat Pra Jabatan Kabupaten Karawang, Ramon mengatakan bahwa “segala sesuatunya sudah sesuai dengan prosedur perekrutan dan telah sesuai dengan mekanisme yang ada, bahkan ada beberapa anak pejabat yang menitipkan anaknya, semuanya tidak pandang bulu dan saya tidak memandang sahabat atau teman sekantor, tetapi kalau menurut informasi, ada keterlibatannya untuk memungut biaya, itu semua tidak benar. Bahkan mungkin ada pihak-pihak yang terkait yang memberikan janji dapat membantu, tetapi Ramon mengakui kalau dirinya tidak pernah memberikan suatu mandat apapun dan kepada siapapun, agar setiap yang mau mencalonkan sebagai PNS, harus dikutip biaya, seperti rumor yang beredar di Karawang ini”, ungkapnya.

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Kab. Nias Selatan Terkesan Dipaksakan
• Bola Api Ditubuh KPUD Adalah Bom Waktu

>> Laporan : ED. Gowasa
Nias Selatan, SBN---Pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kab. Nisel terus berjalan. Puncak dari tahapan ini adalah pemungutan suara tanggal 29 Desember 2010. Terkesan adanya pemaksaan bahwa pada tanggal tersebut Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah harus terlaksana. Bahkan Ketua KPUD Nisel berani mengambil resiko tinggi dengan nyawa sebagai taruhannya.
Ketika Wartawan SBN mendatangi ruang kerja Ketua KPUD di kantornya, hari Rabu tanggal 15 Desember 2010, dengan semangat yang berapi api Ketua KPUD Nisel, Pdt. SO’OLOFONA MANAO Sm.Th menegaskan “ kalau pada tanggal 29 nanti pemungutan suara tidak terlaksana, maka saya siap jadi taruhanya”. Untuk suksesi ini Ketua KPUD Nisel cukup antusias. Menyinggung hasil putusan PTUN Medan tanggal 15 dan 22 November 2010, Ketua KPUD menjelaskan bahwa beliau telah melakukan upaya banding di MK. “Kita sudah banding, karna tidak ada dasar HUKUMnya kalau PTUN menunda pelaksanaan tahapan,“jelasnya kepada Wartawan.
Pernyataan ini dibenarkan dengan pengadaan Logistik yang masuk setiap hari dikantor KPUD Nisel. Hari itu saja Wartawan SBN sempat menyaksikan beberapa UNIT MOBIL menurunkan kotak suara dihadapan kantor KPUD NISEL. Disinggung soal waktu yang sudah mepet sehubungan dengan penyortiran, pelipatan, pengepakan kertas suara, di tambah dengan pendistribusian Logistik kedaerah, Ketua KPUD Nisel cukup transparan menjelaskan sistim dan strategi yang sudah diatur sedemikian rupa. “Apa susahnya sih kalau kita buat dengan berkelompok, dan sebagainya. Inii paling satu hari lah, yang sudah siap langsung kita dahulukan pendistribusiannya kedaerah yang terpencil dan kepulauan,“ kilahnya sambil tersenyum.
Melihat semangatnya yang luar biasa dengan usia yang sudah diatas 60 an, tampaknya Ketua KPUD ini masih cukup enerjik soal sistim dan strategis. Wartawan SBN yang mendengarkan penjelasan ini sejenak bungkam. Kata demi kata dari penjelasan itu seolah olah sebuah alat audioVisual yang terpasang dan siap di putar ulang setiap saat. Muncullah sebuah bayangan dalam benak pemirsa : apakah semua sistim dan strategis yang canggih itu murni karna ianya cukup intelektual,atau apakah ada OKNUM tertentu yang telah meletakkan Bola API dalam JIWA dan PEMIKIRAN Ketua KPUD ini ???????? beredarnya isu dan dugaan terhadap OKNUM tertentu yang menyusup kedalam tubuh KPUD NISEL dan mengendalikan tindak tanduk ketua Lembanga Komisioner daerah ini ????????????.
Menurut keterangan dari beberapa orang yang menjadi narasumber dan tidak mau disebutkan namanya bahwa upaya banding telah dilakukan ke MK (Mahkamah Kansititusi) oleh Ketua KPUD Nisel tanpa melalui rapat Pleno KPUD. Artinya Ketua KPUD Nisel melakukan Keputusan sepihak. Menyangkut Baliho yang terpampang di depan kantor KPUD yang sudah diserahkan kepada PPK di danai oleh OKNUM tertentu. Karena dana dari KPUD belum dicairkan untuk itu. Termasuk biaya pelaksanaan Bimbingan Teknik (BINTEK) yang dilaksanakan mulai tanggal 16 Desember 2010 juga di danai oleh oknum tersebut. Sangat memalukan, terkesan bahwa KPUD NISEL seolah olah dibeli oleh oknum tertentu yang beruang banyak. Dengan alasan sebagai bentuk tanggung jawab yang kesannya berlebihan, untuk suksesi Pemilukada dan berlangsungnya pesta demokrasi. Wajar-wajar saja, namun apa tidak ada udang di balik batu??????????.
Pada saat berlangsungnya pelaksanaan BINTEK di TRAINING CENTRE 16 Desember 2010 hari Kamis yang lalu, wartawan SBN berbincang-bincang langsung dengan salah seorang onggota KPUD yang bernama VANSOLID DHARMAN DAKHI. Menurut keterangan Vansolid Dharman Dakhi kepada wartawan SBN bahwa pemkab Nisel belum mencairkan dana untuk Pemilukada. “Baru berkisar 30 % yang di turunkan oleh Pemkab, dan untuk dana bintek inii yah…… terpaksa uang kami sendiri sendiri “ penjelasan ini menyiratkan makna yang dalam. Kenapa tidak, bila ditelusuri latar belakang Vansolid Dharman Dakhi sebagai kepala bagian Humas KPUD dan abang kandung dari salah seorang Calon Peserta Kepala Daerah 2011 – 2016 yang bernama IDEALISMAN DAKHI, sikap dan tanggung jawab ini tentu berdasarkan atas kepentinggan.
Timbulnya ke kwatiran apabila pelaksanaan pemilu kepala daerah tidak terlaksana akhir tahun 2010 ini, maka dana Hibah untuk Pemilu Kada akan ditarik dari Pemkab. Sehingga dana sebesar Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) untuk satu paket pelelangan yaitu penggadaan perlengkapan KPPS / TPS didanai oleh uang pribadi Ketua KPUD, Pdt. SO’OLOFONA MANAO, Sm. Th. Menurut keterangan Ketua KPUD Nisel Kepada anggota LIPPI melalui telepon seluler bahwa untuk pendanaan logistik ini adalah dana pribadinya selama menjabat sebagai Ephorus BKPN selama bertahun tahun. Apa unsur yang membuat Ketua KPUD ini sampai berani berspekulasii seperti ini ????????? seandainya tidak ada OKNUM tertentu yang mensport Ketua KPUD tersebut mustahil ini akan terjadi. Karena lembaga komisioner bukan rumah tangga pribadi seseorang. Jangan lembaga ini terkesan seperti milik pribadi. Ini menyangkut marwah Negara, marwah daerah, dan marwah setiap masyarakat kab.Nisel. Apa keuntungan pribadi yang akan didapat oleh ketua KPUD apabila ini terlaksana semua????? Diduga adanya suatu kontra politik antara pihak yang berkepentingan dengan Ketua KPUD nisel.
Untuk meyakinkan wartawan terhadap tindak tanduknya ini, Ketua KPUD Nisel membantah isu bahwa keputusan Nomor : 49 tentang perubahan ketiga atas putusan komisi pemilihan umum Kab. Nisel Nomor : 270 / 937 / Kep / KPU – NS / 2009 tentang tahapan, program, jadwal dan waktu penyelegaraan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kab. Nisel tahun 2010 tidak direkomendasikan ke DEPDAGRI maka Ketua KPUD menyodorkan Foto Copy rekomendasi DPRD ke GUBERNUR CQ biro Otda Provsu Medan tertanggal 08 desember 2010 dengan Nomor : 170 / 218 / DPRD – NS / XII / 2010. Hal ini menguatkan bahwa KPUD NISEL telah melakukan usulan secara prosedural. Namun perlu di ingat bahwa ini sangat kontradiktif dengan surat menteri dalam negeri RI atas nama Jendral Otonomi Daerah Prof, DR, H. DJOHERMANSYAH DICHAN, MA. Tanggal 9 Desember 2010 kepada Gubernur SUMUT Medan agar segera menyampaikan usulan penundaan hari pengumutan suara pemilu kada Kab. Nisel sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku supaya memiliki landasan yuridis. Yang tembusanya kepada Ketua KPUD NISEL di Teluk Dalam. Demikian juga dengan Surat Gubernur SUMUT atas nama : Plt. Sekretaris Daerah Propinsi, HASIHOLAN SILAEN, SH tanggal 09 Desember 2010, tentang penundaan Pemilu Kada Kab. Nias Selatan, dalam Rangka memenuhi maksud ketentuan dan Surat Menteri Dalam Negeri diminta kepada saudara Ketua KPUD NISEL segera menyusulkan perubahan Jadwal Pemungutan Suara Pemilu Kada Nisel kepada Gubernur melalui Pimpinan DPRD, meneruskan usulan perubahan Jadwal pengumutan suara dimaksud kepada Gubernur. Sehubungan dengan surat KPUD Nisel Nomor : 1090 / KPU – Kab – 002. 434832 / 2010 tanggal 25 November 2010 perihal penyampaian perubahan ketiga Tahapan Pemilu Kada Kab. Nisel Tahun 2010 telah disampaikan kepada Bapak Menteri Dalam Negeri dengan surat Gubernur Nomor : 131 / 12583 / 6 Desember 2010 dan Menteri dalam negeri telah memberikan petunjuk melalui surat nomor : 270 / 3739 / Otda tanggal 09 Desember 2010 agar segera di usulkan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Surat Menteri dalam negeri dan surat Gubernur Kepada KPUD Nisel tertanggal 09 Desember ini menekankan dengan tegas bahwa surat Ketua DPRD Kab. Nisel tanggal 08 Desember 2010 kepada Gubernur Sumut tidak relevan. Seandainya Rekomendasi itu telah disahkan dan di telaah oleh DEPDAGRI maka tidak mungkin pada tangggal 09 Desember 2010 Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Sumut memerintahkan lagi KPUD Nisel untuk mengajukan usulan dimaksud. Sudah sejauh mana hal ini di tanggapi oleh Ketua KPUD Nisel ??????????
Hal yang membingungkan lagi, bila bertolak dari rekomendasi Ketua DPRD Kab. NISEL tanggal 08 Desember 2010 sebagai pengajuan usul ke DEPDAGRI tentang perobahan dimaksud, mengapa pada tanggal 06 Desember 2010 Ketua KPUD NISEL dengan Nomor Suratnya : 1143 / KPU – Kab – 002.434832 / 2010 menyuratin lagi DPRD kab. Nisel untuk memberitahukan penyampaian VISI – MISI jadwal dan Program pasanggan calon. Di sini KPUD Nisel terlihat arogan, mendahului pengesahan usulannya dari DEPDAGRI dengan pelaksanaan berbagai tahapan tanpa Kompromi dengan prosedur perundang undangan yang berlaku. Meskipun proses tahapan yang terus dilaksanakannya mendapat benturan dari berbagai pihak. Termasuk pelaksanaan BINTEK di Kec. MAZO / GOMO sabtu tanggal 18 Desember 2010 mengalami kekacauan dan penolakan dari masyarakat. Penyampaian VISI – MISI pun di KOTA Kab. Nisel tidak terlaksana.
Kembali tanggapan dari berbagai pihak bermuculan bahwa pelaksanaan tahapan tahapan itu sepertinya membabi – buta dan di paksakan. Apa penyebab pelaksanaan pemilihan kepala daerah Nias Selatan ini dipaksa atau dikarbit ????????? keuntungan apakah yang bakal diterima oleh Ketua KPUD ini ????????. sementara menurut pengakuan seseorang di KPUD bahwa penandatangan Kotrak dengan rekanan menyangkut pengadaan logistic kertas suara dan kartu pemilih baru di tandatangani pada tanggal 15 Desember 2010 di kantor KPUD Nisel. “Saya sudah ingatkan Ketua agar Kontrak dengan rekanan ini dipending dulu, kita jangan terjebak terlalu dalam. Tapi Ketua KPUD tampak bersikeras memberikan pernyataan secara tertulis dan resmi bahwa dia ( Ketua KPUD ) bertanggung jawab sepenuhnya apabila tanggal 29 Desember nanti batal, maka ketua KPUD menjadi garansinya “ tutur orang tersebut kepada wartawan. “ yah…………… saya sih mau bilang apa toh yang berspekulasi kan dia, dan yang bertanggung jawab juga dia “. Jelasnya lagi.
Kesimpulan dari semua pernyataan di atas menunjukan bahwa seorang Pdt.So’olofona Manao SM.Th menunjukan kegigihannya untuk memaksakan kehendak supaya pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Nias selatan harus terlaksana secepatnya. Tak ada kata penundaan, keyakinan yang kokoh bahwa Departemen dalam negeri selama perjalanan sejarah di bangsa ini tidak akan pernah menolak segala putusan yang di keluarkan oleh KPUD. Menurutnya pengesahan dari DEPDAGRI itu hanyalah sebuah formalitas. Tidak berkesalahan sembari menunggu pengesahan yang sifatnya formalitas itu, kita terus berburu dengan waktu. Kalau dipikir secara logika tindakan Ketua KPUD Nisel ini menyalahi Undang Undang dan secara otomatis bila pemilu kada itu terjadi hasilnya akan cacat HUKUM. Megertikah Ketua KPUD tentang resiko semua ini??????? Sadarkah ketua KPUD NISEL, seberapa besar dana Negara yang akan terbuang percuma???????????
Kepada Bapak Pdt. SO’OLOFONA MANAO, Sm. Th segenap masyarakat Nias Selatan berharap : tolang jangan bertindak ceroboh …………… kembali kealam sadar dan berpikirlah jernih……………… jangan akomodir OKNUM MAFIA yang telah menarohkan BOLA API di ALAM PIKIRANMU. Sebab itu akan menjadi BOM WAKTU. ……………… BERDOALAH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! SELURUH MASYARAKAT NIAS SELATAN berharap kepada KPU RI dan Instansi terkait di Negara ini agar Ketua KPUD NISEL segera di COPOT DAN DIBERHENTIKAN……………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Proyek DAK Khusus Bidang Pendidikan Di Sumut, Amburadul dan Dipertanyakan.
• DPD.ASPRI Sumut Kuak Permainan Dinas Pendidikan Kab/Kota se Sumut.

>> Saut Panggabean
Medan, SBN---Sungguh luar biasa ke tidak jujuran dan kerakusan pada diri manusia dan yang sangat mengherankan, bagi mereka yang di beri kepercayaan menjabat kepala dinas bertujuan untuk memperkaya dirinya sendiri di atas penderitaan orang banyak.padahal sebelum menjabat, mereka terlebih dahulu di sumpah,dan mereka dalam sumpahnya berjanji melayani masyarakat dan tidak memperkaya dirinya sesuai yang di amanatkan kepadanya sesuai dengan agama kepercayaan yang di anutnya.
Tapi kenyataannya mereka benar-benar melanggarnya dan menodai kepercayaan yang diberikan kepadanya apalagi terhadap larangan dari agama yang dianutnya. Seperti pada Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun anggaran 2010 di Provinsi Sumatera Utara sangat amburadul dan tidak sesuai dengan petunjuk teknis Petunjuk teknis Penggunaan DAK khusus bidang pendidikan dialokasikan untuk menunjang pelaksanaan wajib belajar sembilan tahun.
Tapi sangat di sayangkan niat luhur pemerintah tersebut yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2010 untuk Sekolah Dasar dan Nomor 19 tahun 2010 untuk Sekolah Menengah Pertama tersebut tidak di laksanakannya
Serius oleh Dinas Pendidikan Kab/kota se Sumut,dan juga benar-benar merusak dan menghambat perkembangan “Dunia Pendidikan.”demikian di katakan ketua DPD Asosiasi Pers Republik Indonesia (ASPRI) Sumut,dr.Rahmad Suwelen di dampingi Sekretarisnya Eldin Leonard A.Silalahi SP di kantor mereka di kawasan jalan Merbau-Sekip Medan,menguak tabir perilaku beberapa oknum Kadis Pendidikan Kab/kota di Sumatera Utara ini.
Di katakan Suwelen yang paling aneh adalah apa yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan kota Medan,yang di kepalai oleh Drs.H.Hasan Basri MM,melaksanakan pendaftaran Pelelangan Umum Program DAK ini pada tanggal 30 September 2010 sampai dengan tanggal 8 Oktober 2010 bertempat di kantor Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Medan Selayang, padahal diketahui bahwa Petunjuk Teknis (Juknis) dari Departemen Pendidikan Nasional itu baru di keluarkan pada tanggal 4 Oktober 2010.hal ini di ketahui dari diadakannya penataran Petunjuk Teknis ini di Jakarta.jadi apa dasar Juknis Pelelangan yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan ini tanya Rahmad Suwelen.

Kapolres Metro Jakut Kombes Andap Budhi Revianto :
Sepeda Motor ZA Dititipkan Keluarganya Di Polrestro Jakut

Jakarta, SBN---Terkait pemberitaan SBN minggu lalu edisi 84/15-22 Desember 2010. Tahun III dengan judul COPOT KAPOLRES METRO JAKARTA UTARA, ditanggapi serius oleh Kapolrestro Jakut, Kombes Andap Budhi Revianto. Diruang kerja Kasat Reskrim Polretro Jakut, Selasa, 14 Desember 2010, Kombes Andap Budhi Revianto melakukan klrarifikasi pemberitaan dengan mengkonfrontir wartawan SBN dengan anggota Tim Buser yang melakukan penangkapan terhadap AM Ariful Zainal Abidin Bin Kasmian alis ZA, dari hasil klarifikasi diketahui bahwa sepeda motor Honda Vario Nopol B 6987 UGY tersebut digunakan ZA sebagai alat transportasinya untuk menunjukkan lokasi tempat dimana ia meletakkan peluru yang ditemukan bawahannya, serta dipergunakan sebagai kendaraan menuju Mapolrestro Jakut untuk dimintai keterangan. Ketika ditemukan indikasi adanya dugaaan pelanggaran tindak pidana yang telah dilakukan ZA sesuai keterangan yang diberikannya dalam BAP dihadapan penyidik Polrestro Jakut, maka ZA dilimpahkan ke Mapolres Jakarta Timur untuk diadakan pengembangan serta penetapan statusnya.
Mengingat sepeda motor milik ZA tidak terkait dengan dugaan tindak pidana yang dilakukannya maka penyidik menghubungi pihak keluarga ZA untuk mengambil sepeda motor tersebut serta pemberitahuan pelimpahan ZA ke Mapolres Jaktim. Minggu tgl 05 Desember 2010, keluarga ZA bernama Eko seorang anggota TNI AL datang meminta penjelasan perihal penangkapan ZA, serta mempertanyakan tentang sepeda motor, setelah mendapat penjelasan dari penyidik, Eko menitipkan kembali sepeda motor tersebut kepada penyidik karena Eko akan pulang menjemput keluarga yang lain untuk membawa sepeda motor tersebut, hingga saat ini Eko tidak datang untuk mengambil sepeda motor tersebut dan setiap kali penyidik menghubungi ponselmya tidak pernah aktif. Ketika hal ini coba di komfirmasikan kepada keluarga ZA, Asmala istri ZA dihadapan penyidik Polrestro Jakut di rumahnya Jln Perintis Kemerdekaan Kec. Pulo Gadung mengatakan “memang pak Eko pernah berjanji untuk mengurus suami saya serta akan mengambil sepeda motornya, tapi sampai sekarang tidak pernah datang, katanya tugas keluar kota dan ponselnya tidak dapat dihubungi, saya mohon maaf kepada bpk Kapolrestro Jakut atas keterangan saya kepada SBN, Karena saya tidak tau kejelasan yang sesungguhnya baik dari paman saya Eko maupun dari penyidik, saya mengira bahwa sepeda motor kami juga ikut ditahan “ ucapnya kepada SBN.
Terkait pemberitaan yang dimuat Warta Kota yang mengatakan bahwa ZA ditangkap dalam Gelar Operasi Sikat Jaya, serta peluru tersebut di temukan saat penggeledahan di rumahnya di Kec. Pulogadung, Kapolretro Jakut menjelaskan, bahwa pada saat diadakan konfrensi pers tidak ada press realese yang dibagikan melainkan dilakukan secara langsung (live-Red), pada saat yang sama diberi kesempatan wawancara terhadap semua tersangka, jadi penjelasan terhadap ZA hanya seputar kondisi pistol jenis replika miliknya yang memang tidak dapat digunakan menembak serta peluru tersebut ditemukan saat diadakan penggeladahan di rumahnya, kalaupun wartawan menulis alamat rumah ZA di Pulogadung dan bukan di Cipinang, itu hasil wawancara si wartawan, karena pihak kami tidak menyebutkan alamatnya secara tepat tapi kami mengatakan “di bilangan Jakara-Timur” mohon itu ditulis dengan benar, agar tidak terjadi kesalahpahaman seperti yang tertulis di koran, ucapnya sembari tertawa memecah suasana. Kepada SBN Kapolrestro Jakut meminta agar setiap pemberitaan di komfirmasi kepada pihak yang langsung menangani perkara, jika mendapat kesulitan untuk melakukan komfirmasi di jajaran Mapolrestro Jakut lansung saja menghadap saya, pasti akan kami layani dengan transparan, agar tidak terjadi kesimpangsiuran dalam pemberitaan, ucapnya dengan ramah menutup pertemuan di ruang kerja Kasat Reskrim Polrestro Jakut. (Wilson/NM)

Proyek BDB Di Manoppas, Tapsel Diduga Ajang KKN dan Terkesan Proyek Amburadul
• Demson Batubara, BE : Rusaknya Badan Jalan Akibat Arogansinya Masyarakat Setempat Saat Pelaksanaan

Tapanuli Selatan, SBN---Pelaksaanaan Proyek Peningkatan Jalan dengan Cor Beton jurusan Hutaraja-Ampolu, yang berlokasi Desa Manoppas, Kecamatan Muara Batang Toru, Kab. Tapanuli Selatan dengan Pagu Dana sebesar Rp. 750.000.000,- yang bersumber dari BDB Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2010 Terkesan Amburadul dan Asal Jadi, Akibatnya Badan jalan menjadi hancur-hancur an bahkan ada yang sudah menjadi KUBANGAN KERBAU seperti di Titik Desa Rianiate-I (Manompas), bahkan Besi Beton Cor Jalan terlihat Keluar arah ke Atas, sehingga dikhawatirkan bisa membayayakan terhadap pengguna jalan.
Beberapa kali Aktifis LSM LIPPAN SUMUT disertai dengan Wartawan SBN telah berulang kali Melakukan Investigasi seputar Pelaksanaan Proyek tersebut, sehingga berdasarkan hasil Monitoring. Investigasi kami tersebut,maka tampak jelas, bahwa Papan Merek Proyek diduga sengaja DIKABURKAN TULISANNYA oleh Oknum Pelaksana Pemenang Tender, dengan maksud agar Masyarakat Publik dan/atau Pihak Pengawasan tidak mengetahui apakah Pekerjaan tersebut “sesuai kah” dengan apa-apa yang tertera di Papan Merek Proyek dan atau RAB dan/atau Gambar Proyek, tutur Uba Nauli Hasibuan, SH (Sekretaris Umum Lembaga Independen Pengawasan Pejabat & Aparatur Negara Sumatera Utara) pada SBN, minggu lalu.
Lebih lanjut dikatakan, “Menurut pengamatan LSM LIPPAN Sumut, bahwa ada sesuatu yang janggal dan kurang masuk akal, bahwa melihat besarnya Nilai Kontrak sebesar Rp.750.000.000,- maka hanya menyelesaikan Peningkatan Jalan dengan Cor Beton sepanjang + 180 meter dan lebar jalan + 6 meter dengan tebal cor beton : + 10 Cm saja, sehingga kami menilai ada indikasi di dalam Pekerjaan Peningkatan Jalan tersebut ada unsur KKN dan atau Mark Up.
Demson Batubara, SE saat dikonfirmasi SBN (09/12) di ruang kerjanya menegaskan bahwa penyebab rusaknya badan jalan tersebut disebabkan karena adanya sikaf AROGAN DARI MASYARAKAT SETEMPAT, karena pada saat pelaksanaan Cor Beton badan jalan, maka Masyarakat Desa Manoppas yang menggunakan jalan melintasi jalan sementara kondisi jalan belum kering atau kuat.
Sementara Pak Hutagalung selaku masyarakat Manoppas dikonfirmasi SBN (10/12) mengatakan bahwa pendapat dari Pihak PU itu tidak sepenuhnya benar, namun karena kualitas dan campuran bahan material pengecoran badan Jalan tersebut diduga kurang bagus (tidak sesuai ukuran) sehingga mutu jalan mudah hancur, karena jika melihat kondisi Proyek tersebut dinilai sangat mengecewakan, karena beru selesai dikerjakan sudah hancur-hancuran.(unh)

Andi Akhmad Yusuf, SH Ketua Divisi LSM Sorot Sul-Bar :
Kuat Dugaan Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Kasus SDSN di Kabupaten Mamuju

Mamuju, SBN---Bantuan pemerintah pusat yang disalurkan kedaerah berbentuk DBL (Dana Bantuan Langsung) menuai masalah sebab anggaran DBL yang diperuntukkan untuk dana pendidikan berbentuk SDSN (Sekolah Dasar Standar Nasional) yang diterima 7 sekolah dasar disatu kecamatan juga menyalahi prosudur sebab sekolah yang menerima bantuan tidak memenuhi kreteria yang berlaku dan ini juga telah mengacaukan master plant Kabupaten Mamuju sebab sekolah SDSN yang ada di Kabupaten Mamuju baru ada 5 dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten mamuju. Seharusnya bantuan ini sejak awal diketahui dikmodora mungkin dapat mengendalikannya ke sekolah yang berhak menerima status SDSN. Kasus ini kuat dugaan sengaja direkayasa oleh pihak tertentu untuk mencari keuntungan dibalik adanya bantuan SDSN ini.
Menurut Pihak Dinas Pendidikan Pemuda & Olah Raga Kabupaten Mamuju, Salman selaku Kabid Pendidikan dasar sejak adanya bantuan ini berupa dana yang masuk kerekening sekolah sudah memerintahkan kepada pihak sekolah untuk tidak membelanjakan anggaran ini namun sekolah tidak mengubris perintah kabid pend dasar, sekolah berani melakukan tindakan ini dengan rayuan manis oleh jasri,Spd selaku kepala sekolah SD Inpres Babalalang yang juga mendapatkan dana bantuan SDSN.
LSM Sorot Divisi Sulbar Andi Akhmad Yusuf.SH kepada Wartawan SBN mengatakan Jasri ini adalah kemanakan dari Basol yang bertugas sebagai pengawas PLS di Kecamatan Kalukku. Dimana status basol dikenal dikalangan kepala sekolah adalah kerabat Bupati Mamuju. Dalam mekanismenya basol diketahui oleh kepala sekolah adalah yang memasukkan bantuan ke Kabupaten Mamuju sehingga pihak sekolah penerima manfaat berani menuruti ajakan Jasri yang diperintahkan oleh basol untuk mengirim dana sebesar Rp.114.000.000 persekolah dan memberikan komisi ke sekolah sebesar Rp.6.000.000. seharusnya anggaran 6 Juta itu di peruntukkan membayar pajak dan sisanya untuk kegiatan personil sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan menyangkut SDSN dan bukan di kantongi atau di belanjakan diluar kebutuhan sekolah.
Lanjut, Andi Akhmad Yusuf SH memaparkan bahwa kuat dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam hal pengelolaan pengadaan barang untuk sekolah SDSN berupa Komputer 2 Set, Laptop satu PC, Alat Peraga dengan nilai Rp. 80.000.000 dan Pengadaan buku pengayaan perpustakaan senilai Rp. 40.000.000 dari hasil investigasi harga computer 2 set hanya senilai 14.000.000, laptop senilai Rp.3.500.000 sesuai merk Acer ditambah camera projector senilai Rp.3.800.000 tambah alat praga senilai Rp.10.000.000 dan pengadaan buku senilai Rp. 28.000.000 jadi total kerugian yang dialami sekolah berdasarkan harga yang diperoleh dari toko mencapai Rp. 54.700.000/sekolah dikali 7 sekolah penerima manfaat senilai Rp 382.900.000. dari total anggaran sebesar Rp. 840.000.000. ini sudah menyalahi aturan Undang Undang No.2 Tahun 2010 tentang pengelolaan anggaran APBN sehingga tindakan Basol cs dinilai telah merugikan keuangan Negara.
Ditempat terpisah kadis Pendidikan Provinsi Sulbar Drs.H.Jamil B. MPd mengtakan bahwa pihaknya telah menunjuk kasi pendidikan dasar , Drs Aminuddin bersama Andi Akhmad Yusuf.SH LSM Sorot melakukan peninjauan kesekolah sejauh mana kebenaran dana bantuan SDSN ternyata dari laporan pertanggung jawaban pihak sekolah ditemukan CV yang tidak mempunyai legilitas badan hukum dan kuat dugaan hanya lambang stempel dari CV yang mengadakan pengadaan barang tersebut. Kadis provinsi kepada wartawan mengatakan sekolah penerima SDSN ini seharusnya memenuhi kreteria keriteria untuk mendapatkan SDSN sehingga apa yang terjadi ini dinilai telah menyalahi aturan dan ketentuan untuk mendapatkan SDSN.
Menurut keterangan Hj.Saleha Duka kadis dikmodora mamuju berjanji akan mengambil tindakan kepada bawahannya karena disamping telah membuat ulah juga tidak pernah masuk kantor selama 2 bulan atau sejak adanya bantuan ini. Tindakan pertama yang akan diambil Kadis Dikmodora adalah memanggil basol menghadap kalau tidak dilakukan maka gaji basol akan ditahan kata Hj, Saleha Duka. (tim)

SAMPAN : Hukum Berat Pencuri Ikan RI dan Tenggelamkan Kapal Illegal Fishing

Belawan, SBN---Pasca ditangkapnya 3 kapal ikan asing asal Malaysia oleh kapal patroli Hiu Macan kemarin akhirnya mengundang komentar Ketua Serikat Masyarakat Nelayan Kota Medan (SAMPAN) Ahmad Jafar melalui SBN Jumat (17/12) di Belawan.
Ahmad mendesak aparat penegak hukum pengadilan perikanan untuk menghukum berat pelaku illegal fishing kapal trawl Malaysia yang dinilai telah banyak menimbulkan kerugian Negara serta kerugian bagi nelayan.
Sebagaimana diketahui kapal trawl Malaysia mengunakan alat trawl telah banyak menghancurkan harapan masa depan nelayan kecil di Indonesia sebab banyak terumbu karang maupun habitat laut yang hancur.
“Kami minta warga asing pencuri ikan itu dihukum berat sedangkan barang bukti kapal trawlnya sebaiknya ditenggelamkan saja agar bisa menjadi rumpon untuk berkembangbiaknya terumbu karang maupun tempat berkumpulnya ikan”, harap Ahmat Jafar menindaklanjuti masalah kasus 3 kapal illegal fishing Malaysia.
Sebelumnya diketahui, ketiga nahkoda kapal warga Thailand masih ditahan P2SDKP Stasiun Belawan guna menjalani pemeriksaan secara intensif penangkapan yang dilakukan kapal patroli DKP 301 Hiu Macan yang dikomandani Samson beberapa waktu lalu.
Ketiga kapal ikan asing yang berawak sekitar 9 orang Anak Buah Kapal (ABK) warga Thailand itu masing-masing, PKFB 1336, PKFB 1262 keduanya GT 31,16 dan PKFB 1483 bernomor GT 97,5.
SAMPAN mengatakan tak ada kompromi bagi pelaku illegal fishing dapat dijerat pelaku illegal fishing ini dengan Undang-undang perikanan yang baru yakni UU No 45 Tahun 2009 terhadap kasus ini.
Mereka dapat diancam hukuman 6 tahun penjara dengan denda minimal 20 miliar sedangkan barang bukti kapalnya akan dilelang atau bisa dihibahkan pada kelompok nelayan asalkan permohonan kelompok nelayan itu ditujukan pada Menteri Perikanan dan Kelautan, jelasnya.(Binsar H P)

Ada Apa Dengan Kadis Koperasi Kab Madina???

Madina, SBN---Berdasarkan keterangan Ketua Forum Komunikasi PNS Madina Syahrul Alamsyah mengatakan kepada wartawan bahwa dua minggu terahir ini kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Mandailing Natal Drs. Yuspi Nazrad jarang masuk kantor yang jelas untuk menjumpai beliau tidak tau dimana dicari atau dijumpai, pada hal posisinya berada di Madina.
Sesuai dengan keterangan Ketua Forum Komunikasi PNS Madina sekaligus Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi Kab Madina bahwa kesejahteraan anggotanya tidak pernah diperhatikan dan dianggap sepele saja dan nampaknya hanya mementingkan peribadi sendiri alias memperkaya diri pada hal para Kabid-kabid koperasi telah pernah menyurati PJ Bupati IR Aspan Sopian tentang perilaku / keadaan yang ada pada Kantor Dinas Koperasi namun sampai kini belum ada perobahan untuk kebaikan ataupun keharmonisan di kantor tersebut kata ketua Forum Komunikasi PNS Madina Syahrul Alamsyah.
Anehnya dalam hal urusan Atministrasi Kantor tentunya banyak yang mau diselesaikan ataupun untuk ditandatangani oleh kadis kemana dan siapa yang mau menandatanganinya kalau bukan Kadis, sedangkan beliau itu jarang masuk dan yang dipercayai dalam hal itu tidak ada menurut Alamsyah.
Dalam hal itu keberadaan dalam Kadis Koperasi sejalan dengan keterangan yang diperoleh dari Alamsyah demi untuk tidak berjangkitnya ibarat penyakit menular kiranya PJ Bupati Madina dapat berkenan mengecek Kadis Koperasi Drs. Yuspi Nazrad agar penyakit ketidak hadirannya jangan berjangkit keinstansi lainnya dijajaran Pemda Kab Madina. (HH).

Penggusuran Bangunan Di Bantaran Kali Malang Bentuk Arogansi Kekuasaan
• Merasa Sebagai Penyumbang PAD (APBDS), Warga Pasir Sari Tolak Penggusuran

Bekasi, SBN---Merasa memilki hak retensi serta merupakan penyumbang PAD (APBDS), warga Desa Pasir Sari Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi menolak ditertibkan bangunan miliknya dan langsung mendatangi Bupati Bekasi, seluruh warga meminta supaya penertiban ditangguhkan, dan warga memasang spanduk penolakan sebelum diterima Kasatpol PP Kab. Bekasi Rony Haryanto untuk berdialog. Pewakilan warga menolak dikatakan sebagai penduduk illegal, karena mereka memiliki indentitas resmi serta membayar Iuran Desa (APBDS) secara rutin, serta selalu dilibatkan dalam setiap Pemilukada. Hendrik Auliya sebagai pengacara warga meminta agar pembongkaran ditangguhkan dulu sebelum ada kepastian hukum tentang sejauh mana hak-hak setiap warga Negara yang tinggal di lokasi tersebut sebagai penyumbang PAD Kab. Bekasi, serta adanya penjelasan tentang sebab serta rencana akan digunakan untuk apa lahan tersebut. Dalam dialog tersebut Kasatpol PP Rony Haryanto tetap akan melakukan penertiban karena ini merupakan perintah dari Bupati yang harus dilaksanakan. Rony juga menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mempunyai toleransi lagi karena sudah memberikan jangka waktu satu minggu melalui Surat Edaran kepada setiap warga yang tinggal di bantaran Kali Malang.
Merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan Kasatpol PP, akhirnya warga mengadu ke DPRD Kab. Bekasi dan diterima oleh anggota Komisi A, Marjaya Ibrahim, namun warga tidak mendapatkan kepastian, yang diterima hanya penjelasan secara diplomatis, dengan janji akan kami carikan jalan keluarnya, biar sama-sama enak, tuturnya. Akhirnya Kamis, 16 Desember 2010 seluruh bangunan sepanjang bantaran Kali Malang di Desa Pasir Sari Kab. Bekasi pun diratakan, yang menyebabkan denyut perekonomian puluhan warga terhenti, dikhawatirkan kondisi ini dapat menyebabkan membengkaknya jumlah penduduk miskin serta banyaknya pengangguran yang bertambah di Kabupaten Bekasi
Menanggapi hal ini John W. Sijabat, Sekjen LSM GERAK (Gerakan Rayat Anti Korupsi) dikantornya Ruko Pulomas Jakarta Timur mengatakan, penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Kab. Bekasi terhadap bangunan penduduk disepanjang bantaran Kali Malang merupakan bentuk arogansi kekuasaan, karena dilakukan semena-mena tanpa program dan arah yang jelas, untuk apa dan untuk siapa penggusuran itu dilakukan. Pemerintah hendaknya jangan memperalat Satpol PP untuk melaksanakan keinginannyan, sebab Satpol PP dibentuk untuk menegakkan Perda yang merupakan sarana untuk mencapai Visi Misi Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat bukan untuk menghancurkan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kecil. Perlu dipertanyakan pengunaan anggaran dalam melaksanakan penggusuran tersebut, apakah sudah sesuai dengan Undang-Undang RI No: 17 Tahun 2004 Tentang Tata Kelola Keuangan Negara agar efisien, tepat guna dan tepat sasaran serta bebas KKN, dan dalam pelaksanaanya haruslah memenuhi azas kebersamaan (unity) dan keadilan demi kepentingan masyarakat luas.
John menambahkan bahwa hasil pemantauan LSM GERAK ditemukan adanya tindakan diskriminasi yang menjurus kepada tindakan KORUPSI, antara lain dalam hal penggantian biaya bangunan yang lebih dikenal sebagai “uang kerohiman”, karena dalam pelaksanaannya banyak ditemukan kecurangan. Perlu diingat bahwa bantaran Kali Malang statusnya bukanlah Tanah Negara milik Pemda Kabupaten Bekasi melainkan milik Perusahaan Otorita Jati Luhur (POJ), hendaknya dalam penerapan kebijakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi harus mengacu kepada Perundang-undangan bukan dengan Perda serta menerapkan azas transparansi, harus diingat bahwa setiap warga Negara yang telah membayar pajak pastilah memiliki hak retensi terhadap objek yang dikenai pajak tersebut, tidak terkecuali pemilik bangunan di bantaran Kali Malang, Desa Pasir Sari yang rutin membayar Iuran Desa (APBDS).
Mengakhiri tanggapannya, John mengatakan : “DPRD sebagai wakil rakyat harusnya lebih tanggap akan hal ini, DPRD mestinya berjuang untuk membela hak-hak rakyat yang diwakilinya, bukan memihak pemerintah yang nyata-nyata mengarah ke penghancuran ekonomi rakyat kecil. Sebagai wakil rakyat jangan pula menjadi latah dengan ikut-ikutan menyebarkan SMS yang berbau SARA sebagai upaya untuk menekan Satpol PP agar menjadi lebih “beringas” dalam melakukan pembongkaran, seperti yang dilakukan oleh seorang anggota DPRD Fraksi PKS berinisial BD terhadap Kasatpol PP Rony Heryanto dalam penggusuran bulan Agustus 2009 lalu”. (Pesta Lozi)


Galian “Maut” di Perumahan CBD Polonia

Medan, SBN---Bandara Polonia kini punya galian “maut” yang kapan saja bisa membahayakan keselamatan penerbangan. Bekas lubang yang berada di pembatas pagar areal landasan pacu itu ternyata bukan bekas ledakan bom, tetapi saluran dari pembangunan megaproyek Central Business District (CBD) yang berada di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia.
Yang “menemukan” lubang itu rombongan Komisi D DPRD Sumut ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di perumahan elit berjulukan City Within the City (Kota dalam Kota), Kamis sore (16/12). Bekas galian itu ternyata cukup besar, berada persis di bawah pagar bandara dan menembus langsung ke areal bandara Polonia. Kontan saja para wakil rakyat itu kaget luarbiasa.
Semula, Humas CBD Verauli Saragih. yang mendampingi rombongan Komisi D yang dipimpin Maratua Siregar itu, bersikeras bahwa kawasan CBD aman. “Saya jamin 100% aman, lihat sendirilah pak, bisa enggak dari ujung dekat landasan orang dapat melempar pesawat. Bapak tahu kan saya keluarga dari mana, mana mungkin kami neko-neko,” kata Verauli, didampingi anggota komisi, di antaranya Marahalim Harahap, Jamaluddin Hasibuan, Effendi Napitupulu dan Yusuf Siregar, sambil berjalan hampir 3 km ke ujung perumahan.
Verauli pun mengumbar bahwa dirinya sudah capek meladeni pertanyaan atas laporan masyarakat yang mengkhawatirkan adanya aksi pelemparan dari ujung perumahan ke arah pesawat. “Ini bukan yang pertama saya dengarkan keluhan ini, capek saya pak, gak terbukti,” ujarnya.
Namun ucapan Vera ini ternyata berbeda dengan kenyataan ketika sejumlah anggota dewan melakukan penelusuran hingga menaiki bukit-bukit, bekas galian bahkan lubang mirip galian besar yang penuh dengan genangan air.
Setelah melakukan perjalanan hampir 30 menit di ujung kawasan perumahan, Ketua Komisi D Maratua Siregar tidak serta merta berhenti. Bersama rombongan, Maratua menelusuri gundukan besar mirip bukit, menaiki bekas galian yang penuh genangan air dan medan lapangan yang terjal.
Sampai akhirnya, sejumlah anggota dewan menemukan bekas galian yang cukup besar persis di bawah pagar pembatas areal landasan pacu bandara.
“Laporan masyarakat tidak salah, kami lihat sendiri bekas galian ini sangat membahayakan penerbangan. Jangan kan batu, bom pun bisa dilemparkan ke arah pesawat. Kita minta bekas galian ini segera ditutup,” ujar politisi Partai Demokrat ini.
Penutupan bekas galian perlu secepatnya dilakukan, mengingat dari lubang ke landasan hanya berjarak beberapa meter saja, sehingga sangat membahayakan keselamatan penerbangan di bandara Polonia.
Periksa
Senada dengan itu, anggota Komisi D, Jamaluddin Hasibuan dan Efendi Napitupulu dan Maharalim Harahap yang berada di lokasi meminta pihak terkait memeriksa lubang bekas galian ini.
“Bukan tidak mungkin, orang bisa masuk melintas pagar, kemudian melakukan hal yang sangat membahayakan keselamatan penerbangan. Di areal bandara manapun di dunia, akses ke bandara memiliki tingkat pengamanan yang ketat. Bekas galian di perumahan CBD Polonia itu sungguh luar biasa, kenapa bisa terjadi,” ujar Effendi Napitupulu.
Namun temuan anggota dewan ini kembali ditepis Humas Verauli, dengan berdalih, dirinya tidak mempunyai persiapan karena sidak anggota dewan. “Lagi pula saya kan bukan ahlinya, bapak sendiri aja datang tidak ada pemberitahuan, saya kan gak ada persiapan. Saya bela-belain bapak agar saya datang ke sini, sampai hak sepatu saya mau lepas,” katanya.
Pihak CBD, ujar Vera sudah mendengar adanya keluhan. Tetapi tidak pernah ada laporan resmi ke pihaknya. Atas temuan itu, Komisi D berencana memanggil pihak terkait guna mencari solusi agar bandara Polonia aman dari gangguan dan ancaman.
Perumahan CBD dulunya disebut-sebut eks lapangan golf Polonia Medan, dan hingga kini masih menuai masalah, karena lokasinya hanya berjarak 150 meter dari bandara Polonia.
Berdasarkan pantauan kemarin, deretan bangunan terlihat sudah 60% dikerjakan, bahkan di sisi kanan pintu masuk, terdapat bangunan yang melebihi tiga tingkat dengan tinggi mencapai 15 meter, sehingga terkesan menyalahi aturan yang seharusnya 12 meter. (PM)

1.283 Pengawas Disebar Pada 54 Titik Ujian CPNS Langkat

Stabat, SBN---Untuk melancarkan proses pelaksanaan ujian CPNS Formasi 2010, Pemkab langkat telah mempersiapkan 1.283 orang pengawas yang akan pada 54 titik yang menjadi lokasi ujian para peserta CPNS.
“Sesuai arahan Bapak Bupati kita telah berkordinasi dengan semua pihak guna kelancaran pelaksanaan ujian CPNS,” kata Kepala BKD Langkat H Amril Ssos MAP, diruang kerjanya, Senin (13/12) terkait pelaksanaan ujian CPNS yang dilakukan serentak pada haru Rabu 15 Desember 2010.
Selanjutnya Amril secara detail merinci, jumlah peserta yang akan mengikuti ujian berdasarkan kelulusan berkas sebanyak 12.196 memperebutkan 285 lowongan, yang berarti sebanyak 11.911 peserta di pastikan gugur alias tak lulus. Adapun lokasi ujian yang digunakan terdiri dari 45 unit bangtunan SD, SMP, SMA di Kecamatan Stabat, Gedung PKK, GOR, Akper, Gedung Pramuka, Gedung Pengnasos, Gedung Pujakesuma, Gedung MABMI, Gedung Mergasilima dan Gedung KNPi Stabat.
Para peserta diharapkan telah hadir pukul 09.00 dan bagi mereka yang terlambat lebih dari 15 menit dianggap gugur. Kepada peserta agar membawa tanda peserta ujian asli, alat tulis berupa Pensil 2B, penghapus, peraut dan papan atas. Kepada peserta juga dilarang untuk membawa alat keruang ujian, senjata tajam atau yang sejenisnya.
Pengumuman hasil ujian sesuai jadwal direncanakan hari Rabu, 22 Desember 2010 yang dapat diperolah melalui media cetak nasional maupun langsung di kantor BKD Langkat jalan Perintis Kemerdekaan No 5 Komplek Perkantoran Pemkab langkat.
Dikesempatan terpisah Kabag Humas Pemkab langkat H Syahrizal Ssos Msi kembali mengulang pernytaan Bupati untuk tidak pernah mempercayai oknum yang bisa mengatur kelulusan peserta, sebab semuanya ditentukan dari hasil ujian. “Persiapan diri secara baik, jaga kesehatan dan lakukan survey terhadap lokasi ujian sehari sebelum pelaksanaan, untuk ketepatan waktu hadir,” saran Jubir Pemkab langkat memberi himbauan kepada peserta ujian CPNS. (zai)

Program Jitut Efektif Membantu Petani

>> Bahroem
Karawang, SBN---Program pembangunan pemerintah yang tersalurkan dengan berbagai program yang ada seperti contohnya “Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT)”, salah satu program kebanggaan bagi para petani yang disalurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2010 untuk membantu meningkatkan sarana dan prasarana pertanian.
Program ini didapatkan di Desa Tambak Sumur dan Desa Kuta Makmur, dari 12 Desa di Kec. Tirtajaya yang mendapatkan bantuan Kelompok Tani Taruna Makmur yang ada di Desa Kota Makmur sebagai pelaksana program “JITUT” yang dipimpin Ketua Kelompok yang bernama Abdul Rohman ketika ditemui SBN senin (06/12) mengatakan saya sangat bangga dan berterima kasih pada pemerintah Kab. Karawang yang telah memberikan bantuan program “JITUT” karena ini sangat bermanfaat bagi pertanian dan para petani yang ada di desa Kuta Makmur walau secara keseluruhan belum terpenuhi dengan sepenuhnya, dari pengajuan kami melalui proposal menurut jumlah data areal yang ada ±600 hektar sawah yang membutuhkan saluran pengambilan air dan yang baru terealisasi baru 200 hektar dari anggaran yang diterima Rp. 70 juta untuk pembuatan leningan saluran air dengan volume 20x30x90 cm sepanjang 230 m kanan kiri (kaki) yang disesuaikan dengan RAB.
Dan kami sangat berharap dan bersyukur pada pelaksanaannya supaya bisa berjalan lancar sesuai yang kami harapkan. Pada kesempatan yang sama ketua kelompok tani mulya mengatakan dengan hal yang sama. Dilain kesempatan Seni Purwadi SP (Kepala UPTD) pertanian Kec. Tirta Jaya mengatakan kepada SBN sangat berterimakasih kepada Ketua Kelompok Tani Taruna Makmur dan Kelompok Tani Mulya yang sudah dapat bekerjasama dengan baik ini masih tahapan awal sebagai pelaksana bantuan program JITUT, namun dapat terasa hasil dari kerjasama kelompok sesuai dengan baik seperti yang diharapkan masyarakat, saya pun berharap semoga ditahun mendatang masih bisa mendapatkan bantuan program seperti ini untuk melanjutkan pembangunan di Kec. Tirtajaya.
Lanjut Seni, karena menurut data areal yang ada tanah persawahan di desa tambak sumur ±900 hektar, namun tahap pengajuan kami baru terealisasi sepertiga jumlah dari areal pertanian yang ada dengan jumlah total anggaran Rp. 140.jt yang diperuntukkan untuk bangunan fisik leningan dengan volume 25x30 cm itu lebar atas 90 cm tinggi dengan panjang 460 m untuk jumlah areal perairan sawah 400 hektar. Para masyarakat yang pada umumnya petani juga sangat berharap dapat bantuan lanjutan supaya desa Tambak Sumur dan Desa Kuta Makmur dapat merasakan hasil panen dan produktifitas yang lebih meningkat hingga para petani pun bisa makmur, paparnya.

Langkat Raih Penghargaan Adibakti Mina Bahari 2010 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Langkat

Stabat, SBN---Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam rangka pelaksanaan Adibakti Mina Bahari tahun 2010 lewat suratnya nomor :11.30.16/PSDKP0.3/TU.210/XI/2010 tertanggal 30 November 2010 memberikan anugrah penghargaan kepada Pemkab langkat yang telah mampu membina kelompok budi daya udang melalui Dinas Perikanan dan Keluatan sehingga mneraih predikat terbaik kategori Kinerja Kelompok.
“Ini berkat instruksi Bapak Bupati H Ngogesa Sitepu untuk mensukseskan Visi Misi kabupaten Langkat dalam menciptakan masyarakat Langkat yang maju, sejahtera dan mandiri,” ujar Kadis Perikanan dan Kelautan Nazaruddin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (6/12).
Beliau menjelaskan bahwa Dinas Priikanan dan kelautan telah membina kelompok Mandiri ini yang sebelumnya juga telah menjadi juara tingkat kabupaten untuk diteruskan ke tingkat Provinsi dan di tingkat Provinsi Sumatera Utara juga mendapat predikat terbaik sehingga diperlombaan di tingkat nasional, alhamdulilah di tingkat nasional tidak mngecewakan dengan meraih predikat terbaik kategoti Kinerja Kelembagaan Kelembagaan Kelompok Budidaya Udang.
Untuk Provinsi Sumut hanya Langkat yang mampu meraih penghargaan ini dan dijadwalkan penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Menteri Perikanan dan kelautan Fadel Muhammad di Jakarta pada hari Sabtu depan (11/12).
Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat mampu membina kelompok Mandiri yang beranggotakan 22 orang ini sehingga mampu melewati penilaian oleh tim verikasi dari pusat yang melakukan berbagai penilaian langsung ke lokasi di Desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang pada 18 Agustus silam. Beberapa tahapan penilian antara lain penilaian aspek teknis, aspek sosial,aspek kelembagaan dan aspek ekonomi.
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa berbagai penghargaan yang telah di raih Kabupaten langkat merupakan kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat, dan hal ini mampu menjadi contoh kepada kita semua bahwa kita bisa maju, sejahtera dan mandiri jika kita mau berusaha dengan maksimal. Masih banyak potensi alam Langkat yang bisa diberdayakan. Teruslah berupaya berkerja maksimal dan terus berinovasi untuk menaikkan citra Langkat di mata nasional. (zai)

Walikota Pematangsiantar Bersama Ketua DPRD Kompak dan Juga Muspida Lakukan Monitoring Pelaksanaan Ujian CPNS tahun 2010

>> Achmad SofyanTanjung
PematangSiantar, SBN---Pelaksanaan ujian tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2010 di Kota Pematangsiantar walikota bersama Ketua DPRD bejabatan tangan saat melaksanakan peninjauan, Rabu (15/12), berjalan lancar. Yang di ikuti sebanyak 3397 orang peserta.
Pelaksanaan ujian CPNS tersebut ditinjau langsung oleh Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE dan Wawako Drs.Koni ismail Siregar, Kapolresta, DANDIM 0207 Simalungun, Kejaksaan Negeri, Ketua dan anggota DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, juga SEKDA kota Pematangsiantar dan Kepala BKD serta beberapa Kepala SKPD.
Yang mana kunjungan tersebut ada di bagi 3 tim seperti,di Tim I diketua walikota Hulman Sitorus SE, bersama dengan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Marulitua Hutapea SE, Kejaksaan Negeri, Kabag Humas Drs.Daniel Siregar dan KAKAN Satpol PP Hasudungan Hutajulu, turun meninjau ujian di SMP N.1 Pematangsiantar, SMA N.3, SMP N.8, dan Tim II dipimpin Wakil Walikota Drs.Koni Ismail Siregar beserta Kapolresta, Ketua Pengadilan dan anggota DPRD kota Pematangsiantar,dengan meninjau ujian di SMP N.4 Pematangsiantar, SMP N.2, SMK N.1, di tim III antara lain SEKDA Donver Panggabean, DANDIM 0207 Simalungun dan beberapa SKPD, peninjauan di SMP N.3, SMA N.2, dan SMP N.5 kota Pematangsiantar.
Adapun pelamar untuk ujian sebanyak 4553 orang CPNS, namun yang hadir sebanyak 3397 orang CPNS, yang tidak hadir 1133 orang pelamar, 3397 peserta yang ikut melaksanakan ujian di Pematangsiantar dan yang akan di terima sebanyak 160 orang pelamar, untuk itu persaiangan antar calon sangat ketat, dan betul-betul diminta kompentensi dari para calon.
Walikota Hulman Sitorus SE di Dampingi Ketua DPRD Maruli Hutapea SE, dan KEJARI dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangganya, karena ujian CPNS tahun ini berjalan lancar dan tidak ada kendala atau hal-hal yang menganggu pelaksanaan ujian. Untuk itu jangan dengar isu-isu diluar yang mengatakan semua bias diatur,karena ujian di siantar harus benar-benar bersih,dan kepada para peserta jangan diharapkan akan ada orang yang akan membantu peserta,tentang masalah ujian atau keberhasilan bias di atur dengan berbagai macam alasan CPNS.
Dan mengingatkan jangan coba- coba melakukan kecurangan, baik oleh pejabat Pemko atau pihak- pihak lain. Kita berharap ujian CPNS tahun ini betul- betul murni jangan seperti tahun yang lalu. Sebab jangan terulan kembali masalah CPNS gate di kota Pematangsiantar ini di ke Pemimpinan saya Hulman Sitorus SE dan Koni Ismail Siregar, tegasnya.
Selanjutnya walikota Hulman Sitorus SE, di dampingi Muspida melakukan penyerahan LJK serta pemusnahan berkas soal dan (LJK) yang sisa kepada pengawas dari UI yang di terima langsung oleh Santi Purna Sari, Msi. LJK yang diterima sebanyak 228 Amplop,dengan 3397 LJK yang akan di bawa.
Dan pemusnahan sebanyak 22 kardus dengan rincian naskah soal ujian sebanyak 7800 eksemplar dan 4403 eksemplar lembar jawaban komputer, pemusnahan di TPA tanjung pinggir yang di lakukan Walikota Hulman Sitorus SE, disaksikan oleh unsur Muspida Plus.

Ribuan Pelamar CPNS Kab. Simalungun tahun 2010, Ambil Nomor Ujian

>>Hasanuddin Siregar
Simalungun, SBN---Sejak tanggal 13 hingga 14 Desember 2010 para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Pemalamar umum untuk tambahan formasi Tahun Anggaran 2010, setelah mendapat pemeriksanaan dari panitia penerimaan, sudah dapat mengambil nomor ujian kepada panitia bertempat di Eks Dinas Kesehatan Kab. Simalungun Pamatang Raya.
Sesuai dengan SK Bupati Simalungun No 800/5035/2010 tanggal 15 November 2010 tentang Pengadaan Calon Pengawa Negeri Sipil Daerah Kabupaten Simalungun dari Pelamar Umum untuk mengisi tambahan formasi Tahun Anggaran 2010, bahwa jumlah formasi CPNS untuk Tahun Anggaran 2010 Kab. Simalungun sebanyak 219 orang.
Menurut keterangan Ka BKD Simalungun Drs Garinsen Saragih didampingin Kabid Formasi Sarifuddin Saragih SSTP M.Si dihadapan wartawan dari berbagai media di ruang kerjanya, Senin, 13/12/2010, mengatakan, sejak pendaftaran di buka pada 22/11 hingga 04/23, jumlah pelamar CPNS di Kabupaten Simalungun tahun 2010 mencapai 6.413 orang. Dari jumlah tersebut jumlah pelamar yang tidak lengkap administrasinya sebanyak 274 orang.
Selanjutnya dikatakan, dalam penerimaan CPNS ini, Pemkab bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Berkaitan dengan pelaksanaan ujian Garinsen mengatakan bahwa, pelaksanaan ujian pada tanggal 15/12/2010 di 28 sekolah (327 ruangan). Sementara itu, lanjut Garinsen, berkas ujian akan diterima oleh Pemkab Simalungun pada tanggal 14/12/2010 melalui bandara Polonia Medan dan mendapat pengawalan dari Polres Simalungun dan Satpol PP.
Dari hasil rekapitulasi jumlah pelamar CPNS formasi tahun 2010 untuk kabupaten Simalungun antara lain untuk guru SD jumlah pelamar 70 orang dari 13 orang yang dibutuhkan, guru SMP jumlah pelamar 998 orang dari 17 orang yang dibutuhkan, guru SMA jumlah pelamar 5 orang dari 1 orang yang dibutuhkan, tenaga kesehatan jumlah pelamar 2.959 orang dari 129 orang yang dibutuhkan. Namun untuk tenaga kesehatan yang paling banyak melamar dari kualifikasi pendidikan kebidanan yaitu 1.108 orang yang dibutuhkan 25 orang, dan dari keperawatan yaitu 1.137 orang yang dibutuhkan 21 orang.
Sementara itu untuk tenaga tekhnis jumlah pelamar sebanyak 2.381 orang dari 59 orang yang dibutuhkan. Jumlah pelamar terbanyak dari tenaga teknis ini yaitu dari kualifikasi pendidikan komputer sebanyak 544 orang dari 4 orang yang dibutuhkan, dan dari ekonomi akutansi 373 orang dari 5 orang yang dibutuhkan. Dari hasil rekapitulasi itu juga diketahui bahwa kualifikasi pendidikan yang tidak ada pelamar yaitu spesialis penyakit dalam jumlah yang dibutuhkan 2 orang, spesialis bedah yang dibutuhkan 1 orang dan spesialis anastesia yang dibutuhkan

Sosialisasi Bermanfaat Bagi PNS

Lima Puluh, SBN---Acara sosialisasi ketaspenan di aula Bupati Batubara Lima Puluh, Senin (6/12) yang dihadiri seluruh pimpinan SKPD dan camat se Kab.Batubara sedang nara sumber dari PT.Taspen Medan Sabar Siregar.
Sabar Siregar menegaskan bahwa setiap Pegawai Negri Sipil harus mengetahui baik secara pribadi maupun organisasi tentang taspen agar setelah selesai masa dinas dapat memperoleh hak-haknya secara utuh tanpa ada potongan apapun.
Sekda Kab Batubara Drs.H.Sofyan MM mengatakan kita harapkan sosialisasi ketaspenan dapat membawa manfaat bagi Pegawai Negeri Sipil yang ada di Batubara dimana masih banyak PNS yang belum mengetahui tentang hak dan kewajiban nya baik semasa bertugas maupun sesudah habis masa dinas kita dapat menerima hak wajib kita terima. (Jamilah)

Camat Medan Labuhan Diminta Tegur Lurah Seimati

Labuhan, SBN---Walikota Medan Rahudman Harahap melalui Camat Medan Labuhan diminta segera berikan tindakan tegas terhadap Lurah Seimati Kecamatan Medan Labuhan, terkait kinerjanya yang melindungi bawahannya, walaupun yang bersangkutan nyata-nyata bersalah dan telah merugikan warganya.
Hal tersebut yang diungkapkan salah seorang warga Kelurahan Seimati berinisial BP yang berprofesi sebagai jurnalis di media mingguan terbitan Jakarta kepada SBN Sabtu (18/12), bahkan SBN telah beberapa kali melansir berita seputar kinerja Lurah dan 2 oknum pegawainya bernama Aruan dan Situmeang, karena tanpa alasan yang jelas menahan KTP milik BP sampai sekarang ini.
Hingga saat ini Lurah Seimati Khairul tak kunjung punya nyali untuk menegur atau memberi peringatan kepada bawahannya tersebut dan tidak ada itikad baik dari pihak Lurah untuk menyelesaikan masalah ini, tetapi saat SBN hendak meminta tanggapan dari pihak Kecamatan Medan Labuhan khususnya kepada Camat yang bersangkutan tidak pernah berhasil ditemui.
Sementara itu ketika SBN meminta tanggapan dari aktivis LSM LMRRI Robin Manurung secara tegas mengatakan tindakan yang dilakukan oknum pegawai Lurah Seimati sudah diluar batas kewajaran, ironisnya Lurah tak mampu berbuat apa-apa, jadi diminta Camat Medan Labuhan untuk mengambil tindakan tegas kepada Lurah Seimati.
Ditegaskan Robin yang menjabat sebagai Pusdal LMRRI Pusat mengatakan, tindakan yang dilakukan Lurah Seimati yang terkesan melindungi kesalahan kedua pegawainya, dapat menimbulkan citra yang negatif ditengah – tengah masyarakat, karena pelayanan KTP merupakan program prioritas Pemko Medan untuk saat ini, diharapkan Camat Medan Labuhan dapat segera menyelesaikan dan memproses masalah ini biar tidak beralrut-larut, dan Walikota Medan diminta segera lakukan evaluasi kinerja Lurah Seimati, kalau perlu ada pergantian ya sebaiknya diganti saja dengan yang lebih berkualitas. (tim)

6 Kapal Asing Ditangkap Pihak Perikanan Samudra Indonesia

Belawan, SBN---Pihak Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) berhasil mengamankan kapal ikan dari Thailand yang dari Malaysia ke Belawan, karena diduga tidak mempunyai ijin, kapal yang bermuatan sekitar 60 ton tersebut ditangkap saat hendak mencari ikan di perairan Belawan.
Saat SBN konfirmasi ke pihak PPSB pada hari Senin (13/12) melalui Hartono mengatakan, kapal tersebut ditangkap karena tidak mempunyai ijin dan saat ditangkap dikapal tersebut terdapat sebanyak 880Kg, 881 Kg dan 380 Kg ikan dari masing-masing kapal.
Bukan kali ini saja pihak PPSB berhasil menangkap kapal ikan asal luar negeri, tetapi sudah sering, seperti yang diketahui ada 11 kapal ikan yang tahun lalu tertangkap dan diamankan, tetapi berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun SBN dilapangan kapal-kapal hasil tangkapan tersebut dijual tanpa terlebih dahulu melalui proses pelelangan, diharapkan untuk yang kapal yang saat ini berhasil diamankan tidak lagi dilakukan hal yang sama, karena tindakan tersebut sudah termasuk pelangaran yang dapat dikenakan sanksi hukum.
Sementara itu sempat terjadi insiden kecil saat SBN hendak konfirmasi ke pihak PPSB, salah seorang oknum sekuriti mencoba-coba menghalang-halangi wartawan untuk melakukan tupoksinya yakni meliput berita dan konfirmasi untuk perimbangan berita, sepertinya oknum tessebut tidak mengetahui mengenai UU Pers No 40 tahun 1999. (BP)

Terus Bermasalah, CBD Jadi Momok Mengerikan
• Penumpang Pesawat Mulai Khawatir

Medan, SBN---KARENA dirudung berbagai masalah, kehadiran megaproyek elit Central Business District (CBD) kini seakan jadi momok mengerikan. Sehari setelah Komisi D DPRD Sumut menemukan adanya lubang saluran yang menembus langsung ke bandara Polonia, aroma ketakutan mulai mewaranai para penumpang yang hendak berangkat dari bandara satu-satunya milik Sumatera Utara itu.
“Puluhan tahun saya naik pesawat, mudah-mudahan gak ada apa-apa. Tapi saya kaget sekali membaca berita di media ada lubang galian di tengah bandara Polonia,” ujar seorang penumpang pesawat kepada wartawan, kemarin.
Berita tentang adanya lubang galian itu, katanya sudah menyebar ke mana-mana hingga sampai ke Jakarta, dan Malaysia. “Saya takut, namanya di tengah bandara, siapa saja bisa masuk. Nah kalau kebetulan kita apes, ada yang melempar bom, bagaimana jadinya, siapa bertanggungjawab,” katanya.
Dengan munculnya temuan galian “maut”, persoalan yang dihadapi CBD pun seakan tak kunjung tuntas. Perumahan mewah itu yang berada di inti kota Medan diharapkan dapat menjadi sarana hiburan, penginapan dan pusat penjualan, terutama setelah bandara Polonia akan dipindah ke Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang tahun 2013.
Namun belum lagi pindah, perumahan dengan investasi ratusan miliar rupiah ini sudah mulai dibangun. Keruan orang jadi bertanya-tanya. Kepala Badan Pertanahan Kota Medan, M Thariq mengatakan, hingga saat ini, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) properti di bekas lapangan golf Polonia Medan yang dikelola oleh PT Central Business District (CBD) belum juga dibayar.
Menurut M Thariq, pihaknya hingga kini belum juga menerima usulan atau permohonan atas nama PT CBD Polonia untuk pengalihan nama, sehingga pihaknya belum bisa memberikan surat pembayaran BPHTB. Malah katanya, sampai saat ini belum ada usulannya, belum ada sama sekali.
Tapi, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengaku, sedang menyurati pihak PT CBD Polonia. “Kami sedang menyurati pihak PT CBD Polonia mengenai BPHTB,” katanya. Ditegaskannya, BPHTB ini harusnya sudah dibayarkan oleh pihak pengembang, pasalnya pihak PT CBD Polonia sudah menjualnya kepada pihak lain.
Terhadap persoalan ini, Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Muslim Maksum Lc ketika ditemui di gedung DPRD Medan mengatakan, BPHTB harus dibayar apabila adanya penjualan antara pihak pertama dengan pihak kedua. Apabila sampai saat ini PT CBD Polonia belum juga membayarnya, tentunya ada indikasi sengaja menghindari membayar.
Akibat tidak dibayarnya BPTHTB dampaknya adalah kerugian dari pihak Pemko Medan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itulah, sudah semestinya pihak Pemko Medan bergegas memberikan suratan kepada pihak perusahaan. Pembayaran BPHTB diatur dalam UU No 20/2000 tentang BPHTB yang menyebutkan, setiap adanya penjualan atau pengalihan atas kepemilikan tanah. Maka, diwajibkan pembayaran BPHTB yang disesuaikan dengan tempat dan luasnya.
Pihak developer disebut-sebut menjual kepada calon pemilik hanya berdasarkan surat kuasa saja. Selanjutnya, para pembeli inilah yang nantinya dibebankan membayar BPHTB dengan sistem dari pemilik tanah awal ke pembeli rumah. Praktik inilah yang dipakai oleh PT CBD Polonia dalam hal menghindari pembayaran BPHTB. Direktur PT CBD Polonia, Johan Henry mengatakan, pihaknya tidak ada masalah dalam hal perizinan pendirian bangunan, kemudian semuanya sudah dilakukannya dengan prosedural.
SERTIFIKASI
Selain BPTHTB, Central Busines District (CBD) yang dibangun persis di samping Bandara Polonia Medan, pada prinsipnya belum jelas. Ketidakjelasan itu menyangkut masalah sertifikasi, izin dan bahkan masalah hak guna bangunan (HGB).
Koordinator Regional Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia (Koreg Rei) Wilayah Sumatera, Tadjuddin Nur seperti dikutip Sumut Pos, Rabu 3 Nopember lalu mengungkapkan, dengan kondisi seperti itu secara otomatis akan berdampak pada masalah hukum. “Apa jaminan hukumnya bagi konsumen, jika segala hal yang bersangkutan dengan izin, sertifikasi termasuk HGB-nya saja belum clear.
Kalau begini, dikhawatirkan bisa memberikan ekses buruk bagi konsumen atau pembeli di kemudian hari,” katanya.
Menurutnya, untuk itu sebaiknya pihak pengembang segera menuntaskan semua persoalan terkait izin, HGB dan sebagainya. Karena jika tidak, secara otomatis pembeli atau konsumen akan pergi meninggalkan properti itu. “Eksesnya salah satunya adalah KPR yang akan diajukan ke bank bisa terkendala, guna untuk mendapatkan fasilitas kredit,” ujarnya.
Dijelaskannya lagi, ekses lainnya adalah terkait masalah kebijakan. Penjabarannya adalah ketika Pemko Medan suatu saat mengeluarkan kebijakan mengenai kepemilikan rumah, dimana rumah yang dimiliki harus sesuai dengan segala surat menyurat atau administrasi, dan ternyata di CBD tetap tidak lengkap maka kepemilikan rumah itu nantinya akan hilang.
Jadi, jika semua pihak baik konsumen atau pembeli, pengembang serta Pemko sendiri dan termasuk juga dinas terkait harus segera duduk bersama menyelesaikan masalah itu.
“Ini otomatis merugikan konsumen. Maka dari itu, saya pikir semestinya konsumen harus teliti. Jangan membeli rumah yang tidak memiliki kelengkapan berkas dan syarat-syaratnya. Jangan nanti ke depan menyesal,” cetusnya. Hal serupa juga diutarakan oleh Praktisi Hukum, Julheri Sinaga. Ia menilai, dengan kejadian seperti ini menandakan adanya indikasi tindakan korupsi.
“Masalah properti kan tidak terlepas dari masalah pajak. Indikasi mengemplang pajak itu bisa saja karena sertifikasinya sampai sekarang belum clear. Pengemplangan pajak itu sendiri adalah korupsi namanya,” tutur Julheri. Untuk itu, sambung Julheri, sebaiknya para konsumen atau peminat perumahan mesti lebih selektif dalam membeli perumahan di komplek-komplek perumahan yang ada di Medan.
“Harus telitilah, apakah rumah yang akan kita beli sudah ada IMB-nya, apakah sudah ada juga HGB-nya dan sebagainya. Karena kalau tidak, bisa-bisa nantinya ada masalah hukum yang menimpa,” tuntas Julheri.
AMDAL
Wuih… masalah ini lain lagi. CBD yang dulunya eks lapangan golf Polonia Medan tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
Polemik Amdal itu dijawab Wakil Walikota, Dzulmi Eldin. Menurut Eldin, syarat pendirian CBD Polonia sudah lengkap, terutama Amdalnya, sehingga tidak ada yang harus dipermasalahkan karena sudah dikaji tim pengkaji Amdal Kota Medan. “Pembangunan CBD Polonia Medan dalam pelaksanaannya mengikuti prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan hidup yang benar dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” ujarnya. Masalah ketinggian gedung pertokoan, sudah mengikuti teknis ketinggian bangunan yang telah ditetapkan. Begitu juga masalah peruntukan lahannya sesuai dengan Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Medan Polonia untuk perdagangan dan direncanakan 7,56 persen dari luas total lahan proyek itu untuk pertokoan dan pasar swalayan.
“Pembangunan ruko (rumah toko) ini diharapkan dapat memicu awal pengembangan kawasan tersebut menjadi salah satu pusat perdagangan dan komersial baru di Kota Medan,” katanya.
Menanggapi itu Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan, Muslim Maksum, menyatakan, apa yang disampaikan Dzulmi Eldin tidak bisa diterima sepenuhnya. Jawaban itu tidak memaparkan secara detail. “Kita akan mengusut tuntas persoalan ini. Kami tetap pertanyakan, apakah pembangunan itu sudah sesuai prosedur yang ada atau belum,” kata Muslim, tadi malam.
Muslim menyebutkan, pihaknya akan memperdalam lagi persoalan ini. Sebab, ini menyangkut keselamatan penumpang pesawat, pembeli ruko,dan masyarakat sekitar.
Menurut dia, pembangunan proyek ini harus berdasarkan konsep matang dan menyeluruh, sesuai namanya CBD Polonia. Harus ada kajian menyeluruh yang menyatakan secara resmi tidak ada persoalan.
“Jangan hanya dibangun sebatas ruko-ruko biasa, tetapi kajian mendalam sesuai site plan. Kami akan minta semua berkas pengurusan izin maupun berkas lain terkait untuk ditunjukkan dan disampaikan secara terbuka. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tandasnya.
Sebelumnya, pembangunan CBD itu menuai protes dari berbagai kalangan termasuk dari pihak Angkasa Pura maupun Adban Polonia. Walikota Medan sendiri mengaku kalau Pemko telah melayangkan surat ke pihak CBD untuk menghentikan pembangunan itu menyusul adanya surat Adban. “Jadi, untuk sementara, proyek properti itu harus dihentikan dan ditinjau ulang,” katanya.
Rahudman menjelaskan, protes dilayangkan pihak Adban karena pembangunan CBD mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya berjarak 150 meter dari landasan pacu seharusnya 300 meter. Selain itu, bangunan dengan fasilitas hotel yang akan melebihi ketinggian 14 meter, melanggar ketentuan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP).
BERMASALAH
Business District (CBD) di bekas lapangan Golf Polonia Medan terus menjadi sorotan tajam. Penerbitan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) No.648.1/1157K yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) diduga bermasalah, dengan tidak memenuhi unusr penunjang keluarnya IMB seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang harusnya sudah terlebih dahulu dituntaskan.
Hal tersebut terungkap saat Komisi D DPRD Medan menggelar rapat dengan Dinas TRTB dalam membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2011, di Gedung DPRD Medan, Kamis (25/11).
Bahkan dua pejabat Dinas TRTB yang hadir, yakni Kabid Pengawasan Penataan Ruang, Ahmad Basyaruddin, dan Benny Iskandar, tak berkutik atau tak mampu menjawab pertanyaan anggota Dewan terkait dengan SIMB bangunan tersebut. Demikitan juga ketika ditanya wartawan usai rapat, keduanya hanya diam dan terlihat salah tingkah. Sehingga semakin mengindikasikan persoalan CBD ini ‘permainan’ tingkat atas.
Terkait AMDAL sebagai salah satu syarat keluarnya SIMB diakui Kepala Bidang Tata Ruang Dinas TRTB Kota Medan, Beny Iskandar, mengatakan hal itu merupakan domainya Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan. Namun ia mengaku AMDAL CBD telah diproses, namun belum mengetahui apakah AMDAL sudah keluar atau tidak. “AMDAL itu domainnya BLH. Setahu saya, sudah kami proses karena saya sendiri masuk dalam tim teknis pembuatan AMDAL tersebut,” ungkap Beny.
Namun saat ditanya soal kenapa bisa keluar SIMB padahal AMDAL masih dalam proses, Beny enggan berkomentar dan beberapa kali didesak enggan menjawab. “Agak sulit saya menjawab, itu tadi sudah saya jelaskan,” ungkapnya.
Anehnya lagi, Kabid Pengawasan Penataan Ruang Dinas TRTB Medan, Ahmad Basyaruddin, dengan raut wajah tak bersalah justru mengaku tidak tahu apakah bangunan tersebut telah keluar SIMB-nya atau belum. “Saya tak tahu pasti, apakah sudah keluar atau belum (SIMB, red),” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Medan Muslim Maksum Yusuf meminta bangunan CBD segera dibongkar karena tidak memiliki AMDAL dan SIMB yang dikeluarkan oleh TRTB bermasalah. “Kita minta Pemko Medan segera membongkar bangunan CBD karena tidak memiliki AMDAL,” tegasnya.
Begitu juga dengan anggota Komisi D lainnya, Ahmad Arif, yang secara tegas meminta pembangunan CBD Polonia dibongkar karena dinilai bermasalah. “Kita melihat ada persyaratan yang dilanggar dalam penerbitan SIMB dimana bangunan CBD ternyata belum memiliki AMDAL. Kita minta bangunan CBD dibongkar,” tegasnya.
Sementara itu, dalam rapat yang digelar di ruang Komisi D DPRD Medan, Ketua Komisi D, Ahmad Parlindungan Batubara, terlihat ‘lemah’ dan tidak menegaskan soal pembongkaran CBD seperti yang dinginkan sejumlah anggota Komisi D.
Ia hanya merekomendasikan meninjau ulang IMB yang telah dikeluarkan Dinas TRTB. “Jadi kita minta IMB yang dikeluarkan dapat dilengkapi persyaratannya,” ungkap Ahmad Parlindungan.
Kesimpulan yang diambil Ketua Komisi D DPRD Medan ini sempat menimbulkan perdebatan, dimana dua anggora Komisi D yakni Ahmad Arif dan Muslim Maksum Yusuf meminta Ketua Komisi D untuk merekomendasikan pembongkaran CBD. “Kita minta CBD dibongkar karena IMBnya bermasalah,” ungkap Arif.
SUDAH DIPROSES
Terkait dengan AMDAL CBD Polonia, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) kota Medan, Purnama Dewi, kepada wartawan mengatakan dirinya sudah memproses AMDAL CBD Polonia. Namun Purnama Dewi enggan mengatakan soal sudah atau tidaknya AMDAL tersebut dikeluarkan. “AMDAL nya sudah saya proses,” ungkapnya.
Saat didesak sejumlah wartawan, Purnama Dewi, juga enggan berkomentar lebih jauh. Berkali-kali ditanya soal AMDAL, Purnama Dewi hanya mengatakan pihaknya sudah memprosesnya. “Saya tegaskan bahwa AMDALnya sudah saya proses,” katanya sembari tersenyum seolah-olah menyembunyikan sesuatu. (PM)

Ricuh Pelelangan Ikan Tangkapan Trawl Malaysia Ditunda, Pedagang Ikan Kecewa

Belawan, SBN---Akibat tak transparan hingga terjadi kericuhan saat mau digelarnya kegiatan pelelangan ikan hasil tangkapan dari 6 kapal trawl Malaysia Jumat sore (10/12), akhirnya terpaksa ditunda bahkan ikan yang terlanjur dibongkar terpaksa dibawa kembali kedalam palka kapal.
Dari amatan SBN, kericuhan yang terjadi sempat mengundang hadirnya petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan bahkan Ketua HNSI Medan Zulfachri Siagian yang hadir tak mampu membuat kegiatan lelang ikan berlangsung mulus.
Hingga diputuskan acara pelelangan terpaksa ditunda sampai batas waktu yang masih dirahasiakan pihak P2SDKP Belawan bahkan sampai kini pihak P2SDKP belum dapat merinci besaran jumlah ikan hasil tangkapan dari 6 kapal ikan trawl Malaysia tersebut.
Panusunan Aritonang (57) yang mewakili sejumlah pedagang ikan yang berhadir mengaku kecewa dengan sikap pemilik gudang Sarwo yang melarang pelelangan dengan alasan ricuh, padahal bila pedagang diberikan waktu bergilir serta diatur takkan ribut.
"Pengusaha gudang ini terkesan ingin memonopoli ikan hasil tangkapan dari trawl Malaysia itu makanya kami dituding ricuh padahal tidak demikian sebab kemarin bisa berjalan lancar difasilitasi ketua HNSI Medan," ungkapnya.
Terus terang kami kecewa dengan tindakan pemilik gudang ini, seharusnya sesuai aturan pelelangan ikan harus transparan dan diberi kesempatan bagi pedagang untuk membeli ikan tersebut jangan malah terkesan dimonopoli. Harap pedagang ikan tersebut.
Sebelumnya, ketua bidang Nelayan DPD GENEPDARA Sumut Nazaruddin Ismail mengingatkan, agar sistem pelelangan ikannya harus transparan serta terbuka untuk umum jangan malah dimonopoli seorang pengusaha tertentu saja, sebab itu sudah melanggar aturan pelelangan bahkan diharapkan sejumlah barang bukti kapal baik berupa pukat, alat komunikasi, blong serta BBM berikut mesin kapal agar diinvetarisir atau didata dengan baik jangan ada pengelapan barang bukti, ungkapnya.
Diakui, sangat disambut baik adanya kinerja pihak DKP dalam memberantas praktik illegal fishing atau pencurian ikan dalam wilayah perairan Indonesia dengan mengunakan alat tangkap trawl alias pukat harimau, setelah 3 kapal ditangkap menyusul sebanyak 6 kapal berawak 28 ABK warga Thailand ditangkap kapal patroli Hiu Macan milik Departemen Kelautan Perikanan (DKP) 001 di sekitar perairan ZEE Selat Malaka.
Keenam kapal Malaysia itu masing-masing, KM. PKFB 212 GT 56,78 jumlah ABK sebanyak 4 orang warga negara Thailand, KM PKF 939 GT.65,18 ABK 5 orang warga Thailand, KM PKFA 87 26 GT 95,99 jumlah ABK 4 orang warga Thailand, KM PKFB 1108 GT 52,20 ABK 5 orang warga Thailand, KM. PKFB 1223 GT 66,06 ABK 5 orang warga Thailand dan KM.PKFB 1268 GT 82184 ABK 5 orang warga Thailand dan sebelumnya ditangkap 3 kapal ikan yang sama berpraktek (illegal Fishing ) tanpa didukung izin dari Pemerintah RI ditangkap kapal patroli milik DKP bernama Hiu Macan yang dikapteni Samson.
Ketiga kapal ikan asing yang berawak sekitar 9 orang Anak Buah Kapal (ABK) warga Thailand itu masing-masing, PKFB 1336, PKFB 1262 keduanya GT 31,16 dan PKFB 1483 bernomor GT 97,5.(Binsar H P)

Dalam Sepekan 9 Kapal Trawl Malaysia Disikat DKP, Pelaku Dijerat Sanksi UU Perikanan

Belawan, SBN---Pemberantaan aksi illegal fishing alias pencurian ikan nyatanya galak dilakukan pihak Kementerian Kelautan da Perikanan melalui patroli kapal Hiu Macan yang dikapteni Samson.
Tercatat dalam sepekan saja, sudah ada 9 kapal trawl Malaysia yang ditangkap besert puluhan Anak Buah Kapalnya yang berawak warga Negara Thailand.
Poniman selaku Pelaksana Tugas Harian kantor Pengawasan Pengendalian Sumber Daya Kelautan Perikanan (P2SDKP) yang ditanyai Jumat (10/12) membenarkan pihaknya sedang menanggani 9 kapal illegal fishing Malaysia.
Kesembilan kapal serta pelaku illegal fisihing ini nantinya akan dijerat dengan Undang-undang Perikanan yang berlaku sedangkan kapalnya akan dilelang setelah berkas perkaranya dilimpahkn ke pengadilan. Ujar Poniman singkat.
Kesembilan kapal ditangkap kapal patroli Hiu Macan milik Departemen Kelautan Perikanan (DKP) 001 di sekitar perairan ZEE Selat Malaka. masing-masing, PKFB 1336, PKFB 1262 keduanya GT 31,16 dan PKFB 1483 bernomor GT 97,5. KM. PKFB 212 GT 56,78 jumlah ABK sebanyak 4 orang warga negara Thailand, KM PKF 939 GT.65,18 ABK 5 orang warga Thailand, KM PKFA 87 26 GT 95,99 jumlah ABK 4 orang warga Thailand, KM PKFB 1108 GT 52,20 ABK 5 orang warga Thailand, KM. PKFB 1223 GT 66,06 ABK 5 orang warga Thailand dan KM.PKFB 1268 GT 82184 ABK 5 orang warga Thailand .(Binsar H.P)

Lokasi Kegiatan Masuknya Ikan Impor Harus Sesuai Peraturan AMDAL

Belawan, SBN---Lokasi kegiatan masuknya ikan impor sesuai peraturan AMDAL nomor 23 Tahun 2007 sebenarnya harus memiliki Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) guna mencegah terjadinya pencemaran maupun dampak lingkungan lainnya baik itu di wilayah Pelabuhan maupun di lokasi lainnya.
Hal itu ditekankan oleh Ketua Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) Syaharuddin melalui BarBar Kamis (02/12) di Labuhan dalam menindak lanjuti persoalan mengenai banyaknya ikan impor yang masuk ke Belawan sebagai pintu gerbang perekonomian Sumut.
Menurut Syaharuddin, dari hasil audensinya ke kantor Dinas Perikanan Sumut kemarin, ternyata selama ini ikan impor yang masuk tidak diketahui Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut yang diduga illegal.
Dalam hal itu, pihaknya akan mengugat sejumlah importir ikan impor serta oknum pejabat yang membiarkan kegiatan usaha dan industri yang berada di kawasan Medan Utara khususnya di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) tanpa adanya AMDAL serta izin usahanya.
Sebab kata Syaharuddin, berdasarkan Undang-undang No.23 Tahun 1997 tentanglingkungan hidup telah tegas mengamanahkan, setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan hidup, setiap orang mempunyai hak atas informasi lingkungan hidup yang berkaitan dengan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidupserta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan, setiap orang yangmelakukan usaha dan atau kegiatan berkewajiban memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pengelolaan lingkungan hidup.
Untuk menjamin pelestarian fungsi lingkungan hidup setiap usaha dan ataukegiatan dilarang melanggar baku-mutu dan kreteria baku kerusakan lingkunganhidup, setiap rencana usaha dan atau kegiatan yang kemungkinannya dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup *wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup.
Setiap usaha dan atau kegiatan yang menimbulkan dampak besar dan pentingterhadap lingkungan hidup untuk memperoleh izin melakukan usaha dan ataukegiatan wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup dalam menerbitkan izin melakukan usaha dan atau kegiatan wajib diperhatikan rencana tata ruang, pendapat masyarakat, pertimbangan dan rekomendasi pejabat yang berwenang dan berkaitan dengan usaha atau kegiatan tersebut.
Pelanggaran terhadap proses itu dapat dijatuhi sanksi berupa pencabutan izin usaha dalam rangka peningkatan kinerja usaha dan atau kegiatan,pemerintah mendorong penanggung jawab usaha atau kegiatan untuk melakukan audit lingkungan hidup.
Masyarakat berhak mengajukan gugatan perwakilan kepengadilan dan atau melaporkan ke penegak hukum terhadap berbagai masalah lingkungan hidup yang merugikan pri kehidupan masyarakat/bahkan Undang-undang pun meng-amanahkan sanksi pidana terhadap pelanggaran dampak lingkungan hidup dimaksud. Permasalahan dan kendala penerapan AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup serta pra kondisi penerbitan berbagai perizinan suatu kegiatan usaha akhirnya menjadi pertanyaan besar. (Binsar H.P)


Warga Dusun II Desa Helvetia Gelar Gotong Royong

Medan, SBN---Pada hari Minggu 12 Desember 2010 yang lalu warga Dusun II Desa Helvetia Kecamatan Sunggal mengadakan kegiatan gotong royong rabat beton di Gang Teratai dengan luas 2,5 dan panjnag 250, yang dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Cemara Asri yang diketua M Labib Spdi.
Kegiatan ini bekerja sama dengan salah satu produsen sepeda motor Yamaha dengan bertemakan “Nusa Bakti” yang diketua oleh Irawan selaku Marketing dari Alfa Melenium, serta unsur BKM “Bumi Helvetia Lestari”.
Sebagai Kepala Susun III Desa Helvetia Ngadono (Leo) mengucapkan banyak terima kasih kepada CV Alfa Milenium, beserta warga yang merespon kegiatan gotong-royong tersebut dilakukan secara bertahap dan telah dilakukan 3 hari Minggu berturut-turut.
Kerjasama ini diharapkan membawa dampak yang positif, dan sekaligus dapat merespon dan memotivasi masyarakat, artinya adanya kerjasama yang baik pihak pengusaha, dengan masyarakat yang diharapkan para pengusaha dengan masyarakat yang diharapkan para pengusaha yang ada di desa ini khususnya dan di Kec. Sunggal pada umumnya, sehingga GDSM (Gerakan Deli Serdang Membangun), dapat berjalan dengan cepat .
Dari pengurus BKM “Bumi Helvetia Lestari” PNPM Mandiri Desa Helvetia turut hadir dalam kegiatan gotong-royong tersebut yaitu Retno dan Henny koordinator PNPM Mandiri “bumi Helvetia Lestari” adalah Hery Handoko.
Pada hari itu juga Retno dan Henny meninjau kegiatan gotong-royong yang sama di dususn VII di KSM “Teratai” yang diketuai oleh Sulianto. Mereka merasa lega dan puas melihat antusias masyarakat melaksanakan program PNPM Madniri ini dengan baik dan dengan semangat kegotong-royongan. Demikian tinjauan langsung responden SBN dilapangan untuk melihat langsung program BKM “Bumi Helvetia Lestari’ di Desa Helvetia Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang (So/JK)

Pelaksanaan Ujian CPNSD Deli Serdang Berlangsung Tertib Dan Lancar

Lubuk Pakam, SBN---Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Deli Serdang berlangsung dengan tertib dan lancar, terlihat pada saat peninjauan langsung oleh Tim I yang dipimpin Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, di SMU 1, SMU 2 dan SMK 1 Lubuk Pakam, Rabu (15/12) . demikian juga hasil peninjauan tim II dipimpin Sekdakab H Azwar S Msi dan tim III Kaban Kepegawaian Daerah Syahnan SH.
Kaban Kepegawaian Daerah Deli Serdang Syahnan SH.menjelaskan peserta ujian penyaringan seleksi CPNSD di Deli serdang seluruhnya berjumlah 10.117 orang peserta, terdiri dari formasi tenaga Guru 3.219 orang, formasi tenaga kesehatan 1.897 orang, sedangkan formasi tenaga teknis 5001 orang.
Dijelaskan bahwa Lokasi ujian yang dipersiapkan berjumlah 9 sekolah negeri dan swasta di wilayah Kecamatan Lubuk Pakam dan Kecamatan Tanjung Morawa, sedangkan pelaksanaan ujian dimulai pada pukul 9.00 Wib selama 2 jam dengan materi ujian berjumlah 100 soal.
Turut dalam tim peninjauan ujian CPNSD ini masing-masing di tim I Unsur muspida, Dandim 0204 DS Letkol Inf H Herianto Syahputra SIP. Kapolres AKBP Pranyoto SIK. Ketua PN Lubuk Pakam Suharjono SH. Asisten III Adm Umum H Irham Dinni Nasution S Sos dan SKPD jajaran Pemkab Deli Serdang. (MS)

Warga Pondok Bungur Gagal Panen

Kisaran, SBN---Sebanyak 10 KK warga dusun V Desa Pondok Bungur Kec.Rawang Panca Arga Kab.Asahan pada musim tanam gagal, Produk padi mereka sangat minim sekali hanya memperoleh 85-90 kg/rante, tentu hal ini berdampak negatif bagi perekonomian dan kesejahteraan petani di Pondok Bungur.
Kepala desa Pondok Bungur Agus Syamsuddin mengutarakan,minimnya pendapatan warga dusun V yang mayoritas menggantungkan hidupnya dengan usaha tani,disebabkan kurangnya penyuluhan pertanian. Karena tanaman padi seluas 120 Ha di dusun V diserang hama Sundep, tanaman menjadi merah dan kering ditambah lagi dengan serangan hama tikus sehingga menambah penderitaan petani.
Kalau petugas penyuluhan pertanian aktif tentu hal ini bisa diantisipasi atau dicegah agar tidak meluas diharapkan dinas pertanian dan peternakan Kab.Asahan lebih proaktif dilapangan guna memberhasilkan program meningkatkan produksi padi, ujar Agus.
Akibat serangan sundep dan tikus produksi padi yang diperoleh petani hanya 85-90 Kg. Untuk modal mengusai lahannya pada musim tanam berikutnya para petani mengalami kesulitan modal,ungkap Agus. (Ms/Zp)

Bupati Langkat : Rakorpem Harus Sarat Makna

Stabat, SBN---Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) yang merupakan wadah dalam rangka pelaksanaan pengawasan internal Kepala Daerah dalam upaya peningkatan pelayan kedinasan kepada masyarakat, yang juga merupakan forum penyampaian informasi, perintah/tugas/instruksi maupun hal-hal yang perlu mendapat penanganan khusus maupun segera yang belum tercover pada Musrenbang.
“Rakorpem yang dilakukan harus sarat makna,” ujar Bupati Langkat h Ngigesa Sitepu saat memberikan arahan pada pelaksanaan Rakorpem yang didampingi Wakil Bupati Budiono SE dan Sekdakab Langkat Drs H Surya Djahisa Msi di ruang pola, Senin (6/12), sembari meminta keseriusan SKPD dalam menyelesaikan sejumlah persoalan yang muncul.
Bupati Langkat mengingatkan kepada seluruh SKPD yang hadir berkaitan dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2004 sistem perencaan pembangunan nasional yang selanjutnya di tindak lanjuti melalui Musrenbag Kabupaten agar disinkronisasi dengan berbagai program masing-masing SKPD dan menjadi dasar seluruh SKPD pada penyususnan R.APBD tahun anggaran 2011.
Selain itu Bupati juga menekankan dalam pelaksanaan tugas di lapangan untuk lebih profesional agar tidak menjadi temuan aparat pengawas baik Inspektorat maupun BPK RI, dan jangan lupa sosial control dalam hal ini Legislatif, pers, LSM, dan juga masyarakat.
Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, Bupati menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk turut membantu mensukeskan tiga program strategis nasional di bidang kependudukan yakni pemuktahiran data kependudukan, peneribitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan penerapan KTP elektronik (e-KTP).
Pada kesempatan tersebut seluruh Kecamatan menyampaikan keluhan terhadap kinerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Binjai yang dalam penerbitan SPPT PBB masih terdapat berbagai kekelituan baik itu berupa kesalahan nama subjek pajak maupun letak objek pajak bahkan masih adanya double entry atau adanya dua nama subjek pajak pada satu objek pajak yang sama.
Atas masalah tersebut, Bupati melalui Sekda, menginstruksikan Dispenda untuk mencatat dan segarea memberi solusi dengan berkoordinasi kepada KP-PBB Pramtama Binjai-Langkat, sebab hal tersebut menyangkut tranparasnsi dan kepercayaan warga dalam pembayaraan PBB.
Sebelumnya Kabag Tapem Drs Rajanami YS selaku Panitia melaporkan bahwa pelaksanaan rakorpem yang dihadiri seluruh kepala SKPD kali ini merupakan rapat terakhir sebagai evaluasi dari seluruh kegiatan selama satu tahun penuh dan persipan dalam pelaksanaan berbagai program kegiatan TA 2011 mendatang. Pelaksanaan rakorpem yang dilakukan sekal dalam dua bulan diadakan sebagai jembatan koordinasi di masing-masing SKPD terhadap sejumlah persoalan yang penyelesaiannya melibatkan lebih dari satu instansi. (zai)

Peringatan HUT Kab.Batubara

Lima Puluh, SBN---Bertempat di gedung DPRD Batubara-Lima Puluh, Rabu (8/12), digelar peringatan HUT Kab. Batubara ke-IV yang dihadiri anggota DPRD Batubara, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain SH.MM yang diwakili Sekdakab Drs H. Sofyan. MM, Asisten, Kepala Dinas, badan, bagian, kantor, satuan, Camat se Kab. Batubara.
Ketua DPRD Batubara Selamat Arifin SE yang diwakili Wakil Ketua DPRD Batubara Asmadinata Dalimunte mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun ke IV Kab.Batubara sangat mengandung makna yang cukup penting dan strategis serta memiliki dimensi masa lalu dengan melakukan Introspeksi apa sudah kita perbuat dimana kesalahan, kelemahan kita dalam mengisi pembangunan dimensi masa mendatang dalam mengisi sejauh mana motivasi dan komitmen kita sebagai warga batubara untuk menatap masa depan dan nasib kab.batubara tercinta.
Oleh karena itu jadikan HUT ini sebagai momentum untuk memperbaharui sikap tekad, komitmen dalam upaya membangun Kab.Batubara kedepan yang lebih baik, transparan, bersih, demokrasi, berbudaya dan bermartabat. Satukan derap langkah yang seirama dalam membangun semoga sukses untuk menjadikan masyarakat Kab.Batubara yang sejahtera dan berjaya.(Jamilah)

APBD Batubara Sah, Pemprovsu Diminta Cairkan BDB

Lima puluh, SBN---APBD batubara tahun 2010 sebagaimana gonjang-ganjing selama ini dinyatakan sah oleh Kementrian Dalam Negeri RI melalui surat No : 903/4814/2010 atas nama Kepala Biro hukum Zudan Arif Fakhrullah yang diterima Pemkab Batubara, Senin (6/12).
Isi surat tersebut secara tegas menyatakan bahwa APBD H.Sofyan MM.SH di gedung DPRD Batubara-Lima Puluh, Rabu (8/12) disela-sela acara rapat paripurna istimewa memperingati HUT Batubara ke IV .dengan turunnya surat Kemandagri RI tersebut Pemprovsu sangat diharapkan untuk merealisasikan pencairan supaya dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam mengisi pembangunan pada kabupaten pemekaran dari Asahan itu. Pemprovsu diharapkan untuk merealisasikan APBD Batubara tahun 2010 meliputi Bantuan Daerah Bawahan (BDB) totalnya mencapai Rp 11,6 M sampai dana bagi hasil pajak ujarnya.semua ini patut dilakukan mengingat sudah mendekati akhir tahun supaya dana tersebut dapat dimanfaatkan dan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program yang di rencanakan,ini merupakan kado ulang tahun bagi rakyat Batubara, pungkasnya. (Jamilah)

Walikota Pematangsiantar Buka Rakorpem Upaya Peningkatan Internal Terhadap Kinerja SKPD

>> Achmad SofyanTanjung
PematangSiantar, SBN---Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) yang merupakan wadah dalam rangka pelaksanaan pengawasan internal Kepala Daerah dalam upaya peningkatan pelayanan kedinasan kepada masyarakat, yang juga merupakan forum penyampaian informasi, perintah/tugas/instruksi maupun hal-hal yang perlu mendapat penanganan khusus maupun segera yang belum tercover selama ini.
”Rakorpem yang dilakukan harus benar-benar di laksanakan” ujar Walikota Hulman Sitorus SE,saat memberikan arahan pada pelaksanaan Rakorpem yang didampingi Wakil walikota Drs.Koni Ismail Siregar, Kapolres kota Pematangsiantar,dan Kejaksaan Negeri Senin (13/12), sembari meminta keseriusan SKPD dalam menyelesaikan sejumlah persoalan yang muncul di masyarakat seperti masalah kordinasi dalam satu kegiatan yang jadwalnya pada waktu dan tempat yang sama, masalah GEPENG, masalah pedagang yang ada di jalan Patimurah depan SMA.N.4 dan di depan RSUD Djasamen Saragih,d an masalah keamanan dalam menyambut hari besar Natal dan Tahun Baru, serta khususnya dalam masalah kebersihan.
Masalah kebersihan harus ditingkatkan karena ini adalah suatu masalah terbesar bagi Kota Pematangsiantar, namun walikota berharap kepada masyarakat agar turut berpastisipasi dalam melakukan kebersihan, sebab tidak bisa pemerintah melaksanakan kebersihan tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat.
Selain itu Walikota Hulman Sitorus SE, menekankan kepada SKPD dalam melaksanakan tugas-tugas untuk lebih profesional agar terwujudnya Visi Misi kedepan menjadi Siantar Mantap Maju dan Jaya, serta terciptanya masyarakat yang sejahtera.
Dalam hal pelayanan kepada masyarakat Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Esron Sinaga menyampaikan Persentasi dalam pendataan penduduk di tiap kecamatan, dan walikota menyambut baik dengan di laporkannya persentase tersebut,serta menginstruksikan kepada Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil untuk turut membantu mensukseskan tiga program strategis nasional di bidang kependudukan yakni pemutakhiran data kependudukan, penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan penerapa KTP elektronik (e-KTP).oleh karena itu kepada seluruh camat agar benar-benar melaksanakan dalam pendataan tersebut sebap jangn di satuhari nanti Pemko Pematangsiantar menjadi terbelakang dalam melakukan pendataan ini.
Kapolres Pematangsiantar menjelaskan Atas masalah keamanan tersebut kita masi mengacu pada tahun-tahun sebelumnya sebagai mana yang pernah di laksanakan Operasi Lilin yang akan membuat personil dari berbagai macam elemen untuk mengantisipasi terjadinya yang tidak di inginkan yang dapat merugikan masyarakat,bangsah dan negara,dan kita akan buat pos-pos untuk menangani masalah keamanan tersebut
Sebelumnya Kabag Tapem M.Hamam Sholeh selaku Panitia melaporkan bahwa pelaksanaan Rakorpem yang dihadiri seluruh kepala SKPD kali ini merupakan rapat sebagai evaluasi dari seluruh kegiatan selama ini dan persiapan dalam pelaksanaan berbagai program kegiatan TA 2011 mendatang. Pelaksanaan rakorpem yang diadakan sebagai jembatan koordinasi di masing-masing SKPD terhadap sejumlah persoalan yang penyelesaiannya melibatkan lebih dari satu instansi di kota Pematangsiantar.

Kepedulian Tugas Keummatan jangan Diabaikan

Stabat, SBN---Pekerjaan sebagai penggali kubur merupakan hal yang mulia dan terhormat dan tidak semua orang mau menjalani profesi itu, karena lebih mengandalkan keikhlasan dalam bekerja. Pembinaan yang dilakukan lebih kepada upaya untuk meningkatkan dan menambah wawasan pengetahuan para penggali kubur agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan syariat agama secara benar. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu pada acara Pembinaan dan pelatihan Penggali Kubur di Ruang Pola kantor Bupati, Senin (13/12).
“Kepedulian terhadap tugas keummatan janan pernah terabaikan dan keikhlasn bukan berarti kita kehilangan rasa peduli,” ujar Bupati sebagaimana disampaikan Kabag Kesos H Sujarno Ssos, Msi. Selain itu, upaya merealisasikan visi Kabupaten langkat yang religius, dibutuhkan kebersamaan semua elemen masyarakat yang terlibat dalam urusan keummatan.
Bupati mengharapkan melalui kegiatan ini, moral para penggali kubur akan semakin lebih baik dalam menjalani profesi yang lebih karena penggilan nurani serta memberikan pengetahuan akan pelaksaan tugas yang sesuai dengan bimbingan agama.
Ketua DPRD langkat H Rudi Hartono Bangun SE dalam kesempatan tersebut menyambut positif kegiatan tersebut, sembari berharap agar para penggali kubur bekerja dengan ikhlas dan tidak pernah mengeluh. Pekerjaan tentunya akan bernilai ibadah menyangkut hajat kepntingan orang yang mengalami musibah dan sebagai manusia hidup dalam suasana saling menolong.
Kegiatan pembinaan terhadap para penggalai kubur menghadirkan narasumber antara lain Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten langkat Drs Amran, Ketua MUI HM Saleh Hamid, H Anwar Lufti Kalimantan, Drs Muktar Daud, Drs H Azhari Rasid, H Ramsyah, AR BA, Sujarno Ssos Msi dengan jumlah peserta 115 orang terdiri dari 5 orang utusan tiap Kecamatan se-Kabupaten Langkat. (zai)

Bupati dan Uspida Plus Simalungun Tinjau Ujian Penjaringan CPNS tahun 2010,1.805 Orang Tidak Ikuti Ujian

>> Hasanuddin Siregar
Simalungun, SBN---Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM bersama Ketua DPRD Binton Tindaon S.Pd dan unsur pimpinan daerah (Uspida), meninjau pelaksanaan ujian penjaringan Calon Pegawai Sipil (CPNS) di Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2010, Rabu, (15/12).
Dalam peninjauan ini, Bupati juga di dampingi oleh para pejabat di jajaran Pemkab Simalungun dan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik. Pelaksanaan ujian yang di tinjau oleh Bupati dan rombongan yaitu di Sekolah SMA Negeri Siantar dan SMP Negeri 1 yang berlokasi di Perumnas Batu VI, di Yayasan STAI UISU Pematang Siantar serta di SMP Negeri 1 Raya.
Sebelumnya, ketua pengadaan CPNS Drs Ismail Ginting M.Si (Plt. Sekda) dalam laporannya saat menerima berkas soal ujian di Aula Asrama SMA Plus Pamatang Raya mengatakan, sejak dibukanya penerimaan CPNS di Kab. Simalungun yang di mulai pada 22/11 s/d 04/12 yang lalu sebanyak 6.484 orang yang terdaftar, dari formasi yang dibutuhkan sebanyak 219 orang, para peserta yang terdaftar itu berasal dari dalam daerah maupun luar daerah Simalungun.
Untuk melaksanaan ujian penjaringan CPNS ini, Ismail mengatakan dilakukan pada 28 unit sekolah (327 ruangan) dan untuk pengadaan soal ujian, Pemkab Simalungun bekerjasama dengan ITB (Institut Teknologi Bandung).
Dalam kesempatan tersebut perwakilan ITB, Rosi Panhur mengatakan bahwa, pihaknya telah mengadakan soal ujian bagi pelamar CPNS di Kab. Simalungun yang di kemas dalam 39 Kardus yang di segel bergambar Garuda. Dimana, dalam satu kardus berisi 10 amplop, setiap amplop berisi 22 set soal ujian. Untuk Lembar Jawaban Komputer (LJK), pihak ITB mengemas dalan 4 kardus, setiap kardus berisi 100 amplop, setiap amplop berisi 22 lembar LJK.
Penyerahan soal ujian dan LJK dari pihak ITB kepada Pemkab Simalungun ini langsung di terima oleh Bupati Simalungun bersama Uspida yang dilanjutkan dengan penandatangan berita acara serah terima. Berita acara ini ditanda tangani oleh Plt Sekda selaku ketua pengadaan CPNS dan dari ITB. Sebagai saksi, yang juga turut membubuhkan tandatangan dalam berita acara itu, Bupati Simalungun, Kajari Simalungun Tri Subardiman dan mewakili Polres Simalungun AKP B Simarmata (Kapolsek Raya).
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutannya mengharapkan agar di dalam penerimaan CPNS ini, tetap menjaga kekondusifan daerah Simalungun. Oleh karena itu, dia menghimbau kepada panitia untuk melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. “Sampaikan soal dan LJK itu kepada semua peserta ujian”, katanya menambahkan.
Kepada para peserta, Bupati menghimbau agar mengejarkan soal tersebut dengan sebaik-baiknya. “Bersandarlah kepada Tuhan dan jangan bersandar kepada manusia. Jangan cari-cari Bupati atau jalan lain untuk dapat memenangkan, karena Tuhan punya rencana baik untuk anda dan bila Tuhan mengatakan lulus pasti lulus, namun kalau Bupati belum tentu, dan kalau tidak lulus jangan salahkan pemerintah daerah, tapi itu merupakan kemampuan anda”, tandasnya.
Usai memberikan kata sambutan, Bupati dampingi oleh Ketua DPRD, Uspida, Plt Sekda, para Asisten dan beberapa pejabat dijajaran Pemkab Simalungun memberangkatkan para petugas untuk membawa soal ujian dan LJK yang dikawal oleh pihak Polres Simalungun dan Satpol PP menuju sekolah-sekolah yang di jadikan tempat ujian bagi para CPNS.
1.805 Orang Tidak Hadir Ikuti Ujian
Pelaksanaan ujian penjaringan CPNS di Kabupaten Simalungun yang dimulai pada pukul 09.00 s/d 11.00 WIB, berjalan dengan tertib aman dan lancar. Ka BKD Kab. Simalungun Drs Garinsen Saragih dihadapan wartawan dari berbagai media di saat penyerahan LJK kepada ITB sebagai pihak yang dihunjuk Pemkab Simalungun untuk mengadakan soal ujian CPNS, mengatakan dari 6.484 jumlah pelamar Calon Pegawai Sipil (CPNS) di Kabupaten Simalungun tahun anggaran 2010, sebanyak 4.676 orang yang hadir mengikuti ujian penjaringan CPNS di daerah, dan yang tidak hadir sebanyak 1.805 orang.
“Hingga dimulainya pelaksanaan ujian penjaringan CPNS hingga berakhir, semuanya berjalan dengan tertib aman dan lancar, bahkan sampai penyerahan LJK kepada pihak ITB dan sampai pemusnahan soal ujian maupun sisa LJK situasi masih kondusif”, ungkapnya.
Pemusnahan soal ujian maupuan sisa LJK dilakukan oleh Bupati Simalungun diwakili Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Drs M Ikhsan Lubis bersama Danramil 14 Raya Kapt CZI P Naibaho dan Kapolsek Raya AKP B Simarmata dan disaksikan oleh perwakilan BKD Sumatera Utara Akhmad Fauzan, yang sebelumnya dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan LJK kepada ITB dan pemusnahan soal ujian dan sisa LJK.

Naskah Soal & LJK Ujian CPNS 2010 Tiba di Kantor Bupati Asahan

Kisaran, SBN---Naskah soal ujian CPNS 2010 bersama LJK (Lembar Jawaban Komputer) telah tiba di Kantor Bupati Asahan, Selasa (14/12) pukul 15.00 wib. Soal ujian CPNS ditempatkan diruang Kenanga kantor Bupati Asahan dijaga ketat dari petugas Polres Asahan dan Satpol PP Asahan ujian digelar hari ini Rabu (15/12) di Kab. Asahan pukul 09.00 wib, ungkap Ka.BKD Asahan Jhon Hardi Nasution melalui Sekretaris Edi Sukmana.
Pihaknya telah menjemput soal dan LJK untuk keperluan seleksi penerima CPNS 2010 di Asahan dari USU (Universitas Sumatera Utara) yang bekerja sama dengan Pemkab Asahan.
Soal dan LJK didistribusikan ke lokasi ujian yang berjumlah 46 sekolah terdiri dari SDN, SMPN, SMAN, SMKN yang ada diseputar Kec.Kisaran Barat dan Kisaran Timur.sebanyak 427 ruangan yang berada di 46 sekolah, setiap ruangan terdiri dari dua orang pengawas ujian, setiap lokasi ujian CPNS ditempatkan satu petugas Polres Asahan ditambah dengan Satpol PP, Pegawai Kesbang dan Linmas (Kesatuan Bangsa dan Pengendalian Masyarakat) Pemkab Asahan
Adapun jumlah naskah soal untuk DI 2 amplop sebanyak 40 set/Eksemplar, D II dan D III 193 amplop sebanyak 3860 Eksemplar dan S I 282 amplop (5640 Explr), sedangkan LJK sebanyak 9540 Explr.
Ujian dimulai pukul 09.00 wib sampai pukul 11.00 wib atau selama 120 menit dengan jumlah 100 soal dan jenis soal adalah Pilihan Ganda Berpariasi (PGB), ujar Edi.(Ms/Zp)

Drs.Taufan Gama Simatupang Canangkan Program Obit

Kisaran, SBN---Bupati Asahan Drs.Taufan Gama Simatupang diwakili Wakil Bupati Asahan Surya BSc canangkan program OBIT (One Billion Indonesia Tree) yang dipusatkan di SPP Negeri Asahan Rawang pasar V kec.Rawang Panca Arga kab.Asahan, Jumat (10/12).
Acara dihadiri para Camat se kab.Asahan, para kepala desa.tokoh agama/masyarakat serta undangan lainnya.
Wabup surya membacakan sambutan Bupati Asahan menjelaskan,sesuai dengan perjanjian pasangan Taufan-Surya pada kampanye lalu ada 17 pilar dan 37 kegiatan diantaranya, program pemeliharaan sungai dan hutan untuk kehidupan, janji kami itu,sambungnya sejalan dengan OBIT yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sesuai dengan isu pemanasan global dan kesepakatan RI dengan Norwegia yang akan menurunkan emisi gas rumah kaca/gas karbon 20- 46 %, karenanya Pemkab Asahan akan menanam 100.000 pohon.
Didampingi unsur muspida Asahan, Surya menyerahkan bibit sambungan mangga secara simbolis, juga melakukan penanaman perdana bibit pohon tembesi disekitar perkarangan sekolah pertanian
Kades Rawang pasar IV Ruslin salah satu perwakilan yang menerima bantuan bibit secara simbolis.Daerah ini memang cocok untuk budidaya mangga,ungkap Ruslin.(Ms/Zp)

Bupati Menilai Tiga Ranperda Asahan Akan Segera Dibahas Pihak Legislatif

Kisaran, SBN---Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP menilai bahwa tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Asahan akan segera mendapat pembahasan dari pihak legislatif, penilaian tersebut dilihat dari delapan pandangan umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Asahan.
“Setelah saya membaca dan mencermati butir-butir pandangan umum yang disampaikan delapan fraksi disimpulkan bahwa tiga Ranperda dapat dilakukan pemabahasan lanjutan antara eksekutif dan legislatif, terang Taufan dalam sidang paripurna atas jawaban Bupati Asahan terhadap pandangan umum anggota DPRD Asahan, digedung dewan setempat.
Bupati menerangkan bahwa yang dipergunakan sebagai pengganti naskah akademik disadari masih memiliki kekurangan dan akan terus dilakukan koordinasi serta konsultasi dengan pemerintah berkaitan dengan sistematika penulisannya, sehingga dimasa yang akan datang penggunaannya dalam pengajuan sebuah Ranperda mampu memberikan penjelasan secara filosifis, sosiologis dan yuridis. (Ms/Zp)

Masyarakat Sedang Sari Konsumsi Air Sungai

Kisaran, SBN---Masyarakat kelurahan Sendang Sari Kec.Kisaran Barat kabupaten Asahan ataupun daerah yang berada di sudut kota berdekatan dengan pinggiran sungai masih mengkonsumsi air aliran sungai Silau yang mengalir membelah kota tersebut. Sementara sistem air bersih melalui PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Silau Piasa Asahan belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Pemerhati lingkungan Zasnis Sulung mengatakan, warga sekitar telah lama berharap kepada pemkab Asahan untuk segera memperbaiki fasilitas air bersih, pasalnya kondisi air sungai keruh dan bercampur limbah industri pabrik disinyalir tidak layak di konsumsi,juga akan mendatangkan penyakit kulit, gatal-gatal dan penyakit lainnya.
Masyarakat sangat mendambakan air bersih,karena akibat mengkonsumsi air sungai sungai yang mengalir, tidak sedikit anak-anak menderita sakit kulit dan sebagainya,ungkap Zasnis. (Ms/Zp)

Bangunan Aspal di Kecamatan Aek Kuo Menjadi Bahan Pertanyaan Warga

Labura, SBN---Terkait pada pemberitaan edisi minggu yang lalu mengenai proyek pengaspalan yang sudah terlaksana di Kecamatan Aek Kuo, yang diberitakan media Koran ini pada edisi yang lalu.
Hal ini jadi pertanyaan tokoh masyarakat Dusun I Desa Padang Maninjau juga segenap elemen masyarakat Kecamatan Aek Kuo, tentang kunjungan dari dewan DPRD Labura dari komisi C guna turun survey ke titik proyek pengaspalan yang sudah dikerjakan. Baru-baru ini wartawan kota ini menerima komentar dari masyarakat Kecamatan Aek Kuo yang identitas nya tak mau ditulis di media ini, mengatakan semestinya dewan rakyat dari Komisi C segera terjun ke lokasi pengaspalan yang sudah dikerjakan untuk membuktikan kebenaran yang telah diberitaan media ini.
Selanjutnya DPRD Komisi C bisa mengetahui apakah pengaspalan yang dikerjakan itu sudah benar-benar sesuai denag bestak nya. Dan apakah jalan–jalan yang sudah dikerjakan pengerasannya yang telah mendapat ketetapan dana APBD tahun 2010 ini sudah semua terlaksana pengaspalannya.
Hal ini semua harus diperiksa baik dari dewan Komisi C juga dari Dinas PU dan Pemda Labura. Mengenai perawatan pengaspalan yang sudah ada, apakah sudah terlaksana dengan benar seperti Desa Aek Korsik sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Aek Kuo dari pangkal desa banyak terdapat lubang-lubang yang lumayan besar pada badan jalan aspal jalan utama desa tersebut.
Semua itu sangat mengancam keselamatan pengguna jalan, ini fakta bahwa tida adanya perawatan pada aspal terdahulu. Sehingga kondisi nya saat ini benar-benar sangat memprihatinkan. Di sisi-sisi lain warga Desa Padang Maninjau mohon pada pemerintah Labura, kiranya agar segera pada tahun 2011 mendatang segera melanjutkan pengaspalan pada jalan utama desa kami yang saat ini kondisinya hancur sangat menyedihkan keadaannya.
Kondisi jalan kami benar-benar membahayakan warga yang menggunakannya, demikian komentar warga Desa Padang Maninjau pada wartawan. Pada hari yang sama wartawan media ini juga sempat bertemu dengan anggota dewan DPRD Labura dari Komisi C guna konfirmasi. Sonari anggota dewan Komisi C mengatakan kepada wartawan beliau menghimbau agar semua anggota dewa DPRD yang berada di Komisi C agar segera turun ke lapangan untuk memantau langsung pada titik-titik proyek yang telah dikerjakan di daerah Labura/kecamatan dan pelosok desa. Papar Sonari pada wartawan lalu menyudahi konfirmasinya. (Waluyo/Ahmad)


Silaturahmi dengan Wartawan dan LSM di Wilayah Sibolga – Tapteng Walikota Sibolga Jumpa Pers di Hotel Marsada Sibolga

Sibolga, SBN---Pada tanggal (11/12) pukul 19:30 WIB Walikota Sarfi Hutauruk dan Wakil Walikota Marudut Situmorang memasuki ruangan yang didampingi Kabag Humas Pemko Sibolga dan ajudan Walikota.
Langsung saja Walikota, Wakil Walikota dan semua Wartawan dijamu dengan makan bersama. President Hotel Marsada Hotland Nainggolan juga turut mengadiri jumpa Pers tersebut. Sambil menikmati makan dan minuman ; penyanyi dari Pemko menghibur dengan mempersembahkan lagu – lagu Nostalgia melalui suara merdunya.
Sambutan dari Kabag Humas Dt. Tamba yang dilanjut setelah itu pengarahan dari Walikota Sibolga Drs.Sarfi Hutauruk dengan salam pembuka horas, jahobu, manjuo-juo begitulah ramah - tamah sapaan dari Walikota, lebih khusus sapaan itu ditujukan kepada seluruh insan Pers dari berbagai media dan SLM yang mengadiri Silaturahmi ini.
Pada malam hari ini kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa sehingga kita dapat hadir disini, dalam Silaturahmi yang pertama, dalam priode kami bersama Bapak Marudut Situmorang sebagai Wakil Walikota Sibolga yang dimana kami baru dilantik.
Acara ini tidak begitu formal, hanya silaturahmi, makan malam, nasi goreng dan mihun goreng, namun masa yang akan datang kita akan adakan semeriah mungkin jadi ini lah waktu yang bisa kami adakan Silaturahmi ini karena 2 alasan yakni, begitu dilantik 1 minggu kita mengadakan silaturahmi dengan insan Pers dan Silaturahmi dengan tokoh – tokoh masyarakat, pemuda, Agama. bukan itu saja kami di hadapkan dengan Hari Raya pada bulan September kemarin, saya juga menghadiri pertemuan orentasi di Departemen dalam Negeri. Jadi ini lah waktu kita yang tepat kita boleh dapat berkumpul malam ini.
Dalam sambutannya Sarfi mengatakan beliau pernah menjadi Wartawan. Mudah-mudahan yang terjadi di Tapteng nanti tidak ada coret-mencoret. Saya serius berpasangan dengan Marudut. Dulunya saya tidak pernah mengenal yang namanya Marudut Situmorang tetapi yang saya kenal adalah dengan Mertuanya. Yang mempertemukan saya dengan Marudut bukan Mertuanya, tetapi orang lain yang mempertemukan kami. Marudut saya lihat cool, dingin wajahnya kayak bintang film India. Dua kali pernikahan anak Sahat Panggabean saya hadir, dulu Marudut masih Camat. Marudut dulu tidak pernah menyodorkan diri namun kami alami, seperti air mengalir, maka langsung kami jadian menjadi pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga. Tidak ada pembicaraan dari antara kami bagi-bagi bagian nya masing-masing. Yang kami bicarakan Visi – misi yakni, administrasi kependudukan; KTP, Akte kelahiran, Kartu keluarga harus gratis dan diselesaikan paling lama 7 hari pengawasannya langsung di bawah Walikota, rapat itu diadakan dipancuran gerobak dimana yang kita terapkan di Kecamatan Kota adalah KTP online, Sektor Kesehatan. Jangan ada lagi pada masyarakat yang ditolak berobat. Yang penting tangani dulu, kemudian tangani surat miskin. Dirumah sakit pun ini harus diterapkan. Ternyata RSU L Tobing pasiennya ternyata orang Tapanuli Tengah yang ditolong. Dibenak saya RS Sibolga harus bisa melayani masyarakat Tapteng, RS Tapteng harus bisa melayani masyarakat Sibolga. Maka akan makmur lah Negeri ini tidak ada lagi zaman Global ini orang yang tidak membangun kemiskinan atau mengubah kemiskinan menjadi makmur. Kalau teori ekonomi, kalau kita melempar batu / membangun akan berdampak kesemua daerah di Sibolga – Tapteng. Sektor Ekonomi, tidak lagi bangunan horizontal karena wilayah kita sempit, tapi kita harus bangun secara vertikal. Mudah –mudahan pemerintah dapat memberikan sedikit daerah nya ke Pemko.agar bisa pembangunan terlaksana. Jika tidak terjadi kami akan ke Jakarta menghadap Menteri. Untuk kita adakan pembangunan rumah susun daerahnya mungkin parombunan.381 Miliar APBD tahun 2011. Di Parombunan akan diadakan uji lalu lintas agar tertib lah kota Sibolga yang sempit ini kemudian kita akan melakukan pengamanan pantai akan kita perhatikan di Ujung Sibolga. Kualitas pendidikan akan ditingkat kan lebih lagi. Di bidang-bidang lain juga seperti kredit usaha rakyat, pengantar modal usaha, usaha kecil.kami tidak menawarkan yang muluk-muluk, kemampuan kami terbatas, kemampuan luas daerah kita terbatas. Kita tidak menjanjikan Gedung pencakar langit. Kita hanya perhatikan impian seluruh rakyat untuk meningkatkan ekonomi rakyat.
Kami butuh bantuan saudara-saudara seperti kritikan, karikatur atau SMS ataupun dalam bentuk-bentuk yang sifatnya membangun
Tidak mungkin kita saling mengancam. Wartawan kerjanya menulis, untuk memberikan info kepada masyarakat. Jika ada yang kurang baik tolong beritahukan. Tapi jika ada yang baik tolong beritahukan. Tetapi yakin dan percayalah kami akan menjaga komunikasi kita yang baik. LSM juga begitu berikan kritik dan saran. Dalam bahasa yang santun dalam subtansi yang baik. Ini lah saran kami dalam jamuan silaturahmi kami malam ini bagi Sibolga yang berbilang kaum.
Saya menyampaikan : Selamat Natal 25 Desember 2010 dan Tahun Baru 1 Januari 2011. Semoga dapat memberikan kelancaran dimasa yang akan datang setelah Natal ini. Diakhir acara ini Marudut melantumkan lagu merdu dan Wartawan mengikutinya. (John Siahaan,S.Th)

Pj. Bupati Madina Ir. H. Aspan Sopian Batubara Tinjau Pelaksanaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS D)

Madina, SBN---Pj. Bupati Mandailing Natal Ir. H. Aspan Sofian Batubara meninjau pelaksanaan ujian tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS D) di beberapa lokasi sekolah di Panyabungan, Rabu (15/12) dari 28 lokasi yang sudah ditetapkan panitia.
Pelaksanaan ujian di tinjau Pj. Bupati Madina, Ir. H. Aspan Sopian Batubara di dampingi Ketua DPRD As. Imran Khaitamy Daulay, SH, Kapolres AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Irwan Ependi, SH, MH, Kajari Danang Purwoko Adi Suseno, SH, Dandim di wakili Danramil Panyabungan Kapten Inf. Dahler Daulay, Sekdakab Gozali Pulungan, SH, MH, Kaban BKD Asrul P. Daulay, Kabag Humasy Taufik Lubis, SH, MM dan sejumlah pejabat lainnya.
Dari 5.086 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS D) yang terdaftar di Madina, 684 diantaranya tidak hadir dan hal ini tidak diketahui penyebabnya, yang hadir hanya 4.402 peserta, hal ini disampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah Kab. Mandailing Natal, melalui Kabag Humas M. Taufik Lubis, SH, MM usai peninjauan.
Empat lokasi ujian yang ditinjau Muspida Plus, yakni SMKN 1 Panyabungan, SMAN 1 Panyabungan, SMAN Plus Madina dan SDN 147890 Parbangunan Panyabungan seperti halnya di SDN 147890 Panyabungan, satu ruangan seharusnya di isi enam peserta dari formasi guru fisika SMP, namun yang hadir hanya dua peserta.
Selanjutnya Kabag Humasy Taufik Lubis, SH, MM mengatakan, selesai ujian, semua berkas soal akan dimusnahkan di komplek perkantoran bukit payaloting Panyabungan dengan disaksikan perwakilan BAKN, BKD Sumut, BKD Madina, Inspektorat Madina, Kepolisian. Dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) akan di kawal kepolisian hingga ke Medan untuk seterusnya diterbangkan menuju Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. (HH)

200 An Unjuk Rasa Ke Kantor KPUD Tapteng Tuntut Usut Ijazah Calon Bupati Tapteng Dina Riana Samosir

Tapteng, SBN---Hari Jumat 10 Desember 2010 pukul 10 pagi, Sekira 200 an pengunjuk rasa yang mengatas namakan suara rakyat Kabupaten Tapanuli Tengah menuntut KPU Daerah Kab. Tapteng untuk mengusut Ijazah salah satu Balon Bupati yang diduga bermasalah atas nama Dina Riana Samosir yang saat ini selaku Istri Bupati Tapteng Drs. Tuani Lumban Tobing. Namun sore harinya pun kembali berunjuk rasa ke kantor KPUD Tapteng, namun jumlahnya sudah mulai berkurang, karena unjuk rasa waktu pagi pihak KPUD Tapteng tidak ada berkantor.
Pasalnya bermasalahnya Ijazah salah satu calon Bupati Tapteng tersebut seperti terlihat seperti di ijazah SD STRADA ST.IGNATIUS TANJUNG PRIOK di Jakarta tertanggal 9 Desember 1972 yang ditanda-tangani oleh Kepala Sekolahnya : Frans Borgias Da Lopez dengan Nomor induk 457. Namun Nama calon Bupati Tapteng tersebut bertuliskan DINNA RIANNA SAMOSIR dan bukan nama DINA RIANA SAMOSIR seperti tertera di dalam Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) pada SMP Strada Santo Fransiscus Xaverius II dengan nomor induk 0519 yang beralamat di Jalan Deli No.20 Tanjung Priok. Ijazah tersebut diterbitkan pada tanggal 8 desember 1975. STTB tersebut ditanda-tangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan FX. Suharno. Artinya antara Ijazah SD dengan SMP atas nama Dina Riana Samosir berbeda huruf.
Namun tidak kalah menariknya seperti apa yang tertera di sebuat lembaran kertas bergambar “Muka Binatang” yang bertuliskan “ Wahai kawan-kawanku…, Aku ingin Istriku Dapat menggantikan Aku Jadi Penguasa !. Dan… Aku Sudah Siapkan 1001 macam Akal Busuk Untuk mencapainya !. kemudian dibagian bawah bertuliskan : “Wahai orang-orang yang menghalangi aku…, Kamu akan melihat bahwa TIPU MUSLIHAT AKU akan mampu melahirkan berbagai keanehan Bin Keajaiban, untuk memuluskan jalan bagi istriku menuju singgasana KEKUASAAN”. Selebaran tersebut disebarkan oleh anggota pengunjuk rasa.
Di dalam pernyataan sikap pengunjuk rasa tersebut juga memintak kepada Ketua KPUD Provinsi Sumut untuk mengambil alih kepemimpinan KPUD Tapteng dalam melaksanakan Pilkada Tapteng, karena KPUD Tapteng sejak melakukan tahapan Pilkada sudah terbukti melanggar UU KPUD Tapteng Nomor 9 tahun 2010 tentang tahapan Pilkada. Adapun Koordinator Unjuk Rasa adalah Abdul Rahman Sibuea.
Pengunjuk Rasa tersebut terdiri dati berbagai eleman baik Ormas maupun LSM seperti FLM, PD IPM TAPTENG, GMPI TAPTENG, ANGKATAN MUDA ISLAM INDONESIA, PC. PEMUDA MUHAMMADIAH SIBULUAN KEC. PANDAN, LSM PEDANG KEADILAN DLL. (Tim).

DPRD Asahan Bahas Hasil Reses Setiap Dapem

Kisaran, SBN---Berbagai persoalan ditemukan oleh delapan tim yang berasal dari daerah pemilihan (Dapem) masing-masing penemuan tersebut tersebut terdengar saat para anggota dewan menyampaikan hasil resesnya di sidang paripurna DPRD Asahan yang dihadiri Bupati Asahan
Diantaranya persoalan yang disampaikan mengenai mutu dan kwalitas proyek di Asahan masih diragukan, maraknya perjudian, sampah yang masih berserakan dan berbagai persoalan lainnya yang disampaikan oleh juru bicara dari setiap Dapem.
Terkait dengan kwalitas proyek yang ditemukan oleh Dapem lima yang disampaikan dalam sidang paripurna. Setelah melakukan monitoring dan evaluasi proyek/kegitan fisik anggaran 2010 yang sudah berjalan secara umum dapat disampaikan bahwa pengerjaannya dinilai rendah kwalitas dan kwantitas.
Juru bicara Dapem satu Rudi Hartono menerangkan, judi telah meresahkan masyarakat, maka kami berharap ini menjadi perhatian yang serius kepada pihak aparat, namun aparat jangan menangkap pembelinya saja, melainkan bandar dan penjualnya, ujar Rudi. (Ms/Zp)


Pengurus PAC PP Kec NA IX-X Adakan Bakti Sosial Perawatan Jalan

Labura, SBN---Dalam rangka untuk kelancaran arus lalu lintas desa, pengurus PAC Pemuda Pancasila (PP) NA IX-X menerapkan inisiatif nyata dengan motto sedikit bicara tapi banyak bekerja, pada tanggal 10/12 pengurus PAC yang di ketuai AUNG MUNTHE dan Wakil ketua Abdul Gani yang beberapa hari yang lalu terpilih sebagai ketua PSSI Labura beserta Sekjen Norman Siregar dan tokoh masyarakat marga Hasibuan, mengarahkan rekan anggota PAC PP meratakan / memperbaiki jalan Simpang Panigoran menuju ke Padang Halaban, yang badan jalan selama ini rusak parah, kalau musim hujan seperti kubangan kerbau.
Untuk mengatasi kondisi jalan ini ketua dan Wakil ketua dan Sekjen, mengadakan koordinasi dengan manager PKS Merbau Jaya Indah Raya (MJIR) IR. Toni beserta humas dan manager PT.Torganda Iwan Hasibuan dan PT. Smart Tbk Padang Halaban Manager Ruslianto, BBA dan PT. Era Sawit Sejati Manager Deden Kosasih dalam hal perbaikan jalan simpang Panigoran hingga plang pertama PT. Smart Padang Halaban ± 3 Km menghasilkan kesepakatan perusahaan PKS MJIR 10 truck batu pitrun PT.Torganda 10 truck. PT. Smart Tbk Padang Halaban 250 ton pitrun
Dalam bakti social PP Na IX-X bersama-sama dengan masyarakat akan memperbaiki jalan ini dan program bakti social ini akan berlanjut. Pemuda pancasila dan masyarakat sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah membantu untuk kelancaran jalan yang sudah amburadul, sekali lagi PP sangat salut kepada ke 4 perusahaan yang telah memberikan bantuan untuk kelancaran arus lalu lintas desa , semoga kita dapat bekerja sama yang baik demikian ungkapan sekjen PAC PP NA IX-X kepada Wartawan Media ini yang langsung di saksikan ketika pengurus dan anggota PP memperbaiki langsung jalan jalan yang rusak parah tersebut.(Waluyo/Suyono)

Dinas Perindag Kab Mandailing Natal Lanjutkan Pembangunan Pasar Naga Juang 2010

Madina, SBN---Pasar NAGA Juang Kabupaten Mandailing Natal (MADINA) beberapa bulan lalu telah diresmikan/dioperasikan para pedagang yang telah terdaftar di Dinas Pasar Kab. Madina sesuai dengan aturan pedagang yang ada pada Perda Madina.
Pasar Naga Juang yang tak jauh dari Ibu Kota Kabupaten yang jaraknya + 15 Km pada mulanya pembangunan pasar tersebut hanya berbentuk Los alias belum ada Kios-kiosnya, pada saat peresmian beberapa bulan lalu oleh Dinas Perindag Kab Madina Drs. A. Ansari Nasution mengatakan pembangunan pasar tersebut masih dalam uji coba kelayakan dan pembangunannya akan berkelanjutan, sejak dioperasikannya pasar tersebut oleh Dinas Pasar Kab Mandailing Natal ternyata Pasar Naga Juang sudah selayaknya diadakan pembangunan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kecamatan Naga Juang dan kecamatan sekitarnya terutama pada bagi pedagang, sesuai dengan rencana pembangunan dilanjutkan dengan membangun kios-kiosnya sejumlah 12 unit (lokal) dan pekerjaan tersebut dimulai pada tanggal SMDR 24 September 2010 sampai dengan 21 Desember 2010 sebagai pelaksana bangunan dipercayakan oleh Dinas Perindag kepada SV. TOR SIMANGKUK, Sumber dana dari DPDF dan PPD dengan jumlah dana Rp
447.980.000,-.
Berdasarkan pemantauan SBN Madina Harmein Harahap bangunan tersebut hamper rampung (+ 80% )pada saat SBN memantau tanggal 14 Desember 2010, kemudian pada tanggal 16 Desember 2010 Wartawan SBN menjumpai Kadis Perindag di ruang kerjanya mempertanyakan keberadaan Pembangunan Lanjutan Pasar tersebut beliau mengatakan sesuai dengan peraturan SBN bangunan Pasar Naga Juang sudah hampir rampung dan telah mencapai 80% kata beliau sambil mengatakan kiraanya kepercayaan yang diberikan kepada CP. TOR SIMANGKUK dapat menyelesaikannya dengan baik tepat waktu sebelum akhir penutupan anggaran dan selanjutnya beliau berharap kepada pengelola pasar nantinya dapat mengoperasikan Pasar tersebut demi untuk peningkatan perekonomian Masyarakat Kec. Naga Juang pada khususnya, umumnya kepada para pengguna Pasar dan begitu juga dan pemeliharaan Pasar tersebut mari bekerja sama dalam menjaga memelihara kebersihan pasar tersebut yang jelas Pasar ini nantinya bisa menjadi peningkatan perekonomian masyarakat dalam berbagai bentuk dagang.
Kadis Perindag Drs. A.Ansari Nasution memohon saling kerja sama antara pemda dengan seluruh elemen mayarakat Naga Juang demi kesuksesan Pasar Naga Juang, dalam pengoperasiannya oleh dinas pasar dapat mengkelola dengan baik demi pendapatan daerah yang positif kata beliau. (HH)

Soft Opening Museum Batak di TB Centre Balige

Balige, SBN---Perencanaan pembangunan Museum Batak oleh TB Silalahi, sekaligus selaku ketua dewan pembina kegiatan tersebut hari ini Sabtu (18/12) dilakukan soft opening dan hal ini dilaksanakan sebagai awal kegiatan pengembangan budaya khususnya budaya batak dan nantinya peresmiannya oleh Presiden RI pada tahun depan,dan bukan hanya disitu saja namun yang lebih dipentingkan adalah mempertahankan nilai budaya tersebut, khususnya budaya batak.
Dalam kegiatan tersebut yang diawali pengenalan karate Toba Samosir binaan Biduan Siahaan yang sudah berkiprah pada tingkat internasional kepada para undangan disuguhkan berbagai atraksi yang memikat dan mendapat sambutan khusus dari para undangan sekaligus penyampaian piala karate kepada Pemkab Tobasa yang diterima wakil bupati Liberty Pasaribu, pertanda olah raga dikabupaten ini akan lebih digiatkan serta akan mendirikan departemen khusus untuk olah raga dimana hal itu sebelumnya belum ada.
Dan kegiatan tersebut dilanjutkan pada inti soft opening dipelataran gedung TB Centre, dihadiri undangan dari tingkat pengusaha hingga pada tingkat pemerintahan daerah dan pusat, dan pada kesempatan tersebut turut dihadiri sekretaris kabinet Lambock Nathan,Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Pangdam Bukit Barisan Leo Siegers,Direktorat museun Intan Mardiana,12 Bupati se kawasan Danau Toba juga para anggota DPRD, tidak ketinggalan Parlindungan Purba selaku anggota DPD dan Lundu Panjaitan sesepuh dari Tapanuli.
Pada kesempatan tersebut Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyampaikan dalam kata sambutannya ”Museum bukan hanya sebagai tempat akhir perjalanan benda-benda masa lalu yang harus mendapat perawatan dan pemeliharaan sehingga lestari, namun museum juga sebagai tempat agar informasi tentang benda koleksi tersebut harus disampaikan atau disebar luaskan kepada masyarakat luas untuk kepentingan belajar,pendidikan dan berdialog”.
Sementara dalam sambutan Wakil Gubernur Sumatera Utara menyampaikan Dalihan natolu (silsilah adat batak) yang lebih mementingkan kerukunan dari segalanya, perlu ditingkatkan sehingga terwujud pembangunan masyarakat seutuhnya khususnya di daerah Sumatera Utara ini, dan saya bangga apa itu yang dinamakan adat Batak semua mengarah kepada persatuan dan kesatuan, dan kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kunjungan pameran benda kuno dan saat ini langkah, seperti disampaikan TB Silalahi yang sekaligus pemandu para pengunjung bahwa kelangkaan benda-benda tersebut sangat perlu untuk dilestarikan dan dipertahankan, sekalipun keberadaan museum ini sudah tergolong moderen namun arasemennya mengarah pada kemiripan yang sebenarnya.
Kegiatan tersebut seperti disampaikan ketua pelaksana Masrina Silalahi,bahwa museum ini didirikan pada lahan seluas 5 Ha yang terbagi 4 level dilengkapi dengan peralatan serba moderen, berbagai kegiatan dilakukan untuk menghibur para undangan, tari dari SMU N 2 Balige dan tumba dari sekolah tingkat dasar menampilkan SD Fransiskus Katolik, SD Negeri Lumban Gorat, SD Negeri VII Balige, SD Mutiara,SD Negeri V Balige, SD HKBP 2 Balige. Kegiatan tersebut dilanjutkan pemilihan ucok dan butet dan sebagai pemenangnya akan mewakili Tobasa pada tingkat provinsi.(PS)

BPM, P & KB Nagan Raya Adakan Pelatihan Penguatan Kapasitas Penyelengaraan/Pelaku PNPM-MP/Tugas Pokok PNPM-MP

Nagan Raya,SBN—Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), P&KB, Kabupaten Nagan Raya Rabu (15/12) adakan pelatihan Penguatan kapasitas Penyelengaraan/pelaku PNPM dan Tugas Pokok PNPM-MP yang di pusatkan di aula lantai dua Kantor BPM, P&KB, turut hadir dalam acara tersebut Bupati Nagan Raya, para Camat dalam Lingkup Kabupaten Nagan Raya, Fascab, Fastekab, Faskeu PNPM Mandiri Perdesaan, PJOK, UPK Kecamatan dalam Kabupaten Nagan Raya, Nara Sumber dan peserta Pelatihan dalam kabupaten Nagan Raya.
H Said Azman SH Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPM,P&KB) Kabupaten Nagan Raya dalam sambutannya adapun dasar menyelenggarakan ini keputusan Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Nomor.4142.2 / 753 / PMD /Tahun 2010 tentang petunjuk teknis pencairan dan penggunaan dana PNPM-MP melalui UB dan TP Lingkup Ditjen PMD Kemendagri tahun 2010 tanggal 19 februari 2010 dan keputusan Bupati Nagan Raya Nomor.411.2 / 180 /SK / 2010 tentang pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) kabupaten Nagan Raya tahun 2010.
Said Azman kembali menambahkan maksut dan tujuan mengadakan pelatihan ini untuk meningkatkan Sinergisitas program dan kegiatan pemberdayaan masyrakat gampong dengan membangun komitmen bersama untuk lebih meningkatkan kapasitas kelembagaan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah gampong di daerah dalam rangka percepatan penangulangan kemiskinan, peningkatan kemampuan dan kemandirian juga untuk mengimformasikan berbagai kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat gampong yang di kembangkan antara kebijakan dan program pemerintah pusat dan daerah dalam bidang premberdayaan pemerintah gampong agar dalam pelaksanaanya dapat dikelola secara tertintegrasi, efektif dan efesien serta memberikan kontribusi bersama dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat tambahnya, namun untuk keseluruhan peserta sebanyak 48 orang yang terdiri dari para camat 8 orang, PJOK dalam kabupaten 8 orang, para fasilator kacamatan (FK) 8 orang, Unit pengelola kegiatan (UPK) 8 orang, jajaran BAPPEDA kabupaten Nagan Raya 1 orang, jajaran DPPKAD 1 orang, jajaran Inspektorat 1 orang, Para Kabid pada BPM, P&KB 6 orang, bendahara PNPM-MP 1 orang dan Staf Bidang PM pada BPM, P&KB 3 orang.namun untuk Materi yang akan di bahas yaitu tentang Fungsi dan wewenang BPM, P&KB mengenai Pemberdayaan Masyarakat, Kebijakan Pokok dan peran pelaku PNPM-MP, Alur tahapan dan pengendalian kegiatan, pengelolaan pembangunan Partisipatif dan Rencana kerja Tindak lanjut,dan untuk para peserta disediakan uang saku dan di berikan Transportasi untuk setiap peserta yang di bebankan dananya pada Anggaran (APBK) Nagan Raya Tahun 2010 tambahnya. (ZL)



Suhu Politik Kabupaten Aceh Tenggara Mulai Memanas
• Raidin Pinem Akrab Disapa Barack Obama
• Nawi Sekedang Walau Ditawarkan Jabatan Sekda Raidin Akan Tetap Maju

Kutacane, SBN---Nama Drs Raidin Pinem M,AP pada akhir- akhir ini dijuluki Barack Obama. Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Telematika itu usia muda tapi tangkas membuat para simpatisan mengalir dukungan lewat kata “ Bupati terpilih untuk 2012 “ dari Pengusaha kecil yakni Parengge hangat membicarakan “ Kami sekeluarga akan memilih Raidin Pinem Menjadi Bupati “.
2012 yakni Juni dijadwalkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dan 3 bulan sebelum Juni jabatan Bupati harus diletakan bila ianya mencalonkan diri pada panggung Politik. Dan pada saat itulah masyarakat berhak menggarisbawahi siapa kandidat yang difigurkan, tapi lebih 3 tahun ini masyarakat menanti janji Bupati yang belum ditunaikan hingga sampai saat ini.
Pendukung berbisik “ benar H. Raidin Pinem ni maju pada Pemilukada 2012 mendatang ? jangan – jangan jadi Sekda ianya mengundurkan diri yang akhirnya dukungan Komponen masyarakat sirna ditelan ombak samudera kesana tidak jut, kesini di jut- jut dan pertanyaan ini perlu pedomani agar para pendukung tidak terjerumus lewat kata “ Amangoi Hatcit Nai “
Surat hati pendukung memancar akan menumpang perahu baru dan grogi menumpang kapal bekas, sebab kapal tersebut diragukan akan tenggalam di tengah laut yang mengakibatkan karam menunggu. Justru itu takut menumpang kapal bekas lebih baik menumpang perahu asal baru, dan ada baiknya para pemimpin itu diberi hanya 1 periode, tegas pendukung.
Dan begitu juga untuk Balon Bupati yang difigurkan yakni Drs Raidin Pinem jika nanti sudah memimpin periode 2012 – 2017 cukup 1 periode dan jangan diharap untuk 2 periode, sebab itu banyak tantangan, 1 periode sistemnya macam, periode kedua sifatnya buaya, macam- memangsa mangsanya separuh masih ditinggalkan tetapi buaya memangsa mangsanya ludes hingga bulu- bulunya, ini perlu disarankan public.
2011 sudah diambang pintu, kalender Drs. Raidin Pinem,MAP terpampang pada dinding rumah. Para sanak family, anak yatim piatu, berkata siapa yang rangkul kita ke situ juga barisan kiita “ dan itu tidak bisa ditawar- tawar didasari utang emas dapat dibayar tetapi utang budi dibawa mati.
Nawi Sekedang, SE Ketua LSM Lembaga Anti Korupsi Aceh Tenggara ( Lankgar ) selaku juru bicara Drs. Raidin Pinem, MAP, Jum’at (17/12) diruang kerjanya menjelaskan seputar adanya isu penawaran Jabatan Sekda untuk Raidin itu sama sekali tidak benar, yang benar kata Nawi kalau pun ada tawaran itu itu boleh-boleh saja tapi amanah rakyat Raidin Pinem akan maju dalam Panggung Politik untuk merebut BL 1 H / Istana Pendopo .
Justru itu, kalau ada oknum-oknum mencetuskan yang macam-macam itu bukanlah sebagai penentu dan itu bukan mengembangkan semangat atau pun menjatuhkan naluri. Saya selaku juru bicara Rahidin Alias Obama mengetahui bagaimana itu politik, dan tidak segampang membalikan telapak tangan, amanah rakyat itu mendorong dirinya akan maju konon lagi adanya tawaran Sekda itu tidak benar tetap akan maju tegas Nawi.
Tetapi, lanjut Nawi mencari seorang sesosok Pimpinan bukanlah hal yang gampang, apabila lagi kita bisa melihat situasi pada lingkupo birokrasi di Kabupaten Aceh Tenggara satu hak problema utama yang dapat menimbulkan keresahan oleh Jabatan, satu hal jabatan itu bukanlah hak warisan dan tidak perlu haus jabatan.
Kita masih butuh mempunyai seorang pemimpin yang bijaksana dan memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak, dan bukan malah menbohonginya masyarakat saat ini bebas memberi asperasi atau menentukan haknya dalam menentukan apa yang menurut dirinya baik dan benar.
Demokrasi yang berjalan saat ini tak ayal memaksa masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menentukan pilihan dan tidak ada diskriminasi terror atau ancaman. Mari kita pelihara kedamaian lugas dan tangkas agar bumi Sepakat Segenep Agara sebutan Tanah Alas Tanoh Metua h tampak cemerlang.
Kendatipun demikian, selamat hari natal 25 Desember 2010 dan Tahun 1 januari 2011. Mari kita berbagi suka dan ria terhadap mereka anak yatim Piatu dan mereka itulah yang sewajarnya diperhatikan hendaknya, kelak suka ria mereka berat sama dipikul ringan sama dijinjing jelas Nawi mengakhiri (Hamba)


Hidup Harus Bermanfaat Bagi Orang Banyak
Oleh . Jamil Pinem,S.Pdi

Paradigma Kedepan membangun citra Posotif bagi bumi Sepakat Segenep Aceh Tenggara Tanoh Alas Metuah hal ini menjadi penting sebab persepsi masyarakat selalu dibuat dari atas. Kedepan konsep ini harus di tinggalkan, karena dalam memyusun perencanaan juga harus memperhatikan anggaran yang ada. Disisi lain aspirasi yang berkembang jangankan orang-orang fakir miskin orang- orang jompo, akar rumput pun harus di perhatikan.
Tampil selalu sederhana dan bersemangat, menggunakan baju putih lengan panjang dan celana panjang ditambah rambut ikal manjang dengan sisiran yang sederhana ditutupi dengan kopiah putih, kulit hitam manis dengan tinggi badan sekitar 170 Cm, membuat pria asal dari Trt. Payung Putra Dari H. Samian Pinem yang berpasangan dengan Rosmala Dewi Istri dari Umuruddin Desky, mantan Ketua DPRK. Agara yang sudah mempunyai anak tiga, dua laki-laki dan satua perempuan itu menjadi pusat perhatian di kalangan masyarakat banyak, terutama sejak dari tahun 2008 s/d 2010 disetiap tahunnya selalu memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan Panti Jompo yang ada di Aceh Tenggara, sosok pria yang hobby bergabung dan olahraga ini, makin diperhitungkan kemampuannya dalam menggerakan organisasi khususnya di lingkungan Dinas Perhubungan Agara yang saat ini dijabat, Drs. Raidin Pinem, MAP, diadalah orang yang dimaksud berpenampilan yang selalu sederhana dan bersemangat sangat sesuai dengan sejumlah para kasi dan stafnyanya.
Bagi Drs Raidin Pinem MAP, Dalam menjalani kehidupan diatas duni ini walau dimanapun kiat berada harus kiat berada harus mempunyai ke unggulan, sederhana, rapi , spoan santun itu adalah anjuran dan tuntunan agama, walau suku etnis dan agama apapun dia itu sematanya sama sesuai dengan aturan UUD 1945 Pancasila yang tertera di burung garuda yang setiap tahun kita peringati untuk apa? Mari kita perdalam dan kita kaji- kaji ulang bersama- sama.Hidup harus bermanfaat bagi orang banyak itu konsekwensi hidup katanya, ketika di Tanya seputar jabatannya sekitar 3 tahun menjabat di Kepala kantor Dinas Perhubungan Agara.
Drs. Raidin Pinem, MAP gemar menerpa diri belajar di berbagai bidang Universitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari sepanjang hidupnya banyak di lalui di lingkungan relegius di samping memang kedu aorang tuanya memberi perhatian lebih di bidang agama, itu maka dia sekolah dasar pertama di masukan orang tua H. Samian Pinem Kesekolah Madrasah ibtidaiyah Negeri Tamat Tahun 1983, dilanjutkan ke SMP Tamat tahun 1986, setelah itu dilanjutkan ke Sekolah SMA Banda Aceh tamat 1989, terus dilanjutkan ke STPDN Bandung selesai Tahun 1992, Masuk lagi kesekolah perwira Militer wajib tamat tahun 1993 setelah itu ke IIP Jakarta selesai tahun 1999, lalu terus lagi menambahkan ilmu ke Universitas area Medan (UMA) selesai Tahun 2006.
Pengalaman Kerja Drs. Raidin Pinem, MAP pertama Pasi Op Kodim, di Madura Jawa Timur 1992, dan Ramil Sapeken, Tahun 1993, Lurah Kt, Belang Lawe Sumur Tahun 1994 s/.d 1996 Sekwilcam Babussalam 2001-2005 setelah itu jadi Camat Lawe Sigala-gala Tahun 2003-2005, dimutasikan lagi Kepala Bagian Kepegawaian Pemda Agara Tahun 2005-2008 . Kepala Dinas Perhubungan hingga sampai hari ini, melihat perjalanan sekolah perkuliahan dan Perjalanan Kariernya, sudah wajar Drs. Raidin Pinem, MAP ini kita dukung menjadi Orang No 1 di Aceh Tenggara, dalam Pilbup Agara di periode mendatang, (bersambung)

Celetuk Tim Sukses Pilkada Aceh Tenggara
MANA JANJIMU……. MANA SUMPAHMU….. BAPAK ?
Oleh : Haposan Manalu, BA

Satu kali kau sakiti hati ini… masihku maafkan. Dua kali kau sakiti… juga kumaafkan. Tapi jangan sampai tiga …. Jangan….jangan. cukuplah sudah… cukuplah sudah… jangan kau ulang lagi.
Syair lagu diatas kerap dilantunkan sebagai ungkapan kekesalan di hati seseorang yang merasa dilupakan atau dilecehkan oleh orang yang dicintai, disukai, dikaguminya.
Bahkan disaat terlaksananya Undang-Undang Otonomi Daerah dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah oleh Rakyat (Pilkadasung), para calon kandidat kepala Daerah wajib merekrut Tim pemenangannya yang lazim disebut Tim Sukses (TS), jika berambisi untuk menang.
Atas usaha TS di lapangan berjibaku resiko tinggi, rugi tenaga… rugi materi…., akhirnya kandidat jagoanya berhasil duduk di singgasana kursi empuk dalam ruangan bersih….. dingin sejuk…..dengan kelengkapan segala macam fasilitas yang dibayar Negara dari hasil uang rakyat. Para TS dan pendukung bersorak ria gembira menghantarkannya hingga ke gedung megah…. Indah….. istana Pendopo.
Tapi kedepannya… setelah kepala daerah yang mereka hantarkan dengan susah payah, penuh dengan rintangan ….. ancaman pembunuhan membayangi, serta terluka peluru, dan berhasil memegang pena emas yang digunakan untuk menandatangani segala Surat Keputusan (SK)… Pencairan Dana (Kas Daerah)… serta bantuan-bantuan social. Kebagiankah mereka TS dan pendukung kerasnya tadi ?... Tanya rumuput yang bergoyang….
Diingatkah mereka ? ….. masihkah mereka tertawa-tawa bersorak ria ?.... bernyanyikah lagi mereka seperti dulu? Jangan Tanya mereka, mereka lagi naik tensi …. Struk menunggu mereka. Nyanyian di atas muncul lagi.
Namun bagi mereka yang sering ikut kampanye dengan si pejabat yang sudah sangat bahagia….. sejahtera dengan seluruh sanak keluarganya itu,,,, akan mampu bernyanyi dengan khayalan kosong, ….”Aha do Alana… Dia do boncirna… Umbahen muruk ho tu au”… (Terjemah bebasnya lagu Batak itu ; apa sebab musababnya maka engkau marah dan tek perduli lagi padaku).
Penulis adalah penduduk warga Aceh Tenggara dari Desa Paraginan ngumpul santai dengan beberapa rekan wartawan Aceh Tenggara pendukung keras dari Bupati Aceh Tenggara Ir. H. Hasanuddin, B. MM, pada sabtu tanggal 10 Desember 2010 salah satu kafe Pusat Kota Kutacane sambil menikmati minuman ringan harga murah, dengan mengepulkan asap rokok Marlboro yang diambil dari bungkus yang sudah menipis muncul seorang pelayan café melintas dari sisi penulis sambil bernyanyi kecil..
Walaupun volume lagu yang disuarakannya agak kecil,…. Namun telinga penulis mampu mendengar sepenggal syairnya…. Yang ternyata menurut teman di samping,…. Kalau saya (penulis) salah dengar.
Penulis mendengarnya “ Andai kutahu isi hatimu”. Ternyata menurut penyanyi tadi, …. Yang benar “ Andai kutahu, kapan tiba ajalmu….. dst….dst…
Akibat lagu yang salah dengar ini, ….berimbas muncul topik bahasan baru perbincangan masalah Pilkada ke depan. Hal ini mungkin akibat dari serombongan wartawan yang hamper pensiun ini gerogi menghadapi Natal dan Tahun Baru yang telah di ambang pintu, akhirnya topic bahasan perbincangan, …. Ngelantur sana… ngelantur sini.
Walau Pilkada Aceh Aceh Tenggara masih jauh dua juta kilometer lagi alias tahun 2012, penulis polling lisan isi hati kawan-kawan.
Dengan nada jelas penulis bergumam,… “ Bagaimana kawan-kawan komitmen kita dulu untuk tetap memperjuangkan Pak Sanu (Panggilan akrab Ir. H. Hasanuddin, B. MM) …. Sesuai ikrar kita dulu agar beliau tetap dua periode Bupati Aceh Tenggara!!!!
Dalam waktu bersamaan, dua orang teman lama muncul bergabung dan langsung terkena virus arus politik menanggapi pertanyaan penulis barusan.
Spontan si gendut ngoceh… “Ah…. Ondak lagilah… tak diakui lagi tuh… aduh mak’jang, bosan awak nih, … itukan pembohong… peculas,… pebual… pargabus….pedabak…” seru teman itu dari seberang meja penulis dengan logat melayunya, sambil nyeloteh “Ma dhigan pe!”
Dua menit berselang… lihat tuh… Dumtruk kuning sana… di pintu belakangnya baca….”MANA JANJIMU, MANA SUMPAHMU, YANG KAU UCAP DULU”. Nate-nate mu Mahan Negeri ende.
Akibat laju Dumtruk kuning pengangkut batu dan pasir itu, penulis tak sempat baca tulisan seluruhnya, dan panasaran cari tahu. Ternyata benar tulisan itu ada pada Dumtruk miliknya “Hasan Negro”, penduduk Kutacane yang ditemukan penulis sedang parker di halaman dekat Hotel Maroon depan Losmen Rajawali Kutacane Kota.
Untuk menjawab judul di atas sesuai tulisan pada Dumtruk pengangkut batu dan pasir yangs setiap hari berkeliling antar desa se Kabupaten Aceh Tenggara, Bapak yang berjanji diharap men-tunai-kan janjinya… agar sakit ini sembuh…srook tidak jadi…kan uang kita sudah banyak… kapan lagi Bapak ??? Ma Dhigan pe tuhu… (Bahasa Alas artinya : tidak kapanpun betul) … celoteh si gendut lagi mengakhiri gerutunya.

Setelah Diberitakan di Media Massa
Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Karo Langsung Dibenahi

Kabanjahe, SBN---Rumah Wakil Ketua DPRD Karo sejumlah dua unit yang sudah mendekati dua tahun ditelantarkan sehingga rumah tersebut ditutupi semak belukar. Namun, setelah diberitakan beberapa media massa terbitan Medan, langsung direspon dan dibenahi oleh pihak yang bersangkutan.
Wakil Ketua DPRD Karo, Perianta Purba SE dan Onasis Sitepu ST langsung meninjau lokasi bangunan rumah dinas yang diperuntukkan buat mereka di Jalan kesehatan Kabanjahe, Selasa (14/12).
Didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan rumah dinas tersebut, Johannes Depari ST dan Suharta Sembiring ST serta Sekeretaris Dewan (Sekwan) Sarjana Ginting, kedua Wakil Ketua Dewan terhormat tersebut menelusuri seisi ruangan rumah dinas itu untuk mengecek keberadaannya setelah membaca dari media massa tentang semak belukar yang hampir menutupi rumah dinas itu.
Sesuai yang dikatakan oleh Suharta Sembiring ST kepada beberapa Wartawan, bahwa kedua Wakil Ketua Dewan itu langsung mendesak Sekwan agar secepatnya mempersiapkan mobilernya supaya rumah dinas itu ditempati segera, karena setelah ditinjau rumah dinas tersebut sudah layak ditempati sebagaimana mestinya.
Saat ditanya apa penyebab rumah dinas itu sudah mendekati dua tahun belum juga ditempati sehingga meteran listrik dan meteran saluran air bersih sempat diputus, Suharta mengatakan bahwa persoalan ini dikarenakan pihak Bagian umum DPRD Karo tidak melakukan respon ataupun istilah jemput bola setelah pembangunannya diserah terimakan.
“Kita telah melayangkan surat sampai ketiga kali kepada pak Jiwa Tarigan menindak lanjuti surat pertama pemberitahuan bahwa pembangunan rumah dinas sudah selesai diserah terimakan oleh PUD ke Pemkab. Karena tidak ada respon dari bagian Umum DPRD, maka kami tidak bisa berbuat apa-apa, padahal secara lisanpun sudah sering saya ingatkan kepada pak Jiwa agar segera dibenahi”, sebut Suharta seraya meminta kepada Wartawan jangan lagi dibesar-besarkan persoalan diatas.
Membandingkan keterangan dari Suharta, sepertinya Kabag Umum DPRD Karo, Jiwa Tarigan SH telah melakukan pembohongan publik. Sebab sebelumnya Jiwa Tarigan mengatakan bahwa tentang keberadaan pembangunan rumah dinas DPRD Karo tidak diketahuinya karena belum ada surat serah terima secara resmi dari pihak Pemkab Karo.
Ketika hal ini hendak dikonfirmasikan kepada kedua wakil Ketua Dewan tersebut ke Kantornya, Selasa (14/12) tidak berhasil. Dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak berhasil. (Anita Th Manua)

Keterangan gambar;
Rumah dinas wakil ketua DPRD Karo yang sebelumnya semak belukar karena ditumbuhi ilalang, kini telah dibersihkan dan sudah layak ditempati setelah diberitakan media massa.

Pemkab DS Dukung ”Sehat Bersama Waspada”

Lubuk Pakam, SBN---Pemkab Deli Serdang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan Harian Umum Nasional Waspada berkaitan dengan HUTnya ke-64, 11 Januari 2010 melalui kegiatan ”Sehat Bersama Waspada” di Deliserdang.
Pernyataan tersebut dikemukakan Wakil Bupati H.Zainuddin Mars saat menerima Audensi Panitia Hut Harian Waspada ke-64 dipimpin Hendra DS didampingi Edward Tahir, Edi Soemarno dan HM.Husni Siregar di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Deli Serdang di Lubuk Pakam Rabu (15/12).
Menurut Wabup H. Zainuddin Mars didampingi Kabag Kesra Hj.Saadah Lubis, Drs.H.Habeahan, Fauzi Hasibuan dan Kabid Humas Drs.Umar Sitorus, kegiatan’’sehat bersama Waspada” yang akan dilaksanakan Harian Waspada dalam rangkaian HUT Harian Waspada ke-64 di Deli Serdang merupakan salah-satu bentuk kepedulian yang sangat positif kepada masyarakat.
Hal ini juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan, dimana salah satu visi pembangunan Pemkab Deli Serdang 2009-2014 adalah peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selain masalah pendidikan,infrastruktur dan pembangunan bidang lainnya.
Wabup menjelaskan, dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat saat ini 13 dari 32 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ada diwilayah Kabupaten Deli Serdang statusnya telah ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap.
Ini artinya, bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan harus menjalani opname tidak lagi harus pergi ke Rumah Sakit Umum yang mungkin jaraknya juga cukup jauh. Tapi cukup ditangani tenaga medis yang ada di Puskesmas Rawat inap.
Selain peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap, kepedulian Pemkab Deli Serdang terhadap kesehatan masyarakat juga terus diperhatikan dengan dibangunnya pusat kesehatan pedesaan (Puskesdes)
Direncanakan tahun 2011 Pemkab Deli Serdang akan membangun 90 Puskesdes, ujar Wabup. Demikian juga dengan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang sebelumnya type C naik menjadi type B. Dalam memberdayakan aktifitas masyarakat, Pemkab Deli Serdang juga telah membangun”Desa Siaga” yang menangani berbagai permasalahan khususnya yang menyangkut tentang peningkatan kesehatan dan lingkungan.
Wabup juga menjelaskan kalau di Deli Serdang tidak ada warga yang terkena busung lapar. Namun diakuinya ada warga yang kurang gizi, selain masalah kesehatan, sektor pendidikan yang juga menjadi skala prioritas pembangunan Deli Serdang tidak pernah lepas dari pembahasan dan perhatian.
Lewat konsep “Cerdas” dengan mengandalkan tiga pilar kekuatan, Deli Serdang dibawah kepemimpinan Drs.H.Amri Tambunan berhasil menggandeng partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk secara bersama melakukan perbaikan berupa rehabilitas terhadap kondisi gedung sekolah (SD).
Tidak tanggung-tanggung kata Wabup, ratusan sekolah SD yang ketika itu kondisi yang tidak layak dimanfaatkan untuk mencetak anak bangsa, berhasil direhabilitasi dan layak dimanfaatkan. Begitu juga sector infrastruktur, perhatian Pemkab Deli Serdang terhadap kondisi badan jalan terus dilakukan hingga pelosok desa.
“Dalam kegiatan Hut yang ke-64 kami akan melaksanakan bakti social masyarakat dengan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, donor darah dan khitanan massal’’ tambah Hendra DS. (MS)



Kotapinang Punya Prestasi Jadikan Rumah Nyaman Bagi Pedagang Kecil
Oleh : Dewi Maslina S.SOS (Staf Humas Pemkab Labusel)

Ada hal peraturan yang tidak berbunyi, sesungguhnya peraturan tentang usaha ritel modern cukup banyak. Mengangkat dari UU yang mengatur tentang usaha ritel, mulai dari UU yang mengatur Anti-Monopoli, Keppres No. 118/2000 tentang sektor Usaha Terbuka dan Tertutup, PP No 112/2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern Permendang No. 53/2008 tentang Pedoman Penataan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan toko modern, dan banyak lagi.
Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Selatan merupakan pemekaran dari kabupaten Labuhanbatu. Secara Geografis wilayah kabupaten Labuhanbatu Selatan berbatasan dari sebelah utara, dengan kecamatan Bilah Hulu, rantau selatan, bilah hilir dan kecamatan panai hulu (Kabupaten Labuhanbatu), Sebelah Timur kabupaten bengkalis (Provinsi Riau), Sebelah selatan dengan kabupaten Rokan Hilir (Provinsi Riau) dan kecamatan Simangambat (Kabupaten Padang Lawas Utara). Sebelah Barat dengan kecamatan Holongan dan kecamatan Dolok (kabupaten Padang Lawas Utara).
Kecamatan Kotapinang pada hakekatnya adalah kota yang indah dan bersih, Kotapinang kota idaman, namun untuk menjaga kota idaman ini tetap indah dan bersih perlu kerja kerja antar pemkab Labusel dengan masyarakat setempat. Ada hal yang sangat urgen dan terlupakan keberadaan pasar tradisional, secara kasat mata pasar tradisional kotor, becek dan bau, berantakan serta acak acakan, musim hujan tiba mulailah pasar jadi becek. Pasar yang nyaman, aman dan bersih sangat di idamkan dan didambakan oleh masyarakat Labusel juga para pedagangnya itu sendiri. Harapan orang orang kecil seperti kami tutur salah satu pedagang, hendaknya Pemkab tolong diperhatikanlah kami ini, sama-sama kita bekerja untuk Labusel. Saya sangat senang belanja dipasar tradisional karena bisa tawar menawar, harganya sangat terjangkau, sayur, buah dan yang lainnya masih segar. Namun tutur seorang pencinta pasar tradisional lama, saya capek juga ke ajak karena tempatnya acak acakan, maubeli cabe eh saya jumps pula jual baju, jual buah. Terus kalau hujan saya harus menggunakan sepatu bot, lihat seperti yang saya pakai ini. Jadi harapan saya kepada pemkab Labusel, siapa itu dinas yang terkait, eh…! sama dinas pasar tolong tata pasar dan kebersihannya di perhatikan biar kami tidak belanja di pasar modern.
Kerja keras Pemkab Labusel untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam era otonomi daerah Pemkab sudah mulai mengaspal jalan tempat jualan sayur sayur, lokasinya tepat depan kantor, cita-cita Pemkab Labusel dan masyarakat akan terwujud jika kita kerja keras dan sama bekerja, Pemkab akan ciptakan kota idaman jadi kota bersih dan indah, merenovasi pasar-pasar tradisional dan merelokasi pedagang tanpa gejolak. Kotapun menjadi lebih tertib dan ekonomi masyarakat meningkat.
Motto Labusel santun berkata bijak berkarya, Labusel akan terus berkarya, kerja sama aparatur Negara dan masyarakat labusel sangat sangat diharapkan masih terngiang ditelinga kita tak bisa jaga kebersihan pinomat janganlah kita mengotori. Mantan Bupati Labusel Hj.R.Sabrina M.Si selalu mengingatkan kepada kita dengan kata “kalau tidak bisa jaga kebersihan pinomatlah jangan mengotori”.
Pasar tradisional yang merakyat menggugah masyarakat untuk tempat pasar yang baik dari segi lokasi yang bersih dan tempat yang tidak acak-acakan. Jika kita hendak mencari busana hendaknya tempatnya tidak acakan, terarah hingga pembeli tidak mencari-cari dan sudah paham serta, terarah. Harapan dari konsumen hendaknya pemkab labusel dapat mewujudkan penataaan pasar tradisional dengan baik

Tersangka Penculik Anak Ditangkap

Medan Labuhan SBN- Seorang pemuda asal Jalan veteran Pancing Blok A Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan menjadi tersangka penculikan anak atas korban bernama Ary (9) warga jalan Matita Platina Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli.
Informasi yang diperoleh SBN Kamis (16/12) di Mapolsekta Medan Labuhan menyebutkan, tersangka ditangkap petugas kepolisian Polsek Medan Labuhan setelah tersangka dipukuli massa di kawasan Kelurahan Martubung Medan Labuhan.
Dalam wajah lembam dan hidung bekecap darah, kedua tangan tersangka diborgol selanjutnya digiring di Mapolsekta Medan labuhan guna mempertangungjawabkan perbuatannya. Kanit Reskrim Medan Labuhan, Iptu M Oktavianus SH yang dikonfirmasikan membenarkan pihaknya mengamankan tersangka penculikan anak yang sebelumnya sempat dihakimi massa hingga kini masih dalam proses pemeriksaan petugas.(Binsar H.P)

PN Medan Eksekusi 3 Rumah

>> H Mahmud NST
Medan, SBN---Pengadilan Negeri (PN) Medan laksanakan eksekusi pengosongan (ontruiming) terhadap 3 bangunan rumah di Jalan Kesatria No. 63 dan Gang Bunga No.2 Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, baru-baru ini.
Pelaksanaan eksekusi tersebut dilakukan oleh PN Medan, dengan pengawasan ketat dari pihak aparat kepolisian, eksekusi dilakukan berdasarkan putusan dari PN Medan tanggal 24 November 1998, No.265/Pdt.G/1998/PN-Mdn, Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Medan tanggal 30 Novemper 199, No.329/PDT/1999/PT-Mdn, Jo Putusan MA RI, tanggal 20 Oktober 2003, No.3836 K/Pdt/2000.
Eksekusi dilakukan atas permohohan dari Advokat/Konsultan hukum Sarono Sh yang beralamat di Jalan Merbau lantai II no.10-D Medan, selaku kuasa Khusus dari Alm M Arsyad dengan sertifikat SHM No. 68 tahun 1996.
Pengeksekusian ataupun pengosongan terhadap 3 bangunan rumah tersebut yang bdilakukan oleh PN Medan dibantu aparat kepolisian berlangsung tertib dan lancar tanpa adanya perlawanan dari pihak manapun.

Kejari dan Kapolresta Diminta Turun Periksa Kebocoran APBD Tahun 2009 di SMKN 2 Binjai
• ATK Rp.11.793.500 dan PKBP Rp.6.441.000,-

Binjai, SBN---Lagi-lagi penggunaan anggaran APBD Pemko Binjai yang diplot pada APBD tahun 2009 yang dialokasikan untuk program peningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Binjai diduga kuat di mark-up dan diselewengkan
Hal itu dikemukan Ketua LMR-RI Sumbagut Amin Sari kepada Wartawan baru-baru ini di Binjai, dikatakannya hasil laporan masyarakat dan juga berdasarkan hasil investigasi dan temuan lembaganya dilapangan diduga telah terjadi kebocoran.APBD tahun 2009 untuk SMK Negeri 2 Binjai dianggarkan biaya pengadaan ATK (Alat Tulis Kantor) sebesar Rp.11.793.500 dan pengadaan peralatan kebersihan dan bahan pembersih (PKBP) sebesar Rp.6.441.000,-
Pengadaan kedua Item ini, kata Amin Sari dinilai tidak wajar dan telalu besar, sehingga kuat dugaan terjadi mark-up harga satuan terhadap barang –barang yang di beli hal ini juga sudah menjadi pembicaraan hangat dikalangan wakil rakyat karena dinilai banyak kejanggalan dalam pelaksanaannya
Oleh karena itu kita mendesak pihak Kejaksaan Negri (Kejari) Binjai dan aparat Kepolisian melakukan pengusutan dugaan mark-up harga satuan terhadap barang yang dibeli yang diduga melibatkan Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 2 Binjai
Selain itu aparat penegak hukum juga harus memeriksa beberapa item seperti alokasi pengadaan peralatan dan perlengkapan kantor sebesar Rp.104.925.000,- dan pengadaan sarana komputer yang menghabiskan dana sebesar Rp.72.000.000,- belum lagi pengadaan Printer sebesar Rp.2.500.000,-dan Biaya peningkatan sarana dan prasarana sebesar Rp.48.315.000,-
“ Kalau ditotal biaya yang diperuntukan bagi penyedian alat kantor dan lainnya sudah menghabiskan dana dua ratus juta lebih bagaimana pula biaya lainnya yang telah diplot dalam APBD tahun 2008 dan tahun 2009 ,” Ujar Amin Sari
Masyarakat kota Binjai khususnya Wali Murid sudah sering mempertanyakkan fisik barang yang di beli, setelah itu dicek lagi ke pasaran (toko) tempat pembelian barang ,apakah sesuai dengan harga yang dimasukkan dalam LPJ (Laporan Pertanggung jawaban) sama dengan harga di pasaran
Kejari Binjai dan Aparat Kepolisian harus memanggil orang-orang yang tercantum,baik pihak sekolah, Dinas Pendidikan kota Binjai bahkan tim Pemko Binjai harus dimintai keterangannya,jika ditemukan unsur penyelewengan maka pihak aparat peneguk hukum harus menahannya,sentil amin sari (jml)

Bravo Polisi !!
Dalam Tempo 23 Jam Polsek Tambun Tangkap Pembunuh Rony

Bekasi, SBN---Kegigihan dan profesionalisme Kapolsek Tambun, Ajun Komisaris Polisi Drs. Sutriyono dalam mengerahkan Tim nya untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Jati Mulya sungguh patut diberikan pujian, meski dengan informasi seadanya dalam waktu yang begitu singkat berhasil menangkap tersangka pelaku pembunuhan. Pembunuhan disertai pencurian yang terjadi hari Minggu, tgl 05 Desember 2010 pukul 24.00 Wib dilaporkan pada hari Senin i 06 Desember 2010 pukul 08.00 Wib atas korban bernama Rony yang dibunuh di dalam rumahnya yang beralamat di Kp. Rawa Sapi Rt. 03/09. Kel. Jatimulya Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi. Atas laporan tersebut pihak Polsek Tambun segera bereaksi cepat untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian pembunuhan tersebut dari beberapa saksi yakni orang tua, saudara, teman sepekerjaan dan bermain serta beberapa tetangga yang mengetahui keberadaan terakhir korban sebelum terjadinya pembunuhan.
Kesigapan dan usaha keras pihak Kepolisian Sektor Tambun dalam waktu singkat membuahkan hasil. Dari kesimpulan Polisi yang mengarah kepada Mulyadi yang diduga sebagai pelaku pun segera dilakukan pengejaran. Polsek Tambun langsung mengarah ke kediaman orang tua tersangka pelaku pembunuhan di Kampung Bojong Kaung Rt 04/05, Desa Giri Jaya Kecamatan Nagrek, Kabupaten Sukabumi. Polisi berhasil menangkap Mulyadi als Iwan bin Darmo dari tempat persembunyian di kediaman orangtuanya pada hari Selasa tgl 07 Desember 2010 sekitar jam 07.00 Wib. Mulyadi pun kemudian diboyong ke Markas Polsek Tambun untuk dilakukan penyidikan.
Dari hasil penyidikan diketahuilah bahwa motif pembunuhan adalah adanya rasa kesal tersangka terhadap korban yang sering memarahi tersangka karena telepon selular (HP-red) yang digadaikan korban kepada tersangka belum bisa dikembalikan. Sementara HP korban sudah diberikan tersangka kepada pacarnya (tersangka-red). Akibatnya korban selalu menanyakan keberadaan HP nya setiap bertemu dengan tersangka, karena tersangka tidak mempunyai uang untuk menggantikan HP korban maka niat tersangka untuk membunuh pun muncul. Untuk mewujudkan niatnya, tersangka mempersiapkan pisau (golok kecil) di dalam tas yang dibawa tersangka sebelum bertemu dengan korban.
Dari pengakuan tersangka, terungkap bahwa sebelum pembunuhan, korban menjemput tersangka di Perum Mutiara Gading dan tersangka meletakkan tas yang dibawanya di rumah korban sebelum mereka jalan-jalan di sekitar Perum Jati Mulya untuk mencari makanan. Kemudian mereka kembali kerumah korban dan menonton TV bersama. Di saat menonton TV, kembali korban menanyakan keberadaan HP nya kepada tersangka. Korban marah-marah setelah mengetahui bahwa HP miliknya telah diberikan tersangka kepada pacar tersangka. Walau tersangka berjanji akan menggantikannya dengan uang, korban tetap memarahinya dan menyuruh tersangka berdiri, setelah tersangka berdiri korban pun mendorong tersangka. Kesal diperlakukan sedemikian rupa, niat tersangka untuk membunuh korban pun akhirnya dilaksanakannya dengan mengambil pisau yang sudah dipersiapkan di dalam tas. Tersangka menggorok leher korban sebanyak dua kali, setelah korban tak berdaya tersangka mengambil HP milik korban merk Esia dan Nokia tipe E63, yang sekarang sudah dijadikan barang bukti oleh Polsek Tambun. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersangka, Polsek menerapkan pasal 340 sub 338 yo 365 ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman hukuman seumur hidup.
Keberhasilan pengungkapan kasus pembunuhan yang begitu cepat oleh jajaran Polsek Tambun sungguh merupakan sebuah prestasi gemilang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan hal ini mampu mengobati hati rakyat, serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian khususnya Polsek Tambun yang terkenal memiliki karakter penduduk yang keras. Hendaknya apa yang sudah dilakukan oleh pihak jajaran Mapolsek Tambun dapat menjadikan motivasi di jajaran kepolisian lainnya untuk meningkatkan kinerja dan prestasinya.(pesta lozy)


Truk Pengangkut Getah Dirampok Didaerah Kongsi Anam Hingga Gunting Saga

Labura, SBN---Sekelompok perampok yang beraksi yang dianggap nekad yang diduga sebanyak 5 orang pada (11/12) sekitar jam 10 malam para perampok mengatur siasat menunggu korbannya di SPBU Mangga-mangga.
Setelah selesai isi bensin truk diikuti dari belakang dan menyalib di depan warung Kongsi Anam menghentikan kendaraan truk mengambil alih kendali dan mengikat supir dan kenet. Mereka menurunkan di 5 tempat muatan getah, yang berasal dari daerah Sigambal milik Tagor Margolang dengan merk kendaraan Tamar, BK 8256 YL yang dikemudikan oleh Domu Harahap dalam keadaan terikat hingga sampai di Gunting Saga, muatan truk sudah hampir habis.
Ketika truk ke Patar dilumpur para perampok meninggalkan truk beserta supir dan kenet dalam keadaan tangan terikat. Setelah pagi hari kenet dan supir mengadu ke kantor polisi terdekat. Berhubung TKP adalah daerah hukum Polsek Aek Natas, masalah ini ditangani di Polsek Aek Natas sebagai barang bukti truk beserta sisa beberapa keping getah. Ketika hal ini ditanyakan kepada Kapolsek Aek Natas TR. Nababan membenarkan adanya kejadian tersebut.
Setelah mendapat laporan, Polsek bekerja sama dengan Polres Labuhanbatu langsung ke TKP pada pagi harinya dengan membawa supir truk tersebut. Tidak begitu lama, pihak kepolisian berhasil menangkap yang diduga pelaku peramokan tersebut yang berinisial MS. Tambunan dan langsung digelandang ke Polsek NA IX-X untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan pemilik getah, muatan truk tersebut 5922 kg. Pemilik getah sangat berterima kasih atas sigapnya pihak kepolisian Labuhanbatu, ungkapnya. (Waluyo/Ha Sudungan)

TIPF KKN Sumut WIL-III : Soal Dugaan Kasus KKN BOS SD Neg.158461 Huta Gur-gur, Kejari Sibolga Diminta Panggil dan Periksa Oknum Kepsek

Tapanuli Tengah, SBN---Soal Oknum Kepala SD 158461 Huta Gur-Gur-II, Kec. Sibabangun, Kab. Tapanuli Tengah yang berinisial S.H Br.Stp yang telah sering dilaporkan oleh warga Desa Huta Gur-Gur, terkait dengan Dugaan Korupsi didalam Pelaksanaan Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) mulai TA.2006 hingga TA.2009,
Pasalnya Pengadaan Buku Cetak /Buku Bacaan untuk Setiap Siswa selalu itu-itu saja yang dipakai yakni Buku BOS TA.2005/2006 lalu, bahkan Buku tersebut tidak mencukupi pada setiap siswa. Sementara jumlah siswa sebanyak 99 siswa pada Tahun Ajaran 2009/2010. Seperti pantauan SBN di lokasi Sekolah bahwa jumlah Guru PNS 2 orang dan 5 Guru Honor, namum dipapan tulis Guru ada salah satu Guru Gonor T.Shb tidak dicantumkan Lulusan apa sekolahnya. Diduga Kelulusannya diragukan.
Ironisnya Buku BOS yang sudah dibiayai oleh Pemerintah Pusat, namun Oknum Kepala SD 158461 Huta Gur-Gur tersebut Masih Tega lagi untuk meminta Biaya Buku tersebut kepada setiap siswa dengan harga per buku sebesar Rp.50.000,- Akibatnya Masalah tersebut dilaporkan oleh Komite sekolah dan Orang Tua siswa ke Kepala Dinas Pendidikan Kec, Sibabangun sekira bulan April 2009 lalu, kemudian DAPOT RAJA SIMARMATA selaku Kacabdis Kec. Sibabangun memerintahkan kepada Seri Hanum Sitompul selaku Kepala Sekolah SD tersebut untuk mengembanlikan uang Buku BOS yang telah dikutip dari para siswa, karena Buku BOS tersebut telah ditanggung oleh Pemerintah. Bahkan di dalam Rapat yang digelar 11 Juli 2009 lalu di Ruang SD Negeri Huta Gur-Gur –II, Kacabdis Sibabangun juga memerintahkan agar Suami Kepala SD tersebut Tindoan Sihombing harus berhenti mengajar karena tidak cukup untuk persyaratan, namun seperti Pengamatan Komite Sekolah SD Negeri 158461 Huta Gur-Gur-II maka Guru dimaksud masih tetap di mengajar, maklumlah Istri Tindoan Sihombing adalah Kepala SD tersebut, sehingga mereka telah berkuasa mau berbuat apa saja di Sekolah tersebut, demikian ditegaskan oleh Lala`aro Zebua selaku Wakil Ketua Komite Sekolah kepada SBN minggu lalu.
Uba Nauli Hasibuan, SH selaku Coordinator Team Independent Pencari Fakta KKN Pejabat Sumatera Utara Wil- III Kab, Tapteng/Sibolga/Nias dan Nisel ( TIPF-SU WIL-III), sesuai dengan hasil Temuan di lapangan, bahwa diduga kuat Oknum Kepala Sekolah SD Negeri 158461 Huta Gur-Gur-II, Kec, Sibabangun, Kab, Tapanuli Tengah diduga kuat telah melakukan praktek KKN di dalam Pelaksanaan Dana BOS TA.2006 hingga 2009, bahkan Dana BSM ( Bantuan Siswa Miskin ) TA.2009 lalu yang cair sekitar Agustus 2009 pun diduga dipotong oleh Oknum Kepala Sekolah tersebut. Setelah terhimpun semua Data-data Pendukung baik dari Orang Tua Siswa maupun dari Dinas Pendidikan Kab, Tapteng, maka TIPF secara resmi telah melaporkan Oknum Kepsek tersebut ke Kajari Siboga pada tanggal 12 Oktober 2010 dengan Nomor Surat : NO : 018 / TIPF-SU/ Wil-III/Lap/X/2010.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa diminta kepada Pihak Kejaksaan Negeri Sibolga agar memanggil Oknum Kepala Sekolah tersebut untuk diproses sesuai dengan aturan yang ada.
Namun seperti isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Desa Huta Gur-gur-II mengatakan bahwa, Telah beberapa kali Oknum Kepala Sekolah tersebut dilaporkan oleh Masyarakat dan Orang tua siswa, namun Pihak Atasan kepala Sekolah seperti Ka. UPTD Pendidikan Kec. Lumut diduga telah disuap oleh Kepala Sekolahsehingga Dugaan Kasus KKN tersebut tidak berlanjut.(tim)

Pembunuh Guru SD di Madina Adalah Mantan Muridnya.

Madina, SBN---Pembunuh sadis guru SD bernama Elliza, 49, di desa Bandar Panjang Kecamatan Muara Sipongi Kab. Madina, Senin (13/12) lalu adalah mantan muridnya sendiri bernama Heri Afriadi alias Dedek, 21, yang juga warga Desa Bandar Panjang Kecamatan Muara Sipongi, Kab. Madina.
Hal itu terungkap setelah jajaran Polres Madina bekerja sama dengan Polsek Muara Sipongi bekerja secara marathon selama dua hari berhasil membekuk tersangka di Desa Tanjung Alai Kecamatan Muara Sipongi, Kamis dinihari (15/12) sekitar pukul 01.00 Radar. Untuk semantara tersangka di amankan di Polres Madina untuk proses lebih lanjut.
Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, S.Ik kepada wartawan melalui Kapolsek Muara Sipongi AKP. S. Hasibuan, Kamis (15/12) di Polsek MuaraSipongi mengatakan, setelah dua hari kejadian, pelaku pembunuhan terhadap guru SD bernama Elliza berhasil kita tangkap sekitar pukul 01.00 dinihari di desa Tanjung Alai Muara Sipongi. Pelaku bernama Heri Afriadi alias Dedek, 21, yang bersangkutan sedang kita amanan di Polres Madina”, ujarnya.
Kapolsek melanjutkan, tersangka berhasil diciduk setelah yang bersangkutan kita panggil ke Polsek untuk di mintai keterangan terkait dengan kasus pembunuhan ini. Namun ketika dipanggil yang bersangkutan tidak mau datang dan selalu berpindah-pindah dari rumah yang satu ke rumah yang lain. Padahal, hampir semua orang yang kita curigai sudah kita mintai keterangan, namun lain halnya dengan tersangka tidak mau datang”, katanya.
Karena kita curiga tindak tanduknya, kita melakukan pengawasan terhadap tersangka. Benar saja, saat anggota membawanya untuk di mintai keterangannya ke Polsek, tiba-tiba tersangka yang saat itu sedang di apit di tengah oleh petugas di atas Sepeda Motor menjatuhkan sesuatu ke jalan. Curiga dengan barang yang jatuh, lantas anggota kita memungut dan melihat benda yang jatuh itu. Setelah di periksa, ternyata dompet yang berisi perhiasan emas berupa kalung 1 biji, gelang 4 dan cincin 3 biji”, lanjut Kapolsek.
Melihat isi dompet perhiasan, anggota kita semakin curiga dan langsung membawa tersangka ke Polsek Muara Sipongi. Setelah di proses, tersangka langsung mengakui sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Sedangkan dompet yang jatuh merupakan hasil curian dari rumah korban saat kejadian. Tersangka juga mengakui pembunuhan itu dilakukannya seorang diri. Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 365 ayat 3 junto 338 KUHP dengan hukuman ancaman 15 tahun penjara”, ujar Kapolsek
Sedangkan Heri Afriadi alias Dedek yang di jumpai wartawan di ruang tahanan Polsek Muara Sipongi mengatakan, awalnya tidak berniat untuk membunuh korban, namun karena ketahuan sedang mencuri di rumah korban, tersangka langsung membunuhnya. “Awalnya niat saya hanya mencuri, saya sudah berada di rumah kosong yang terdapat di depan rumah korban mulai pukul 07.00 pagi. Saat itu saya memantau kegiatan korban”, katanya.
Menjelang pukul 14.30, korban pulang dari sekolah dan tidur di kamarnya. Saat itulah saya masuk melalui jendela samping dan langsung mengambil tas dan membongkar isinya di kamar mandi korban. Saat membongkar tas itu, tiba-tiba korban terbangun dan menjerit melihat saya ada di rumahnya. Takut ketahuan mencuri di tambah karena kalaf, saya langsung mengambil pisau yang tergeletak di dapur korban dan langsung saya tikamkan ke bagian perut secara berulang-ulang” ujarnya.
Karena korban masih menjerit dan melawan, saya langsung mengambil alu penggilangan cabe dan saya pukulkan ke kepala bagian belakang. Pukulan pertama tidak kena, pukulan kedua tepat di bagian kepala belakang, korban langsung terdiam, tapi saat itu masih hidup. Setelah itu, saya mengambil selimut warna merah dan meletakkan di atas badannya yang tergeletak di lantai kamar sekaligus mengambil uang dan dompetnya. Untuk menghilangkan jejak, saya membuang pisau kearah sungai dari jendela rumah. Sebelum keluar, jendela saya tutup dan pintunya saya kunci dari luar”, katanya.
Ketika di tanyakan apakah yang bersangkutan menyesal dengan perbuatannya, tersangka mengatakan sangat menyesal. Saya tidak berencana mau membunuh, tapi karena takut ketahuan makanya saya khilaf. Saya merasa berdosa, apalagi korban adalah guru saya waktu SD dulunya. Usai membunuh korban, perasaan saya tidak tenang dan selalu di bayang-bayangi perasaan bersalah”, tandasnya.
Salut Kinerja Kapolres.
Sedangkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Mandailing Natal Drs. H. Musaddad Daulay, MM, ketika di mintai komentarnya atas tertangkapnya pelaku pembunuhan mengatakan, sangat salut kepada kinerja jajaran Polres Madina. Dalam waktu yang tidak berapa lama, Polres Madina berhasil menangkap pelaku.
“Salut kita kepada Kapolres, atas nama pengurus PGRI Madina dan juga Kadis Pendidikan Mandailing Natal mengucapkan terimakasih banyak dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres dan jajarannya yang telah berhasil menangkap pelaku. Kita berharap pelaku agar di tuntut dan di hukum sesuai dengan tingkat kesalahanya. Dan Kepada keluarga korban agar sabar dalam menerima musibah ini”, katanya. (HH)

Guru SD Korban Pembunuhan

Madina, SBN---Usai sudah pengabdian Elijah sebagai pendidik di SD Negeri Bandar Panjang Muara Sipongi. Guru berusia 49 tahun ini ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya, Perumahan SD Bandar Panjang, Senin (13/12) sekira pukul 08.30 Radar kemarin.
Tewasnya guru yang sudah 20 tahun menjanda ini pertama kali diketahui oleh rekan-rekannya sesama guru di SD Bandar Panjang. Saat itu, Bu guru yang akrab disapa Bu Ijah ini, tidak kunjung datang ke sekolah, padahal pagi itu korban hendak ke Panyabungan membawa siswanya mengikuti acara pramuka Saka Bayangkara. Tempat tinggal korban sendiri sekitar 50 meter dari sekolah tempatnya mengajar.
" Bu Ijah teman saya sebagai pembina Pramuka. Hari ini rencananya kami mau ikut Saka Bayangkara. Begitu mau berangkat, Bu Ijah belum juga datang. Saya suruh anak-anak untuk jemput kerumahnya" Kata Iskandar (30), salah seorang rekan korban.
Saat murid-murid sekolah datang, rumah bu Ijah terlihat sepi dan tertutup dan tidak seperti biasanya. Para siswa ini kemudian kembali kesekolah dan melaporkannya kepada Iskandar. " Saya bersama beberapa orang guru kemudian ke rumah Bu Ijah. Semua rumah tertutup. Kami sempat memanggil-mangil, tapi ngak ada jawaban. Begitu kami mendekati jendela kamar, tercium bau busuk. Perasaan kami saat itu ngak enak" lanjut Iskandar.
Para Guru ini kemudian mencoba masuk kerumah dengan mendobrak pintu depan. Pintupun akhirnya terbuka, dan Bu Ijah ditemukan terbujur kaku merengan nyawa di samping tempat tidurnya, dengan bersimbah darah. Temuan inipun langsung dilaporkan ke Polsek Muara Sipongi.
Beberapa menit kemudian, lokasipun langsung dikerumuni warga sekitar. Tidak lama berselang Kapolsek Muara Sipongi, AKP F Hasibuan bersama anggotanya tiba di lokasi. Dari indentifikasi polisi, ditemukan 11 liang tusukan dibagian perut korban. Kepala korban juga pecah karena dipukul beberapa kali dengan alu.
Dugaannya, pembunuhan ini berlangsung Sabtu (11/12) dinihari kemarin. Pelaku berniat merampok korban. Pasalnya korban baru saja mengambil gaji Sertifikasinya dari Dinas Pendidikan. Namun karena korban melawan, Pelaku akhirnya menghujam perut korban dengan beberapa kali tusukan benda tajam. Korbanpun tewas bersimbah darah, dan pelaku diperkirakan lari dari jendela kamar korban, karena ditemukan bercak darah di tirai dan daun jendela kamar korban.
Dari temuan, korban sempat melawan sebelum akhirnya tewas dengan beberapa luka tusuk dibagian perut.
" Di sini Bu Ijah cuma tinggal sendiri. Tetangganya sudah pindah semua paska longsor dan gempa muara sipongi yang lalu. Bu Ijah sudah lebih dari 20 tahun mengajar di sekolah kami. Bu Ijah bukan asli orang sini, keluarganya ada di Bandar Selamat Medan" tambah Iskandar.
Lebih lanjut Iskandar mengatakan, selama ini Bu Ijah merupakan guru yang baik dan alim dan menjadi panutan guru lain serta siswa disekolahnya. Bu Ijah pernah menikah dengan orang Mandailing, namun bercerai sekitar 20 tahun yang lalu tanpa ada keturunan. Sepanjang hidupnya, Bu Ijah selalu tinggal sendiri di rumahnya.
Usai melakukan olah TKP, korban kemudian dievakuasi ke rumah kepala Desa Bandar Panjang. Rencananya jenazah korban akan di bawa ke keluarganya di Jalan Letda Sujono Gang Padi, Bandar Selamat Medan. Sementara itu, polisi masih terus melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan ini. (HH)

TIPF KKN SUMUT WIL-III :
Kejari Sibolga Dinilai Lambat Proses Hukum Soal Dugaan KKN Dana BOS dan Penyaluran BSM SD Negeri 148461 Huta Gur-Gur.

Tapanuli Tengah, SBN---Soal Oknum Kepala SD 158461 Huta Gur-Gur-II, Kec. Sibabangun, Kab. Tapanuli Tengah yang berinisial S.H Br.Stp yang telah sering dilaporkan oleh warga Desa Huta Gur-Gur, terkait dengan Dugaan Korupsi didalam Pelaksanaan Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) mulai TA.2006 hingga TA.2009, maka Pihak Kejaksaan Negeri Sibolga Dinilai Lambat untuk Memproses Dugaan Kasus tersebut, demikian dikatakan Koordinator TIPF KKN SUMUT Wil-III Tapteng pada SBN (16/12).
Sementara Mangudut Hutagalung selaku anggota TIPF akhir November 2010 lalu telah mendatangi Kantor Kajari Sibolga untuk mempertanyakan perkembangan Dugaan kasus dimaksud, sejauh mana proses hukum Dugaan kasus KKN tersebut diproses mereka, namun jawaban Kasi Intel Kajari Sibolga mengatakan masalah Dugaan Kasus KKN SD Huta Gurgur-II tersebut, ditanyakan saja kepada FM. Sibagariang yang menangani kasus dimaksud, namun beliau saat ini masih di Medan.
Dugaan Kasus KKN di Sekolah tersebut seperti : Pengadaan Buku Cetak /Buku Bacaan untuk Setiap Siswa selalu itu-itu saja yang dipakai yakni Buku BOS TA.2005/2006 lalu, bahkan Buku tersebut tidak mencukupi pada setiap siswa. Sementara jumlah siswa sebanyak 99 siswa pada TahunAjaran 2009/2010. Seperti pantauan SBN di lokasi Sekolahm bahwa jumlah Guru PNS 2 orang dan 5 Guru Honor, namum dipapan tulis Guru ada salah satu Guru Gonor T.Shb tidak dicantumkan Lulusan apa sekolahnya. Diduga Kelulusannya diragukan.
Ironisnya Buku BOS yang sudah dibiayaai oleh Pemerintah Pusat, namun Oknum Kepala SD 158461 Huta Gur-Gur tersebut Masih Tega lagi untuk meminta Biaya Buku tersebut kepada setiap siswa dengan harga per buku sebesar Rp.50.000,- Akibatnya Masalah tersebut dilaporkan oleh Komite sekolah dan Orang Tua siswa ke Kepala Dinas Pendidikan Kec, Sibabangun sekira bulan April 2009 lalu, kemudian DAPOT RAJA SIMARMATA selaku Kacabdis Kec. Sibabangun memerintahkan kepada Seri Hanum Sitompul selaku Kepala Sekolah SD tersebut untuk mengembanlikan uang Buku BOS yang telah dikutip dari para siswa, karena Buku BOS tersebut telah ditanggung oleh Pemerintah. Bahkan di dalam Rapat yang digelar 11 Juli 2009 lalu di Ruang SD Negeri Huta Gur-Gur –II, Kacabdis Sibabangun juga memerintahkan agar Suami Kepala SD tersebut Tindoan Sihombing harus berhenti mengajar karena tidak cukup untuk persyaratan, namun seperti Pengamatan Komite Sekolah SD Negeri 158461 Huta Gur-Gur-II maka Guru dimaksud masih tetap di mengajar, maklumlah Istri Tindoan Sihombing adalah Kepala SD tersebut, sehingga mereka telah berkuasa mau berbuat apa saja di Sekolah tersebut, demikian ditegaskan oleh Lala`aro Zebua selaku Wakil Ketua Komite Sekolah kepada SBN minggu lalu.
Uba Nauli Hasibuan, SH selaku Coordinatot Team Independent Pencari Fakta KKN Pejabat Sumatera Utara Wil- III Kab, Tapteng/Sibolga/Nias dan Nisel ( TIPF-SU WIL-III), sesuai dengan hasil Temuan di lapangan, bahwa diduga kuat Oknum Kepala Sekolah SD Negeri 158461 Huta Gur-Gur-II, Kec, Sibabangun, Kab, Tapanuli Tengah diduga kuat telah melakukan praktek KKN di dalam Pelaksanaan Dana BOS TA.2006 hingga 2009, bahkan Dana BSM ( Bantuan Siswa Miskin ) TA.2009 lalu yang cair sekitar Agustus 2009 pun diduga dipotong oleh Oknum Kepala Sekolah tersebut. Setelah terhimpun semua Data-data Pendukung baik dari Orang Tua Siswa maupun dari Dinas Pendidikan Kab, Tapteng, maka TIPF secara resmi telah melaporkan Oknum Kepsek tersebut ke Kajari Siboga pada tanggal 12 Oktober 2010 dengan Nomor Surat : NO : 018 / TIPF-SU/ Wil-III/Lap/X/2010.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa diminta kepada Pihak Kejaksaan Negeri Sibolga agar memanggil Oknum Kepala Sekolah tersebut untuk diproses sesuai dengan aturan yang ada.
Namun seperti isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Desa Huta Gur-gur-II mengatakan bahwa , Telah beberapa kali Oknum Kepala Sekolah tersebut dilaporkan oleh Masyarakat dan Orang Yua siswa, namun Pihak Atasan kepala Sekolah seperti Ka. UPTD Pendidikan Kec. Lumut diduga telah disuap oleh Kepala Sekolah sehingga Dugaan Kasus KKN tersebut tidak berlanjut. (tim)

Konsep “Beriman” Bersih, Indah dan Nyaman
Prioritas Kalapas Sibolga/Tapteng Thomas Barajanan, S.SOS, MH

Tukka, SBN---Sebagai anak bangsa, kita harus mempunyai tanggung jawab moral, didalam berbagai aspek kehidupan, berbangsa dan bernegara. Terlebih-lebih terhadap para warga binaan Lapas Kelas IIA Tukka Sibolga/Tapteng, yang tersandung dengan beragam kasus (masalah) yang dituntut salah di mata hukum yang ada di NKRI ini. Sebab sebagai manusia yang sadar serta akibat dari kekendoran imansipasi yang dimiliki oleh manusia, tak seorangpun ingin menjadi warga binaan tahanan/narapidana (napi) di Lapas kelas IIA Sibolga / Tapteng. Karena sebagai seorang manusia tidak akan pernah luput dari kesilapan,kekhilafan yang akan berujung kepada kesengsaraan nantinya, dan menjadi penyesalan seumur hidup, karena penyesalannya juga selalu datang terlambat buat umat-Nya yang menyadari perbuatannya, baik karena terpaksa dan terkadang juga karena dipaksa.
Maka berangkat dari sanalah Thomas Barajanan, S.SOs, MH kalapas kelas IIA Sibolga/Tapteng, semenjak hadir ditengah-tengah warga binaan tahanan/napi mencanagkan konsep “ Beriman” bersih, indah dan nyaman buat para tahanan, yang dalam alplikasinya yang sudah terbukti di Lapas tersebut.yang mana seluruh lokasi Lapas di upayakan bersih dan indah yang selalu dirawat agar tidak kumuh dan kotor, serta ditanami dengan bunga-bunga sehingga tampak asri, yang dilakukan oleh para tahanan/napi yang telah diberikan kepercayaan keluar disekitar pekarangan dalam Lapas kelas II A Tukka dengan pengawasan yang ekstra ketat sesuai dengan Kapasditas pengawas yang ada di LP tersebut, dan yang tidak pernah luput dari perhatian bapak Kalapas Sibolga / Tapteng, Thomas Parajanan. Dalam hal pembinaan keagamaan juga skala perioritas buat Kalapas baik agama Islam, maupun Kristen yang selalu berlangsung setiap saat sesuai waktunya. Agar pembinaan pendidikan/keahlian dan mental/ spiritual para warga binaan, tahanan/napi dapat terlaksana dengan baik serta terwujud, berjalan efektif, semua ini tidak terlepas dari peran dan dukungan dari stake holder juga sumbangsih masyarakat dan kedua daerah, seperti kehadiran warga Medan dalam waktu satu kali dalam enam bulan yaitu : Nathania Theological Summery yang rutin hadir untuk memberikan pendidikan keagamaan pada warga binaan para tahanan/ napi di LP tersebut, sebagai wujud kepedulian anak-anak bangsa. Hal ini diungkapkan kalapas kepada wartawan Koran ini, beberapa waktu yang lalu saat berkunjung ke LP tersebut.
Lebih lanjut Kalapas juga mengatakan semua ini juga sebagai wujud dari pada UU No. 15 tahun 1995 tentang pembinaan Narapidana (Napi) di seluruh NKRI, sehingga kami atas nama LP KELAS II A Sibolga/Tapteng selalu berupaya melakukan yang terbaik, serta menghapuskan isu – isu kekerasan terhadap warga binaan tahanan/napi sebagai kepedulian kami dan pengabdian terhadap anak-anak bangsa. Sehingga terciptalah keamanan, ketertiban, ketenangan, kekondusifan dan hak-hak sebagai warga yang berdemokrasi juga hak-hak sebagai warga binaan tahanan/napi di NKRI ini. Serta sebagai pengimplementasian daripada UU Nomor 15 Tahun 1995, kami juga tidak pernah lupa memberikan hak-hak para napi, misalnya : Cuti Menjenguk Keluarga (CMK), Cuti Menjelang Bebas (CMB), asimilasi, juga Pembebasan Bersyarat (PB) bagi para napi yang telah menjalani masa hukuman 2/3 dari hukuman yang akan dijalaninya sampai masa bebasnya.
Dalam hal kesehatan kami juga selalu melakukan cek kesehatan para tahanan/napi setiap 2x seminggu dan klinik yang selalu buka setiap hari. Dan untuk mengatasi kebosanan para napi kami pihak LP kelas II A Sibolga/Tapteng selalu memberdayakan para napi dengan kegiatan-kegiatan seperti : mengelas (perbengkelan), membuat meja, kursi, menjahit serta ukir-ukiran sesuai kemauan masing-masing para napi, yang nantinya juga sangat bermanfaat bagi para napi apabila telah bebas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat atau keluarga, mereka telah mempunyai keahlian masing-masing yang dapat dari LP selama masa pembinaan untuk menyabut hidup. Yang secara otomatis akan mengurangi tingkat pengangguran yang rata-rata sering membuat manusia terjerumus ke lembah dosa. Hal ini juga terbukti melalui persentase yang sangat menurun yang hanya tinggal 1 persen bagi narapidana (napi) kambuhan saat sekarang ini di LP Tukka. Dan semoga konsep “ Beriman “ yang selalu kami prioritaskan membuat tingkat kesadaran bagi para napi semakin meningkat untuk kembvali ke jalan yang benar sesuai dengan harapan kita.
Dan kami juga atas nama LP kelas II A Sibolga/Tapteng, sangat mengaharapkan perhatian yang sangat serius dari pemimpin kedua daerah ini agar jangan merasa bosan memberikan yang terbaik buat para tahanan/napi yang selalu kami harapkan baik muril dmaupun matrial setiap saat sebab mereka juga anak-anak bangsa ini yang memerlukan dukungan atas kekurangan nya.
Di singung tentang kesiapan Lapas hari Natal, beliau optimisi mengatakan Lapas selalu terbuka untuk Gereja juga untuk organisasi yang ingin melaksanakan Natal bersama para warga binaan LP Tukka, asal prosesi Natal tersebut tidak terbuka untuk umum. Mengingat Kapasitas kami akan personil yang belum cukup mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ucapnya mengakhiri. (Tumbur Manalu)

Al Washliyah Gugat Siapapun Soal Tanah 32 Hektar di Helvetia

Deli Serdang, SBN---PB Al Washliyah siap menggugat siapapun yang mengaku pemilik tanah 32 hektar di Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.
Bahkan, Al Washliyah mempertanyakan kinerja PN Lubuk pakam yang memenangkan gugatan perdata yang diajukan 65 orang penggarap atas nama Titin Kurniawati Rahayu Cs, tanpa menghadirkan atau memanggil PB Al Washliyah dalam persidangan.
"Kita siap menggugat siapapun, karena kita memiliki surat yang sah atas kepemilikan tanah tersebut," tegas Kuasa Hukum PB Al Washliyah, Ade Zainab Taher SH kepada wartawan, di sela acara zikir dan doa di atas tanah 32 hektar di Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/12), yang dihadiri ribuan warga Al Washliyah.
Bahkan apabila nantinya Al Washliyah tidak bisa mempertahankan haknya, maka Al Washliyah juga akan akan menggugat PTPN 2. Sebab, embrio tanah adalah milik PTPN2. "Secara hukum apabila kita tidak bisa mempertahankan, maka kami akan gugat. Karena kami pemilik yang baik dilindungi secara hukum, ketentuannya seperti itu," ujarnya.
Tanah seluas 30 hektar diperoleh secara sah dari PTPN 2 berdasarkan Akta Penyerahan Hak Atas Tanah dan Ganti Rugi No 29 tanggal 27 September 2004 yang dibuat oleh Notaris Drs Hasbullah Hadi SH.
Selanjutnya tanah seluas 2 hektar berdasarkan surat Direksi PTPN 2 Tanjung Morawa No II.0/EX/366/EX.2004 tanggal 26 Oktober 2004. "Al Washliyah membayar ganti rugi seperti yang diminta PTPN 2 serta kita taat kepada negara dengan membayar Pajak Bumi dan Bangunan tiap tahunnya. Itu juga sudah disetujui oleh Meneg BUMN, Bupati Deliserdang bahkan Gubsu saat itu HT Rizal Nurdin," katanya.
Ade juga mengatakan, keputusan sudah inkrah dan berkekuatan hukum tetap yang mana 65 orang mengaku pemilik tanah tersebut menggunakan surat keterangan dan pernyataan waris tanggal 25 November 2002 dan pernyataan tanggal 25 November 2002 yang dibuat dan digunakan yang isinya palsu dan tidak benar.
Bahkan surat itu dijadikan penggarap dasar untuk menggugat. Namun Al Washliyah telah melaporkan ke Poldasu dengan dasar relaas panggilan Aanmaning untuk melakukan putusan PN Lubukpakam Jo Pengadilan Tinggi Medan Jo MA dan Peninjauan Kembali (PK). 65 orang para penggarap tersebut diputuskan melakukan tindak pidana dengan no 165K/Pid/2010 yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.
"Uniknya lagi enam orang dari pemohon eksekusi menyatakan bahwa orangtua mereka bukan yang tertera namanya pada surat keterangan tentang pembagian dan penerimaan tanah sawah/ladang keterangan Labuhan Deli/Ds tanggal 20 Januari 1954 yang merupakan bukti kepemilikan hak atas tanah," jelasnya.
Putusan PN Lubukpakam tentang perdata tersebut bertentangan putusannya tentang pidana pemalsuan pasal 263 pasal 2 dan 3 menggunakan surat yang isinya palsu. Keberatan tersebut telah disampaikan ke Mahmakah Agung dan dilaporkan ke Mapoldasu, namun PN Lubukpakam menolak keberatan PK yang diajukan PB Al Washliyah. "Dari satu sisi mereka mengaku tanahnya dan itu sudah bertentangan. Kemudian dalam objek tanah, masih ada pidana," ucapnya.
Sementara Ketua PB Al Washliyah Ir Yusuf Pardamean yang juga pelaksana teknis PB Al Washliyah untjuk mendapatkan hak tanah mengatakan, persoalan itu akan diusut tuntas hingga titik darah penghabisan.
"Karena Al Washliyah turut serta memerdekan negeri ini, jadi kami tidak main-main apalagi bermain," katanya. Al Washliyah juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa dibalik 65 orang yang mengaku pemilik tanah tersebut. Sebab, sampai saat ini 65 orang itu tak jelas siapa saja." Ini jelas permainan. Usut tuntas dibalik semua ini," tegasnya.(Binsar H.P)


Perayaan Natal Punguan Toga Siregar Sibolga -Tapteng Berjalan Sukses

>> Laporan : Binsar Ritonga
Sibolga, SBN---Pada hari Selasa (14/12) perayaan Natal Patogar Siregar Sibolga sekitarnya telah berjalan dengan sukses yang dilaksanakan pukul 15 WIB di Gereja HKBP Sibolga Baru Jalan Kakap No.7 Sibolga.
Perayaan natal ini diikuti lebih kurang 500 orang dari seluruh anggota Patogar boru bere Sibolga sekitarnya, sebagai ketua panitia perayaan Natal B. Ritonga (Op.vania), Sekretaris : bpk.Gusti Siregar, Bendahara: L.Br.Sitompul (Op.Jesika), Seksi Protocol : Umak Indah br.Sitinjak, Seksi Konsumsi : Op.Yeremia Boru (coordinator), OP.Vania br. Pakpahan, Umak Desi br.Ht.Soit, Seksi Dana: bpk Desy Siregar (koordinator), seksi Acara Liturgi dan pengkotbah : Pdt.RF.Sihombing STh. perayaan Natal ini mengambil tema dari NAS Alkitab Titus 2 : 7 : “ dan jadikan lah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau bersungguh – sungguh dalam pelajaranmu. Sementara Sub.Thema : agar tumbuh, hati yang saling bahu - membahu dan saling sayang menyayangi antar sesama perkumpulan Patogar boru bere.yang ada di Sibolga Sekitarnya.
Adapun acara Natal ini diselenggarakan untuk memperingati hari lahirnya Yesus Kristus juru selamat umat manusia, yang percaya kepadanya, serta untuk menyatukan semua marga Siregar Boru-bere yang ada di Sibolga sekitarnya, agar saling bahu-membahu didalam suka dan duka, agar tercipta di dalam keluarga besar Patogar Boru Bere hati dan pikiran yang saling searah, seperti Sub:Thema Natal tersebut.
Natal Patogar di tata dengan sesederhana mungkin, sebab, dalam ekonomi sekarang ini, dimana harga serba mahal, kebutuhan hidup semakin meningkat anggota, Patogar banyak yang ekonominya tidak menguntungkan, untuk itulah ketua panitia mengambil kebijakan agar semua anggota tidak terbebani, bagi anggota Patogar yang tidak mampu mermbayar kewajiban, agar jangan ragu untuk ikut hadir merayakan natal tersebut.
Acara demi acara berlangsung dengan hikmad, dimulai dari kata sambutan dari ketua Natal, Ketua Patogar, Penasehat, dan mewakili Boru Bere, serta kemudian menyalakan lilin dari unsur panitia, Pengkotbah, dan penasehat serta boru-bere.
Pembacaan kotbah oleh Pdt.RF.Sihombing STh yang diambil dari nas,”Titus 2:7”dan setelah kotbah selesai barulah Liturgi dimulai dari anak-anak sekolah Tk s/d Sekolah lanjutan dan kemudian liturgi dari para orangtua Siregar boru bere enam liturgi dari liturgi pertama sampai liturgi ke enam dan diselingi dengan Vokal Grup, Vokal Solo, dan Deklamasi. Dan, terahir pembagian snek kepada segenap peserta yang hadir,acara natal Siregar boru bere berjalan baik dan aman serta sederhana, dan Panitia Natal Patogar Boru-Bere Sibolga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Pemerintah Kota Sibolga yang telah memberikan sumbangan,agar terlaksananya perayaan natal ini dengan baik.- .

Berita foto : saat anak anak sedang memecahkan Liturginya masing-masing


1 Tahun Medical Band Viva Dangdut Mania TPI

Medan, SBN---Bertempat di salah satu Hotel di Kota Prapat yang langsung menghadap Danau Toba, Medical Band merayakan Hari Ulang Tahun atau hari jadi ke- 1 terbentukny Medical band Viva Dangdut Mania TPI (MNC),. Acara dilaksanakan penuh hikmat,sederhana dengan mengutamakan rasa kebersamaan, kekeluargaan terbukti acara tersebut hanya dihadiri keluarga besar Medical Band.
Setelah menempuh perjalan 4 jam seleuruh rombongan sampai di kota Prapat pukul 20.22 wib. Setelah santap malam. Acara dibuka 21.15 wib. Jhon Kempes salah satu personil lawak Anak Deli yang pernah mengikuti audisi di TPI acara API 3 mengajak semua rombongan melantai tampak hadir Pimpinan Yayasan Indah Medan H A Haris HSB SE dan istri tercinta Hj Roziah Fauzi AMKeb, Direktur Kampus Yayasan Indah Hambali, yang juga menyumbang beberapa nomor lagu, menambah suasana semakin semarak dengan kehadiran seluruh personil Medical Band, pada kesempatan tersebut juga diberikan cendramata.
Siraman rohani/do’a yang mengingatkan agar kita selal mengerjakan perintah Allah SWT, sholat 5 waktu, adalah cermin serta rasa syukur kita agar kita semua mendapat rahmat/lindungan Allah SWT, tutur Hambali sebagai Wakil Pimpinan Medical Band.
Manager Medical Band Herman Munte meminta agar para personil diusia yang ke 1 tahun mari kita sama-sama dengan perjuangan yang tidak mudah untuk dapat mensejajarkan diri dengan musisi papan atas, walaupun kini perjalanan masih sangat panjang kita harus tetap optimis agar terus membenahi kekurangan-kekurangan secara induvidu/group.
Dari tahun 75 saya mencari group yang mapan seperti Medical band tetapi tidak saya temukan, fasilitas dan sarana sampai urusan keluarga di Medical band semuanya tersedia, kita harus profesional, agar kedepannya lebih berprestasi.
Riski sang vocalis mohon maaf, karena kami belum bisa memberikan yang terbaik, walaupun kini Medical band, kami berjanji tahun depan kami akan lebih bekerja keras lagi untuk yang terbaik. Tepat pukul 24.00 wib lagu selamat ulang tahun berkumandang. Setelah Ketua Yayasan Indah mengulangi 1 persatu personil Medical band, ketepatan Indah anak ke dua dari pasangan H A Haris HSB SE – Hj Roziah Fauzi AMKeb genap usia 18 tahun.
Nampak butir-butir air mata menghiasi malam, kebahagian, tiba-tiba bolu yang dihidangkan menjadi sasaran kewajah undah serta seluruh personil malam itu yang berulang tahun di malam hari itu. (JK/So)


Peresmian GPI Sidang Aek Habil Sibolga oleh Ketum GPI se Indonesia Rev. DR.MH. Siburian, M.Min
• Walikota Sibolga Hadiri Festival Biro Pemuda GPI

Sibolga, SBN---Sabtu (18/12) Walikota Sibolga Drs.Syarfi Hutauruk dan rombongan diantara nya Kapolres Tap-Teng Dicky dan tamu khusus Bapak Ketua Sinode GPI se-Indonesia Rev. DR. MH. Siburian, M.Min tiba di gereja GPI Jln. Jalak No.29 Sibolga pukul 10.48 wib.
Pembukaan layar plang merek GPI oleh Bapak Walikota Sibolga yang di lanjutkan setelah itu penandatanganan prasasti gereja oleh Ketua GPI se-Indonesia Bapak Rev. DR.MH. Siburian, M.Min. Selanjut nya pembukaan pintu masuk gereja dengan kunci yang baru oleh seorang Ibu tokoh gereja. Maka Rev. DR. MH. Siburian, M.Min, Drs. Syarfi Hutauruk dan beberapa rombongan dari unsur Muspida Sibolga yang di dampingi ajudan Walikota memasuki ruangan ibadah gereja dan langsung mengambil tempat khusus paling depan.
Kata sambutan dari protokol yang mengucapkan selamat datang Bapak Ketua Sinode Umum GPI dan rombongan, Bapak Walikota Sibolga dan rombongan. Selanjutnya laporan dari Ketua peresmian pembangunan gereja oleh Willmar Napitupulu, ST. Setelah itu di lanjutkan kata sambutan dari Gembala Sidang GPI jemaat Aek Habil Sibolga oleh Pdt J. Pasaribu. Beliau menjelaskan gereja ini mulai di bangun sejak tahun 1977 -2010 berarti sekarang selesai dengan permanen selama 33tahun. Dimana pembangunan yang sekarang ini yang telah mantap mencapai dana Rp.2,4 milyar. Perlu di ketahui oleh Bapak/Ibu /Saudara/i sekarang puji Tuhan jemaat kita sudah mencapai 256 orang.
Kemudian kata sambutan dari koordinator gereja wilayah oleh Bapak Pdt. J. Sitanggang; beliau mengungkapkan rasa bangga nya yang besar atas gereja GPI yang telah terbangun dengan besar dan megah seperti ini, yang telah terbangun dengan biaya yang cukup besar mencapai Rp. 2,4 milyar, bukan itu saja jemaat GPI ditempat ini telah mencapai ratusan orang, semua karena Tuhan, semua karena Kuasa Tuhan. Oleh karena itu saya menghimbau agar jemaat GPI ditempat ini dijalin persaudaraan yang kuat antara jemaat dengan hamba-hamba Tuhan digereja GPI Aek Habil ( ungkap Bapak Pdt. J.Sitanggang yang sudah lanjut umur )
Selanjut nya kata sambutan dari Ketua BKAG kota Sibolga oleh Pdt. ST. Nababan; Beliau menyampaikan pengarahan sebagai berikut: peresmian gereja GPI saat ini begitu luar biasa dikarenakan acara nya diadakan ditengah-tengah perayaan Natal sekarang ini. Kami dari BKAG Sibolga ada 4 orang saat ini yang dapat hadir diantara nya saya sendiri, Pdt.Edward Siregar, Pdt. Nainggolan dan Pdt. Purba. Kita senang dari BKAG dapat bekerja sama melaksanakan hubungan yang baik, berkesinambungan, sehingga pembangunan gedung GPI jemaat Aek Habil ini dapat dilakukan / dilaksanakan / selesai tahap - demi tahap. Kami ucapkan terima kasih kepada panitia pembangunan dan panitia peresmian yang telah bekerja keras selama ini sehingga pembangunan gedung gereja ini dapat selesai seperti sekarang dengan megah.
Selanjut nya kata sambutan dari Ketua Umum Sinode gereja Pentakosta Indonesia oleh Bapak Rev. DR. MH. Siburian, M. Min, dalam sambutan nya beliau mengatakan: “ Gereja tidak asing lagi bagi kita orang Kristen. Yang paling penting yang mau saya tekankan disini bagi kita adalah bahwa gereja harus mampu mengatasi berbagai atau semua rintangan yang terbentang didepan. Saya yakin pembentukan subtansi gereja yang dibentuk Tuhan Yesus Kristus akan terus berkembang pesat sesuai dengan tuntutan zaman. Banyak orang yang menuntut gereja baru yang sifat nya memiliki segala fasilitas canggih seperti adanya internet di gereja, televisi, parabola, digital, telephone, alat- alat full music seperti keyboard, piano, gitar listrik, drum dll. Semua itu baik tapi yang terpenting dalam pelaksanaan kita mesti memperlihatkan kesatuan jemaat yang luar biasa karena gereja adalah tempat pengwujudnyataan persekutuan gereja/ jemaat. Berarti bukan sekedar berkumpul. Persekutuan itu harus luar biasa dijalin sehingga membut surga tertarik memperhatikan gereja, sebagaimana yang Paulus katakan janganlah tinggalkan persekutuanmu. Jadi saya menghimbau kepada Gembala gereja tempat ini untuk menjaga persekutuan yang baik sampai Maranatha datang. Jadi dari persekutuan jemaat yang baik akan menghasilkan masyarakat yang baik, masyarakat yang baik akan menghasilkan bangsa yang baik, bangsa yang baik akan menghasilkan negara yang baik, negara yang baik akan menghasilkan dunia yang baik, dengan demikian gereja akan menjadi development center. Kita berdoa agar semua itu terlaksana dengan efektif” ( ungkap Ketua Sinode se - Indonesia )
Yang terkhir kata sambutan dari Walikota Sibolga Bapak Drs. Syarfi Hutauruk yakni sebagai berikut. Ada 3 hal yang hendak saya garis - bawahi pada kesempatan yang berbahagia ini yaitu:
1. Saya mengajak kita semua mengucap syukur pada Tuhan, kita diberikan kesehatan, kekuatan sehingga kita dapat menghadiri peresmian gereja GPI Aek Habil ini.
2. Sebelumnya saya sudah pernah bersilaturahmi dengan Rev.DR MH. Siburian di kota Siantar waktu saya mendampingi Pak Akbar Tanjung.
3. Saya bahagia melihat Rev. Siburian karena saya selalu hadir dalam peresmian- peresmian gereja di Indonesia. Dulunya saya belum pernah hadir digereja GPI tetapi sekarang saya sudah dapat hadir digereja GPI dan ketemu kembali dengan Bapak Rev. Siburian.
Salah satu fokus Pemko Sibolga adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama. Membentuk iklim yang sulit dikota Sibolga negeri berbilang kaum karena di Sibolga lengkap semua suku dan lengkap semua agama. Semoga di Sibolga tidak ada perbedaan- perbedaan agama, tetapi terjalin dengan baik kerukunan umat beragama sebagaimana yang kira harapkan.
Kami selaku pimpinan daerah, menyambut dengan gembira atas peresmian gereja Pentakosta Indonesia sidang Aek Habil Sibolga. Saya harap agar tempat suci ini dijaga, dipelihara sehingga perayaan- perayaan besar digereja ini terlaksana dengan baik. Pengembangan pribadi jemaat harus ditingkatkan. Untuk membentuk zaman globalisasi yang banyak tantangan. Ini merupakan perhatian umat beragama. Kita perhatikan saja cara nikah/ atau kawin atau sekarang ini film-film porno telah banyak tersebar di internet.
Kita butuh teknologi, tetapi teknologi tidak bisa menggeser firman Tuhan. Saya selaku pemimpin Sibolga dan secara pribadi dan keluarga mengucapkan selamat Natal 25 Desember 2010 dan selamat menyongsong Tahun Baru 01 Januari 2011. Semoga diujung tahun ini kita mencapai suskes yang diharapkan. Saya sehabis ini akan meninggalkan oleh- oleh untuk gereja ini, sebagai mana lazim-nya yang saya lakukan sewaktu saya menjadi anggota DPR pusat. Saya akan berikan bantuan untuk gereja ini sebesar Rp.25 juta, jadi selamat melaksanakan ibadah digereja ini ( ungkap Walikota Sibolga )
Saya minta kepada Bapak gembala Pdt. J.Pasaribu sehabis ini agar menjamu Bapak Rev. Siburian dengan ikan- ikan yang enak dari Sibolga dengan ciri khas khusus nya. Horas............ Syalom sahut Pak walikota mengakhiri sambutan nya.
Selanjutnya pemberian cenderamata kepada Bapak Walikota Sibolga oleh Ketua umum GPI se- Indonesia Bapak Rev. DR.MH. Siburian,M.Min yang didampingi Bapak Pdt. J. Pasaribu selaku Gembala gereja setempat.
Dipenghujung acara umum ini diakhiri dengan doa penutup oleh Bapak Sekjend Indonesia oleh Pdt. Drs. JW. Manurung.
Demikianlah laporan kami dari Sibolga atas undangan peliputan peresmian gedung gereja GPI jemaat Aek Habil Sibolga oleh Hendri Rajagukguk selaku Humas dari panitia peresmian. (John Siahaan, STh/ Hendri/ Binsar Tambunan )



Natal GBI Topaz Sibolga dan Peresmian Gedung Gereja di Sibuluan Tapteng

Tapteng, SBN---Perayaan Natal ini merupakan momen khusus karena ini adalah Natal perdana di Gedung Gereja yang baru sekaligus peresmiannya yang di laksanakan tanggal (7/12) yang lalu, dimana dihadiri oleh Bupati Tapteng Drs.Tuani Lumban Tobing, M.Si secara khusus selaku salah- satu tokoh penting di GBI Sibolga kota. Pada pukul 16.00 WIB, acara dimulai dengan system barisan prosesi Natal memasuki ruangan Gereja, Jemaat di undang protokol berdiri sambil di iringi lagu ” Nungga Jumpang Hari Pestai ”.
Selanjudnya Doa pembukaan oleh : Pdp. Perdiman Situmeang S.Th, maka sehabis Doa kata sambutan dari : 1. Jumpang Hutabarat, Gembala Sidang oleh Pdt. Edward OP. Siregar, bimbingan dan pengarahan dari Pemerintah setempat; Bupati Tapteng : Drs.Tuani Lumban Tobing M.Si.
Adapun pengarahan dari Bupati sebagai berikut : ”kita sudah setiap tahun di Gereja ini merayakan Natal GBI, namun kali ini merupakan momen khusus, kita rayakan perayaan di gedung ini sekaligus peresmiannya. Orang Kristen selalu berdoa minta kuasa dan hikmat pada masa Natal ini. Ibu Dina titip pesan salam bagi kita semua beliau tidak dapat hadir pada kesempatan ini karena ada hal yang mesti diurus oleh ibu. Hari ini pertama kali saya bisa mengadiri Natal GBI; sebelumnya saya hanya bisa menghadiri pesta pembangunan Gereja ini setiap tahun.
Natal mengajak kita merayakan hari kelahiran YESUS . Pembangunan Tapanuli Tengah selalu didasari doa kepada Kristus, itulah yang selalu saya terapkan dan lakukan. Kebersamaan penting bagi kita untuk mewujudkan masa depan yang indah. Hal ini kesukaan bagi Tuhan. Akhir tahun ini kita harapkan Pembangunan Tapanuli Tengah semakin sukses. Pesawat baru sudah kita masukkan, kita sudah coba lakukan uji coba di bandara Silangit. Kita harapkan ketua DPRD Tapteng menopang pembangunan Tapanuli Tengah ini, karena beliau merupakan bagian dari Tapteng.
Tuhan sudah lahir, kita harapkan sehabis kita meninggalkan tempat ini ; Kita semangat, Natal membawa pembaharuan, tiada mustahil bagi Tuhan, Natal membawa kelimpahan. Saya atas nama Bupati Tapanuli Tengah berserta Ibu dan keluarga mengucapkan selamat Natal 25 Desember 2010 dan selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2011 Tuhan memberkati.
Sehabis pengarahan dari Bupati maka dilanjutkan acara penyalahan Lilin oleh : 1.Gembala Sidang :Pdt. Edward O.P.Siregar, 2.Pemerintah setempat : Bupati Tapanuli tengah Drs.Tuani Lumban Tobing M.Si, 3. DEPAG Tapanuli Tengah,4. BKAG Tapanuli Tengah, Ketua 5.Tim penggerak PKK Tapanuli Tengah mewakili Dina Riana Samosir, 6. Ketua pesta Pembangunan GBI Sibuluan Nalambok Marada Lumban Tobing,7 Ketua panitia Natal 2010 : Jumpang Hutabarat. Sambil menyanyikan lagu “Malam Kudus” ayat 1-3.
Acara perayaan Natal GBI Topaz ini juga di isi dengan : Liturgi anak play group, tarian anak sekolah minggu, vocal group anak sekolah minggu, kor WBI Sibolga kota, Vokal group pemuda Bethel Indonesia Sibolga kota, Puisi Natal pemuda, koor SKPD Tapanuli tengah dll
Di puncak acara perayaan Natal ini; maka tiba waktunya giliran Gembala Sidang GBI Topaz Sibolga – Tapteng Pdt. Edward OP. Siregar menyampaikan renungan Natal yang isi nya sebagai berikut
Pendeta mengajak jemaat membuka Galatia 6 : 9 – 10 isi nya sebagai beriku “ Janganlah kita jemu - jemu berbuat baik selagi masih ada kesempatan bagi kita, sesuai dengan Tema yang telah tertulis di spanduk yang terpampang di depan”.
Bapak / ibu /saudara/i tema ini mengajak kita agar tidak jemu-jemu berbuat baik karena hidup kita punya batasan di dunia ini. Hanya Allah yang tidak terbatas . Berbuat baik adalah salah - satu hal yang menyenangkan, berbuat baik merupakan dambaan bagi banyak orang. Pertanyaan : Apakah aku sudah berbuat baik?, apakah aku sudah menyenangkan hati orang?. Berbuat baik bukan untuk berbalas - budi, tetapi suatu kebajikan dan keharusan, kapan, dimana dan bagaimana pun situasinya; orang harus berbuat baik. Jika orang berbuat baik; maka hasil kerjanya akan baik, mantap. Kalau orang tidak berbuat baik; pekerjaan nya akan asal-asalan. Maka nya Paulus mengatakan” janganlah kita jemu – jemu berbuat baik”. Itu makanya Yesus berkata : ” Jikalau pipi kiri-mu ditampar; kasih pipi kanan”, itu menunjukkan Yesus mengajarkan perbuatan baik
Apakah kita sudah melakukan perbuatan baik di Gereja kita, apakah kita berbuat baik dikantor, di masyarakat kita dan bangsa kita. Kalau kita sudah mati; tak bisa lagi berbuat baik, jadi selagi hidup mari berbuat baik. Nanti semua di perhitungkan di surga, apakah kita waktu hidup didunia banyak berbuat baik atau berbuat jahat.
Kelalaian untuk berbuat baik akan mencelakan dan merugikan orang. Ketika anda lalai; anda akan mengalami kerugian di kantor atau di Gereja atau di tempat kerja masing-masing. Keterlambatan kita berdampak bagi orang lain contoh: supir mobil kalau lalai akan mencelakakan orang lain dan dirinya sendiri / kecelakan
Bapak / ibu / saudara/ i, Lukas 6 : 32-33………….; menjadi cerminan bagi kita. Ayat ini menceritakan Yesus mengajarkan kalau kita hanya berbuat baik kepada orang yang mengasihi kita; apakah jasamu, artinya kita juga harus dapat berbuat baik kepada orang yang membencihi kita. Apa keuntungan bagi kita kalau kita memburuk-burukan orang lain. Ini merupakan sesuatu yang tidak baik. Semakin kita sering melakukan kebaikan; maka semakin besar kita nanti menuai kebaikan. Oleh karena itu taburlah kebaikan itu terus menerus tanpa jemu-jemu. Ketahuilah bahwa jeripayamu tidak sia-sia, artinya 50% engkau tabur kebaikan itu; maka engkau akan menuai 5000% kebaikan itu. Tuhan akan membela kita, Tuhan Allah akan memperhatikan kita. Yesus tidak berhenti berbuat kebaikan sampai mati di kayu salib. Teladan Yesus - lah yang mesti kita ikuti. AMIN
Di akhir acara Natal; pembagian jedah / makan bersama yang lauk - pauknya daging kerbau dan ikan teri kas masakan Sibolga yang lezat, di pimpin doa makan oleh : Pdp. Agus Zebua, S.Th. Demikianlah laporan kami dari SBN Sibolga-Tapteng. (John M.Siahaan,S.Th)

28 Desember 2010, di Halaman Kantor Bupati Simalungun
PNS, TNI/Polri, DPRD, BUMN/BUMD, Gereja dan Masyarakat Kab. Simalungun

>> Hasanuddin Siregar
Simalungun, SBN---Untuk memperingati Hari Kelahiran Yesus Kristus Juru Selamat Dunia, PNS, TNI/Polri, DPRD, BUMN/BUMD, Gereja dan masyarakat se-Kab. Simalungun akan melaksanakan Perayaan Natal Bersama. Perayaan Natal Bersama itu akan di pusatkan di halaman Kantor Bupati Simalungun Pamatanag Raya yang dijadwalkan pada tanggal 28/12/2010 pada pukul 14.00 WIB.
Untuk menyukseskan Perayaan Natal bersama itu, telah dibentuk kepanitian berdasarkan SK Bupati Simalungun No. 188.45/3930/Adkemkesra tentang Pembentukan panitia Natal Bersama PNS, TNI/Polri, DPRD, BUMN/BUMD, Gereja dan masyarakat Kab. Simalungun tahun 2010.
Sebagai Ketua Umum dalam Letkol ARM Anton I Popang (Dandim 0207 Simalungun), Ketua Pelaksana DR Ir Binsar Situmorang M.SI, MAP (Asisten Administrasi dan Umum Setkab Simalungun, Sekretaris Umum dr Saberina Tarigan MARS dan Bendahara Umum Resman H Saragih S.Sos (Kadis Pendapatan PKA Kab. Simalungun).
Kepanitiaan itu juga dilengkapi dengan seksi-seksi seperti Seksi Liturgi/Acara/Kebaktian, Pembawa Acara, Tempat/ Peralatan/Perlengakapan, Koor, Sosial, Keamanan dan Perparkiran, Kolekte, Kesehatan, Konsumsi, Dokumentasi dan Publikasi, Penerima Tamu dan Hiburan. Untuk mengurus segala keperluan administrasi, dalam kepanitiaan tersebut juga di bentuk Sekretariat.
Thema yang telah di sepakati dalam perayaan Natal Bersama ini yaitu “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu”, (Wahyu 21 : 5a) dan sub thema “Dengan semangat Natal kita tingkatkan iman dan kasih dalam kebersamaan kita wujudkan perubahan dan pembaharuan menuju Simalungun yang lebih makmur dan berkeadilan’.
Menurut Ketua Umum Letkol ARM Anton I Popang saat memimpin rapat kepanitiaan beberapa waktu lalu di ruang Harungguan Kantor Bupati Simalungun mengatakan bahwa, untuk menyambut perayaan Natal Bersama pada tanggal 17/12/2010 yang akan datang panitia akan melaksanakan kegiatan Aksi Sosial yaitu melakukan pemberian tali asih kepada anak yatim piatu di panti-panti asuhan dan melakukan penanaman bibit pohon penghijauan sebanyak 1.500 batang di halaman panti-panti asuhan dan lahan-lahan kosong, hal ini bertujuan unttuk menjaga kelestarian lingkungan dan dalam upaya penanggulangan pemanasan global (Global Worning).
Anton mengatakan, sebagai penyampai firman Tuhan (Pengkhotbah) pada perayaan Natal Bersama tersebut yaitu Ephorus GKPS Pdt Jaharianson Saragih STh, MSc, PhD. Selain itu, juga akan di tampilkan 7 koor dari para jemaat gereja termasuk dari TNI, Polri, PNS dan Evori. Di rencanakan perayaan Natal ini akan di hadiri sekitar 3.000-an massa antara lain unsur Muspida plus, para tokoh agama, dari BUMN/BUMD termasuk NV STTC, TP PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Simalungun, TNI, Polri, para jemaat Gereja dan dari organisasi masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut juga Anton yang didampingi Ketua Pelaksana DR Ir Binsar Situmorang M.SI, MAP, Ketua Umum III Kompol Simon Keliat SE (Kabag Sumda Polres Simalungun) dan Sekretaris Umum dr Saberina Tarigan menghimbau, kepada seluruh elemen masyarakat terutama umat kristiani untuk bersama-sama menghadiri parayaan Natal Bersama ini dan menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing, sehingga makna perayaan natal ini tidak hanya sekedar serimonial saja, akan tetapi dapat memberikan dampak yang positif bagi kemajuan pembangunan di Kab. Simalungun.

Menyambut HUT Kab.Batubara yang Ke IV, Diskes Gelar Perlombaan

Lima puluh, SBN---Dalam menyambut HUT Kab. Batubara ke IV Darma Wanita Dinas Kesehatan Batubara menggelar berbagai kegiatan di aula Diskes Lima Puluh, Rabu (8/12) lomba yang dilaksanakan antara lain nasi tumpeng dan lomba pidato tentang kesehatan masyarakat.perlombaan ini diikuti oleh 10 orang peserta dari seluruh Kab.Batubara.
Adapun pemenangnya juara 1 no peserta 685 Puskesmas Lima Puluh, juara 2 no peserta 672 Puskesmas Simpang Dolok dan juara 3 no peserta 665 Puskesmas Pagurawan. Dalam memberi hadiah ini nampak bungkusan nya cukup besar, juara pertama langsung Kadis Kesehatan Kabupaten Batubara Dr.H.Surya Darma yang memberikannya, juara kedua oleh Ketua Panitia Hj.Hazriati Surya yang memberikan nya dan juara ketiga oleh Dr.Salamah dari Puskesmas Labuhan Ruku.
Selesai acara, dilanjutkan makan bersama nampak hadir dari komplek kantor kesehatan, sebahagian besar berdatangan, menikamti hidangan yang sudah tersedia di meja makan. Semenjak Dr.H.Surya Darma sebagai kadis baru kali ini diadakan di kantor Dinas Kesehatan Kab.Batubara, serta Ibu Surya sebagai ketua panitia menyampaikan. Mengharapkan kegiatan ini semakin mempererat silahturahmi, memacu kita dalam rangka meningkatkan yang baik kepada warga, kesehatan sangat berharga dari segalanya.oleh karena itu, mari kita jadi kan masyarakat yang sehat dan sejahtera dan ibu surya berpesan mohon kepada yang menang jangan menyombong, begitu pulah yang kalah harus mendalami ilmunya lagi. (Jamilah)

Terjaminnya Kesejahteraan Orang Cacat di Kab.Batubara

Simpang Gambus, SBN---Pada tanggal 1 Desember 2010 yang lalu SBN menjumpai Ja’par Siddiq di kediamannya Jalan Simpang Gambus Dsn VII dalam pernyataannya tentang pengangkatanya sebagai Ketua PPIC Cabang di Kab.Batubara.antara PPIC Sumut dan Ja’par terjalin kerja sama yang sangat baik hingga dapat mensukseskan orang yang cacat bahkan Ja’par dapat mengirimkan anak cacat untuk belajar di Dinas Sosial Sumut (Medan) juga PPIC Sumut, memberi bantuan sebentuk kursi roda untuk warga Kab.Batubara sebanyak 6 buah kursi roda, 4 buah untuk Desa Simpang Gambus, lorong 5 satu untuk Tanjung Tiram dan satu lagi untuk Air Putih.
Dengan bantuan sangat membanggakan ini dan juga masyarakat sangat berterima kasih kepada Ja’par dan PPIC Sumut yang mana melindungi orang –orang cacat di Kab.Batubara, semoga masyarakat dari orang yang cacat tidak merasa rendah hati dan kekurangannya dan majulah bersama-sama untuk mensukseskan Batubara yang tercinta. (Jamilah)


Perayaan Natal Yadika 13 Tambun Meriah

Bekasi, SBN---Perayaan Natal Yadika 13 yang diadakan di Gedung Gereja HKI Perumnas III Kota Bekasi, sukses diselenggarakan dengan kesederhanaan namun dapat menciptakan suasana yang meriah , perayaan Natal kali ini mengangkat Thema “ Maksimalkanlah Talentamu untuk Tuhan”(Matius 25:20) oleh Pendeta M. Siburian. Perayaan Natal bersama yang diadakan pada Hari Jum’at malam tgl 16 Desember 2010 tersebut dihadiri oleh Guru-Guru serta karyawan/ti yayasan Yadika 13, Kec. Tambun merupakan bentuk kebangunan Rohani serta pengikat rasa kekeluargaan di lingkungan Yadika 13, baik antara murid dengan para Guru maupun terhadap karyawan yag tergabung di Yadika 13 tersebut.
Dalam pesan Natalnya Pdt M. Siburian mengatakan hal terpenting dalam hidup adalah, seberapa besar kita dapat menyalurkan berkat dan kasih kepada sesama manusia karena Alkitab mencatat, kedepannya Dunia ini penuh dengan guncangan dan mengalami masa-masa yang sulit, sehingga manusia lebih mencintai dirinya sendiri bahkan lebih mencintai uang yang sangat dibutuhkan manusia pada saat menghadapi guncangan dibanding kasih Tuhan yang besar. Untuk itulah dalam perayaan Natal bersama ini dengan mengingat kelahiran Tuhan Yesus 2000 tahun lalu, yang telah membawa perubahan dalam hidup manusia berdasarkan Karunia Kasih tanpa batas yang dilimpahkan sebagai Anugrah terindah bagi umat manusia di muka bumi ini, kita yang seharusnya mati karena pelanggaran dan tercerai oleh dosa sehingga mengalami sengsara saat menjalani hidup sehari-hari. Dengan kelahiran Nya dihati kita akan menciptakan juga kasih tanpa batas dalam diri kita melaluai Roh Kudus yang hidup serta me “materai” kannya bersama hidup kita, sehingga mengalir bagai air hidup yang akan dirasakan setiap insan, sehingga kita mampu bersama-sama menghadapi permasalahan hidup ini, baik secara internal di lingkungan Yadika 13, maupun menghadapi dampak buruk akibat pemanasan Global. Dengan cinta kasih yang dari Tuhan, marilah kita mengimplementasikan kasih tersebut demi kesejahteraan umat manusia dengan tetap menjaga kelestarian hubungan antara manusia dan alam untuk menghindari terjadinya dampak-dampak buruk terhadap alam ini akibat pemanasan Global.
Manonggor Lbn Gaol sebagai Ketua Perayaan Natal Yadika 13 kepada SBN mengatakan “ saya sangat bangga dan senang atas perayaan Natal bersama ini, karena terciptanya kebersamaan antara Guru-Guru dengan muridnya bahkan kebersamaan yang tercipta terhadap para orang tua murid serta semua yang hadir benar-benar merasakan sukacita Natal, serta merasakan hidup baru bersama dengan Tuhan Yesus sang Juruslamat.
Dalam acara perayaan Natal tersebut juga ditampilkan hiburan oleh para murid, baik dari tingkat SMP,SMA serta SMK untuk menghibur para undangan serta orangtua murid antara lain, paduan suara, Drama dengan judul : Terangnya di sisi lain. (Pesta Lozi)

Temuan BPK, Banyak SPPD Fiktif di Sulbar
Gubernur Perintahkan Inspektorat Tuntaskan Pemeriksaan

>> Aces A. Hasan
Mamuju, SBN---Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh mengaku sangat terpukul, bahkan sangat kecewa dengan sikap beberapa pejabat yang tidak mengindahkan perintahnya.
Hal ini sekaitan dengan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melekat pada hampir semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemprov Sulbar.
“Saya mendengar langsung hal ini dari Kepala BPK di pesawat. Pemeriksaan yang dilakukan beberapa waktu lalu, BPK menemukan perjalanan fiktif, Terus terang saya sedih dan malu, dua hari dua malam tidak bisa tidur memikirkan ini. Betapa tidak, sejak awal pemerintahan, saya sudah tekankan bahwa, jangan pernah menganggap ada yang tidak pernah ada dan jangan mengangkat angka angka yang tidak semestinya. Sebagai pejabat yang berintelektual tinggi , maknailah dan hindari itu. Kalau belum mengerti juga, saya tegaskan jangan mark up atau melakukan perjalanan fiktif, jangan korupsi,” ungkap dia pada briefing di seluruh jajaran Pemprov Sulbar baru baru ini.
Dalam pemeriksaan keuangan di Sulbar, BPK membawa bukti bukti manifes dari berbagai biro biro perjalanan dan maskapai penerbangan, dari sinilah ditemukan perjalanan fiktif. Salah satunya temuan bahwa terdapat satu kursi dengan nama empat pejabat dengan sekali penerbangan pada pesawat yang sama, jam pemberangkatan dan tujuan yang sama.
“Jangan coba coba berkelit karena alat dan metode yang dimiliki lembaga pemeriksa ini sudah sedemikian canggih. Seharusnya hal ini sudah diperhitungkan sejak diangkat menjadi pejabat, saudara disumpah sesuai dengan agama saudara, saya yakin semua tahu bahwa barang haram dilarang agama manapun,” kata dia.
APBD adalah milik rakyat, pemerintah hanya melaksanakan program dan amanat. Sikap manipulasi itu dinilai sebagai tindakan pengecut dan sangat mencederai hati rakyat.
“Saya sangat prihatin, sekalipun bukan sebagai penanggung jawab pemerintahan. Tentu saya harus siap menerima semua resiko, sekarang ini saya harus siap siap menerima Kejati Sulselbar yang tiba tiba berkunjung ke Sulbar. Jadi saya minta kerjasama semua pimpinan SKPD karena akan segera tindak lanjuti ini. Kepala Inspektorat saya instruksikan melipatgandakan kinerja menuntaskan temuan BPK ini,”tandasnya.
Anwar tidak membiarkan hal ini terjadi terus menerus. Evaluasi internal akan dilakukan dengan memanggil pejabat yang diduga terlibat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sekalipun BPK masih memberikan waktu untuk menyelesaikan hasil temuannya.
Selain BPK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga ikut memeriksa sejumlah berkas, dari berbagai informasi yang dihimpun, pemeriksaan terkait soal bantuan bencana alam Daerah Istimewa Yogjakarta tahun 2006 yang sudah menyeret dua tersangka AML dan TFQ dan pertanggungjawaban keuangan Korpri Sulbar tahun 2010, yang diduga sarat dengan manipulasi.

Sampah Dusun Sukaseuri Mencemari Lingkungan Sekitar

>> Octavianus Pardomuan HRJ
Karawang, SBN - Kepala Dusun Sukaseuri, Udin saat dijumpai dilokasi tempat sampah mengatakan kepada SBN, “masyarakat disini membuang sampah tanpa mengerti apa efek yang bakal terjadi akibat membuang sampah sembarangan, dampaknya adalah masyarakat Desa lain pun jadi ikut-ikutan membuang sampahnya kesini, saya mengharapkan supaya Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Dinas Kebersihan dapat memberi perhatian kepada lingkungan ini. Saat ini lingkungan Dusun Sukaseuri telah dicemari oleh sampah yang tidak pada tempatnya, kondisi ini sungguh sangat mengganggu masyarakat sekitar, karena lama kelamaan semakin banyak orang yang membuang sampah disini. Coba lihat pemandangan sekitar ini, sampah sudah semakin bertumpuk dan saya mengkhawatirkan dampak negatifnya bagi lingkungan ini. Sampah-sampah ini sangat berpengaruh kepada kesehatan lingkungan, wabah penyakit dikhawatirkan akan segera datang. Beberapa tokoh masyarakat yang resah akan sampah ini, mengeluh pada SBN, pasalnya kian hari sampah makin menumpuk disitu, tanah kosong tersebut yang oleh pemiliknya bahkan sama sekali tidak pernah peduli akan tanahnya kian hari kian tertumpuk banyak sampah. Sebaiknya Dinas Kebersihan Kabupaten Karawang harus lebih serius menanggulangi sampah yang kian menumpuk ini, banyak masyarakat yang mengeluh akan tempat pembuangan sampah yang bukan pada tempatnya. Perlu adanya antisipasi dari pihak Desa agar terjun langsung ke lapangan memantau dan perlu menata tempat yang layak untuk pembuangan sampah masyarakat sekitar, paparnya.
Pada sore harinya saat lokasi tempat pembuangan sampah lepas dari pantauan masyarakat, SBN mencoba memfoto lokasi tempat pembuangan sampah dan menemukan dua orang Ibu rumah tangga yang sedang mengendarai Grand Max Pick-up, sedang membuang sampah dari mobilnya, saat itu SBN menanyakan kepada salah seorang ibu tersebut yang tidak mau disebutkan namanya, “bu kenapa membuang sampah disini” ini kan bukan tempat pembuangan sampah yang disediakan oleh Pemerintah, lantas kedua orang ibu tersebut menjawab kepada SBN, “lah disinikan biasa saya buang sampah, toh tidak ada larangan untuk buang sampah disini kok”, jawabnya dengan polos.
Ketika hal ini dimintai pendapat oleh SBN kepada H. Acep Suyatna salah seorang anggota DPRD Karawang dari Fraksi PKB memberikan statement bahwa, “saya berharap sudah sepatutnya Kepala Desa Sarimulya Kec. Kota Baru, Agus untuk terjun ke lapangan langsung untuk melihat ke lokasi tempat pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, guna mengantisipasi semakin menumpuknya sampah yang kian hari makin bertambah, jangan hanya duduk manis tanpa pernah turun ke lapangan memantau keadaan masyarakatnya. Dengan adanya pembuangan sampah sembarangan akan menimbulkan dampak negatif, yakni berkembangnya jenis penyakit yang dapat meresahkan masyarakat yang dipimpinnya, saya melalui media ini memberi teguran kepada Kepala Desa Sari Mulya Kec. Kota Baru supaya ada tindak lanjut untuk segera dicari lokasi pembuangan sampah yang jauh dari lingkungan masyarakat, harapnya

Gubernur Akan Resmikan Pengeboran Perdana Migas Sulbar

>> Muh Yusuf
Mamuju, SBN---Gubernur Sulawesi Barat, H.Anwar Adnan Saleh akan melakukan pengoboran pedana minyak gas block Budong-Budong yang dikerjakan perusahaan asing PT Tately.
"Jika tak ada halangan, persemian pengerjaan tahap eksploitasi migas Block Budong-Budong dimulai 16 Desember 2010," kata Gubernur Sulbar di Mamuju, Senin (13/12).
Ia mengemukakan, pengelolaan tambang migas Block Budong-Budong berada di Desa Bulu Mario, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Mamuju Utara yang diharapkan menjadi awal kebangkitan perekonomian di provinsi ini.
"Dengan dimulainya pengeboran migas block Budong-Budong ini tentu diharapkan bisa memberi dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. Kita banyak berharap, potensi minyak pada block Budong-Budong ini dapat dikelola secara maksimal dalam mendorong pelaksanaan pembangunan di daerah untuk kepentingan rakyat," papar dia.
Gubernur mengemukakan, potensi migas di Sulbar cukup banyak yang saat ini sebagian masih dalam tahap eksplorasi melalui investasi oleh beberapa perusahaan asing diantaranya block Suremana oleh PT dan block Mandar dikerjakan PT Exon Mobil Indonesia, block Pasangkayu oleh PT Marathon Indonesia.
Kemudian kata dia, potensi migas lainnya yang telah dilirik investor yakni block Kuma oleh PT CHonoco-Phillips Ina, block Karama dikerjakan PT.Star Oil-Pertamina, block Karama oleh Pearl Oil, block Malunda PT Exploration and Production dan block South Mandar yang dikerjakan PTT Exploration and Production.
"Potensi ini tentu sebuah harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dan saya yakin jika potensi ini dikelola, maka angka kemiskinan di Sulbar akan dapat dihapus," paparnya.
Investasi tersebut harus dijaga karena jangan sampai gagal dengan meningkatkan situasi keamanan agar lebih kondusif, agar pertumbuhan ekonomi Sulbar sekitar 15,9 persen yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dari seluruh wilayah di Indonesia dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan mengandalkan investasi.

Desa Kalidung Jaya Kec. Cibuaya Mulai Berbenah

>> Suryanto
Karawang, SBN---Selintas wartawan Suara Buruh Nasional mengamati Desa Kalidung Jaya, Kabupaten Karawang, daerah tersebut masyarakatnya masih jauh dari peradaban zaman yang makin maju dan berkembang, kondisi ini membuat masyarakat itu sendiri mengalami keterbelakangan sosialisasi sehingga sulit beradaptasi dengan lingkungan luar. Sementara Kepala Desa Kalidung Jaya, Warsan Hermawan mengatakan kepada SBN bahwa sebenarnya keadaan desanya tersebut sejak adanya program-program pemerintah yang dicanangkan baik dari tingkat pusat maupun pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kab. Karawang mulai ada peningkatan dan kemajuan.
Adanya program sekolah gratis dari tingkat Sekolah Dasar Negeri hingga Sekolah Menengah Pertama Negeri, serta Madrasah Ibtida’iyyah yang dengan antusias disambut baik oleh masyarakat Kalidung Jaya karena anak-anak mereka dapat menikmati bangku sekolah, menjadikan desa ini sudah berubah suasananya. Demikian juga dari sisi ekonomi, geliat peningkatannya pun dirasakan lebih baik dari sebelumnya ditambah dengan adanya program PNPM yang kepengurusannya terdiri dari warga masyarakat tanpa melibatkan pemerintahan setempat baik dari Desa maupun Kecamatan.
Salah seorang anggota PNPM, Dedi Kurniawan yang ditemui SBN menuturkan, “bahwa mereka bekerja keras demi pembangunan yang ada di Kecamatan Cibuaya, semoga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud dan dirasakan manfaatnya, Dedi mempunyai keyakinan yang tinggi, karena kinerjanya berasal dari masyarakat ke masyarakat, Namun ada keinginan masyarakat yang lain dan agaknya perlu diwujudkan yaitu mengenai pembangunan gedung madrasah Ibtida’iyyah yang baru karena gedung yang lama sudah tidak layak dipakai sebagai kegiatan belajar mengajar. Gedung madrasah tersebut saat ini sangat memprihatinkan, bahkan siswa yang mengikuti mata pelajarannya sampai ada yang duduk di luar ruangan, namun kondisi ini tak menurunkan semangat para siswa dalam menuntut ilmu, Wawan misalnya salah satu murid yang ditemui SBN mengatakan ia tetap ingin bersekolah supaya cita-citanya tercapai dan harapan pembangunan madrasah ini secepatnya segera terlaksana,” timpalnya menambahkan.

Golkar Akan Berkoalisi Di Pilgub Sulbar

>> Muh Yusuf
Mamuju, SBN---Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Barat, H. Anwar Adnan Saleh, memastikan partainya akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera pada pemilihan gubernur 2011.
"Dua partai ini bisa dipastikan akan berkoalisi dengan Golkar pada pilgubr Sulbar 2011 berdasarkan hasil komunikasi yang dilakukan dengan pengurus partai di tingkat pusat," kata Anwar yang juga gubernur Sulbar di Mamuju, Senin (13/12).
Menurutnya, untuk jajaran pengurus partai di daerah, beberapa partai lain telah memberikan sinyal positif bergabung dengan Golkar untuk memenangkan pilgub yang kedua kalinya diselenggarakan di provinsi terbungsu ini.
"Beberapa partai yang telah memberikan sinyal positif ini akan terus dilakukan komunikasi hingga dilaksanakannya deklarasi pencalonan gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub tahun depan," jelasnya.
Dia menjelaskan, beberapa partai besar lainnya seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat belum dipastikan akan berkoalisi dengan Golkar karena masing-masing telah melakukan survei kandidat yang akan diusung pada pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Kalau PAN juga berkeinginan, namun belum bisa dipastikan akan ikut berkoalisi dengan Golkar. Demikian pula dengan Partai Demokrat juga belum pasti karena partai tersebut sudah melakukan survei kandidat calon gubernur," papar Anwar.
Ia mengatakan, dirinya yang dipastikan kembali bertarung di Pilgub juga mengklaim seluruh partai kecil di Sulbar dipastikan akan berkoalisi dengan Golkar.
"Partai kecil telah memberikan dukungannya bersama Golkar dalam memenangkan Pilgub yang dijadwalkan Oktober 2011," jalas Anwar.
Ia mengemukakan, dirinya memastikan maju di pilgub berdasarkan keinginan rakyat Sulbar yang menghendaki meneruskan pembangunan di daerah ini.
"Rakyat telah menghendaki saya maju meneruskan pelaksanaan pembangunan di daerah ini. Makanya, saya membulatkan tekad untuk kembali sebagaiu calon gubernur untuk periodekedua, katanya.

Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Sulbar Akhirnya Punya Kepala

>> Aces A. Hasan
Mamuju, SBN—Gubernur Sulawesi Barat H. Anwar Adnan Saleh akhirnya melantik Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sulbar yang baru, Ansar Nur Hasanuddin, Rabu 8 Desember di ruang pola Kantor Gubernur Sulbar.
Ansar Nur Hasanuddin dinilai sangat layak untuk memimpin BKDD Sulbar karena punya pengalaman sebelumnya sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sulbar, juga sebelumnya sebagai Kepala Badan Kepgawaian Daerah Kabupaten Polewali Mamasa (sekarang Polewali Mandar).
Sementara yang menggantikan posisi Ansar sebagai Kepala Dinas Sosial Sulbar, Anwar Adnan Saleh melantik mantan asisten II Pemkab Mamuju Hj.Jamilah Haruna. Pada pelantikan tersebut Anwar berpesan agar Kepala BKDD Sulbar yang baru dapat mensukseskan pelaksanaan ujian penerimaan CPNS untuk formasi umum tahun 2010 dengan sebaik baiknya.
Dikatakan, persoalan PTT sangat krusial karena menyangkut hidup orang banyak. Hal ini harus mendapat perhatian khusus pada pejabat baru dan menyelesaikannya dalam waktu singkat, sedangkan ujian CPNS yang akan digelar dalam minggu ini, Anwar mengharap agar pejabat baru menjaga supaya tidak terjadi kecurangan dan kebocoran sehingga para peserta tidak merasa dirugikan.
“Banyak tugas yang berat menanti saudara dan tentunya harus diselesaikan, masalah PTT, ujian CPNS, serta beberapa hal lain terkait masalah internal Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah,”urai Anwar dalam sambutannya.
Disampaikan Anwar, agar pejabat Kepala BKDD Sulbar yang baru tetap membina hubungan baik dengan pihak eksternal seperti Lembaga Administrasi Negara (LAN) wilayah Makassar, Badan Kepe gawaian Negara (BKN), juga dengan pihak civitas akademika Unhas Makassar.
Usai dilantik sebagai Kepala BKDD Ansar dengan tegas mengatakan, salah satu agenda penting yang akan dilakukan adalah merombak struktur dalam lingkup SKPD tersebut.
“Saya akan melakukan konsolidasi internal, menyusun data base kepegawaian sehingga BKDD tidak kelabakan dalam mencari daftar pegaai Sulbar, penggunaan sistem komputerisasi sehingga dalam satu kali klik sudah menemukan data pegawai lengkap dengan pangkat, biodata, serta kepangkatan dan jenjang karir, juga Daftar Urutan Kepegawaian,” jelas Ansar dengan tegas.
Dikatakannya, masalah Pegawai Tidak Tetap (PTT) ini akan dituntaskan dengan cara melakukan pemetaan kondisi, mengenai penerimaan CPNS ia menegaskan, akan menindak tegas jika terjadi sistem percaloan terlebih jika calo tersebut dari lingkup internal BKDD.
“Jangan ada sistem sogok, tidak perlu datang menemui saya atau melalui orang lain untuk menyogok agar lulus karena sudah pasti saya akan tolak, saya akan laporkan ke pihak yang berwajib yang terbukti sebagai calo, apalagi calo itu dalam lingkup internal Badan Kepegawaian Dan Diklat Daerah (BKDD),”tandasnya.


Menteri Agama Buka Muscab VII PPP Asahan

Kisaran, SBN---Menteri Agama sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Surya Darma Ali membuka Muscab VII PPP Asahan sekaligus memberi penali kasih kepada H.M.Yusuf Marpaung SPd, Kamis (16/12) di kantor DPC PPP Jalan Aksia Nomor 4 A Kisaran.
Surya meminta agar musyawarah yang dilakukan kader-kader PPP ke depan, tidak menjadi ajang lalu-lintas money politic. Karena bila hal tersebut dilakukan, maka kehancuran yang akan datang. "Agar dimaklumi kondisi ini adalah virus yang membahayakan dan akan dapat merusak tatanan partai dan bisa-bisa partai bubar dibuatnya. Karena itu, seluruh kader partai harus menanamkan sikap istiqomah, percaya diri, perinsip ibadah dalam setiap langkah dan detak napas dalam berkiprah di partai yang mertupakan milik ummat," ucapnya.
Menghadapi tahun 2014, Surya mengatakan bahwa di tahun tersebut merupakan tantangan bagi seluruh kader PPP, bahkan juga merupakan ancaman. Baik ancaman dalam tubuh partai dan ancaman dari luar partai.
Bila kedepan kita masih bermental prakmatis, maka hancurlah partai ini, namun bila partai ini mau lebih baik lagi, maka mari kita tumbuhkan sikap ikhlas untuk membangun partai ulama ini," terangnya seraya menyebut selogan, kabah lambangnya, Islam azasnya, istiqomah perjuangannya.
Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP berharap PPP Asahan dapat menguatkan perannya sebagai wadah penyaluran aspirasi politik masyarakat yang benar-benar berjalan mengikuti aspirasi masyarakat, memberikan pendidikan dan keteladaan berpolitik. Pilihlah pimpinan yang baik dan peduli, serta dapat bekerja sama dengan Pemkab Asahan, sesuai peran masing-msing dalam menanggapi segala persoalan yang terjadi di Asahan," semoga PPP lebih maju lagi di masa yang akan datang," ucap Taufan. (Ms/Zp)

Hari Nusantara dan Hari Pangan Sedunia Diperingati di Deli Serdang

Labuhan Deli, SBN---Hari Nusantara ke 11 dan Hari Pangan sedunia ke 30 diperingati di Kabupaten Deli Serdang dengan menggelar Upacara Pengibaran bendera Merah putih, Selasa (14/12) di Lapangan sepak bola Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, yang diwarnai dengan pameran lomba cipta pangan Beragam, bergizi, berimbang dan aman bernuansa ikan, penyerahan berbagai hadiah , penghargaan dan bantuan kepada Kelompok masyarakat.
Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan selaku Irup pada upacara ini membacakan sambutan tertulis Menteri Kelautan dan perikanan DR Fadel Muhammad, diantaranya mengatakan, berbicara kenusantaraan tidak terlepas dari soal kewilayahan, secara fisik wilayah Negara Indonesia yang didasarkan pada unclos 1982, wilayah laut mendominasi luasnya, yaitu kurang lebih 75,3% artinya kekayaan dan kekuatan ekonomi lebih berasal dari laut, bahkan jati diri bangsa kita harus berangkat dari laut sebagai potensi ekononmi nasional dan budaya bahari yang telah mengakar kuat di lapisan masyarakat paling bawah, oleh karenan itu seyogianya bidang kelautan dijadikan pilar utama pembangunan nasional.
Dikatakan semangat bahari perlu ditransformasikan ke dalam tindakan dan kegiatan ekonomi melalui “Blue Revolution” yaitu perubahan mendasar cara berpikir dari daratan ke kelautan dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk peningkatan produksi kelautan dan perikanan melalui program Minapolitan yang intensif, efisien dan terintegrasi guna peningkatan kesejahteraan rakyat yang adil, merata dan pantas.
Bertolak dari semangat bahari diatas, maka Kementerian kelautan dan perikanan memiliki visi yang strategis, yaitu “Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar Tahun 2015 “ dengan misinya mensejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan, dengan program ini diharapkan kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil akan bangkit dan mampu bersaing dengan masyarakat lainnya.
Pada peringatan Hari Nusantara dan Hari pangan sedunia tingkat Kabupaten Deli Serdang ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah, penghargaan dan bantuan kepada kelompok masyarakat, masing-masing penghargaan kepada Pimpinan pertanian Kecamatan teladan dan berperestasi, Kepada pemenang lomba kontes pohon jati putih dan mahoni tingkat propinsi dan Pemenang lomba dibidang ketahan pangan.
Penyerahan bantuan kepada kelompok tani berupa Handtraktor, Pompa air, benih padi, benih kedelai, benih jagung, bibit duku, durian, salak, pohon mahoni, pulai, salam dan manggis serta benih ikan nila.
Sedangkan pemenang lomba CipTa pangan beragam, bergizi, berimbang, aman bernuansa ikan yang sekaligus dipamerkan pada acara ini adalah pemenang I Kecamatan Sunggal, II Kecamatan Patumbak dan III Kecamatan Pagar Merbau.
Hadir Pada Upacara tersebut Ketua DPRD Deli Serdang Hj Fatmawati, Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan, Muspida Deli Serdang Ketua HNSI Deli Serdang Rahmadsyah SH. Satuan Kerja Prangkat Daerah, Camat, Ketua TP PKK Kecamatan sejajaran Pemkab Deli Serdang dan undangan lainnya. (MS)

Kantor Balai Inseminasi Buatan Daerah Akan Dibangun di Deli Serdang

Lubuk Pakam, SBN---Kantor Balai Inseminasi Buatan Daerah (BIBD) binaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera akan dibangun di Desa Sayum Sabah Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang sebagai pusat pengembangan bibit ternak hewan untuk wilayah Sumatera Utara.
Hal itu terungkap saat digelar audiensi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Utara Drh Tetty Erlina Lubis, MSi beserta rombongan staf. Dengan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, Kamis (16/12) di ruang kerja Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam.
Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dalam menerima audiensi ini turut didampingi Asisten I Drs HM Iqbal Nasution, Asisten II Ir Agus Ginting, Kadis Pertanian Ir Wildan Rangkuti, dan sejumlah SKPD terkait di jajaran Pemkab Deli Serdang.
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut Drh Tetty Erlina Lubis MSi. Menjelaskan bahwa rencana proyek pembangunan Kantor Balai Inseminasi Buatan Daerah (BIBD) akan dibangun diatas lahan 20 Hektar termasuk hamparan pembudidayaan berbagi jenis rumput makanan hewan terutama bagi hewan sapi.
Sedangkan alasan dipilihnya Kecamatan Sibolangit menjadi lokasi kantor BIBD, kata tetty adalah karena cuaca dan udara yang sejuk di daerah ini sangat mendukung, hal ini telah ditinjau langsung oleh Tim Ahli dari IPB, kemudian di Deli Serdang sudah dikenal sebagai sumber bibit sapi yang diminati oleh peternak. Hal lain bahwa Proyek ini dirancang multi fungsi disamping sebagai tempat inseminasi buatan juga dijadikan sebagai tempat agro wisata bagi masyarakat maupun kalangan pelajar.
Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan menyatakan rasa senang dan mendukung rencana ini, dikatakan ini akan terlaksana bila kita sama-sama punya keinginan untuk maju, akan tetapi harus pula didukung dengan tenaga-tenaga ahli, kita jangan terpokus kepada sekedar membangun saja tapi mari kita buktikan dan tujukkan bahwa proyek ini benar-benar memberi manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat dan karya ini kita jadikan kenangan yang bersejarah dimasa-masa yang akan datang.
Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh SKPD terkait untuk pro aktif mendukung rencana pembangunan ini dengan terus berkoordinasi agar proyek ini biasa segera berfungsi dan tidak menunggu lama-lama, tegas Bupati. (MS)

Dadang S Muchtar Serah Terima Jabatan Kepada PLT Bupati

>> Bahroem
Karawang, SBN---Tepat tanggal 16 Desember 2010, pukul 10.00 Wib, Bupati Karawang, Drs. H. Dadang S. Muchtar dan Wakil Bupati Eli Amalia Priatna secara resmi mengakhiri jabatan mereka selaku Bupati dan Wakil Bupati Karawang yang telah mereka emban selama lima tahun. Keduanya menserahterimakan jabatan tersebut kepada Ir. Iman Sumantri selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Karawang dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (16/12).
Ir. Iman Sumantri ditunjuk sebagai Plt. Bupati Karawang berdasarkan radiogram Kementerian Dalam Negeri Nomor T.131.32/3816/OTDA tertanggal 14 Desember 2010 yang ditandatangani oleh Dirjen Otonomi Daerah, Prof. Dr. H. Djohermansyah Djohan, MA atas nama Menteri Dalam Negeri. Dalam radiogram tersebut dinyatakan bahwa Sekretaris Daerah, Ir. Iman Sumantri melaksanakan tugas sehari-hari Bupati sampai dengan ditetapkannya Bupati definitif.
Dalam sambutannya, Bupati Dadang S. Muchtar berharap agar Plt. Bupati Karawang dapat melaksanakan tugas dengan baik, dan menyelesaikan pekerjaan-pekejaan yang hingga saat ini masih belum selesai, hingga dilantiknya Bupati Karawang definitif. “Masih banyak pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan oleh Plt. Bupati demi keberlanjutan program pembangunan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Plt. Bupati Karawang, Ir. Iman Sumantri dalam kesempatan tersebut mengatakan, selama masa jabatan Bupati Karawang tahun 2005 – 2010 telah mencatat sejumlah keberhasilan pembangunan, yang ditandai dengan peningkatan pencapaian indikator makro indeks pembangunan manusia 66,95 atau naik 2,95 poin dari tahun 2005 dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 0,98 poin. “Faktor yang mempengaruhi pencapaian IPM seperti indeks pendidikan, kesehatan dan daya beli menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Lebih lanjut Iman Sumantri menjelaskan, pada realisasi program dan kegiatan sepanjang tahun 2005 – 2010 mencapai 8.847 dengan realisasi mencapai 98,2 persen atau 8.688 kegiatan. Sedangkan penyerapan anggaran belanja mencapai 4,88 trilyun, dan penyerapannya sampai dengan akhir tahun 2009 mencapai 4,493 trilyun, atau 93 persen. “Apabila dibandingkan antara keduanya menunjukkan adanya efisiensi dan kehati-hatian didalam pelaksanaan program kegiatan” jelasnya.
Iman melanjutkan, yang perlu menjadi catatan khusus adalah bahwa kebijakan prioritas yang dilakukan sepanjang tahun 2005 – 2010, merupakan penjabaran dari RPJMD yang terus dilaksanakan secara konsisten, termasuk adanya kebijakan-kebijakan yang bersifat best practices yang luar biasa dalam upaya peningkatan capaian indikator makro. Terlepas dari keterbatasan yang ada, kebijakan Pemerintah Daerah pada tahun 2005 – 2010 telah berada pada jalur rel yang benar. “Sehingga siapapun kelak yang menjadi kepala daerah hanya tinggal melanjutkan tahapan pembangunan selanjutnya saja,” imbuhnya.
Atas dasar tersebut, Iman menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pasangan Bupati Dadang S. Muchtar dan Wakil Bupati Eli Amalia Priatna yang telah mewarnai sejarah Karawang menuju kearah yang lebih baik. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab dan DPRD Karawang yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepadanya sebagai Plt. Bupati.

Honor Paduan Suara Siswa SMA I Disunat Kadispora Binjai

Binjai, SBN---Honor puluhan anggota paduan suara siswa SMA Negri I Binjai diduga disunat oleh oknum Kadispora Binjai, hal ini terungkap dari tidak dibayarkannya 75 anggota paduan suara siswa SMA Negeri I Binjai
Sebelumnya 75 anggota paduan suara ini ditugaskan oleh Pemko Binjai melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) untuk mengisi acara paduan suara pada acara peringatan sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, usai pelaksanaan acara sumpah pemuda salah seorang PNS Pemko Binjai menyodorkan kertas untuk ditanda-tangani masing –masing anggpta paduan dengan alasan agar mendapatkan honor (uang intensif) sebesar Rp.80 ribu per siswa, ternyata pengakuan siswa paduan suara kepada SBN hingga berita ini diturunkan tak kunjung direalisasikan pihak Dispora Binjai kepada mereka
Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga kota Binjai Darmanto Spd melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Olah Raga Nurli BA saat dikonfirmasi SBN belum lama ini diruag kerjanya, membenarkan bahwa honor tersebut belum diserahkan kepada anggota paduan suara, diakuinya uang honor tersebut sebenarnya sudah cair dari Kabag Keuangan Pemko Binjai, namun belum diserahkan Kadis kepada Tim anggota paduan suara , menurut kadis dana tersebut akan diserahkannya
Sementara itu para siswa kepada Wartawan mengaku sampai saat ini uang honor tersebut belum mereka terima, jika uang honor tidak direalisasikan pihak Dispora Binjai, mereka akan melakukan aksi damai ke gedung DPRD kota Binjai tujuannya untuk mempertanyakan bagaimana sebenarnya uang honor yang sudah mereka tanda tangani sebelumnya
Ditambahkan mereka akhir –akhir ini Kadispora Binjai diterpa banyak masalah ,beberapa waktu yang lalu yakni anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) juga nyaris berunjuk rasa (Demo) kekantor Walikota Binjai dan kantor DPRD kota Binjai,pasalnya sarana perlengkapan mereka untuk memperingati HUT-RI yang ke-65 nyaris tidak terpenuhi, sementara informasi yang diperoleh anggota paskibar dana pagu anggarannya sudah diambil Kadispora dari Kadis Pengelolaan keuangan Pemko Binjai (jml)

Jatah Anggaran Pendidikan Sulbar Dipangkas

>> Aces A. Hasan
Mamuju, SBN---Rapat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Sulawesi Barat tahun Anggaran 2011 di Komisi IV menuai kontroversi, Pasalnya Ketua Komisi D Rahayu meninggalkan rapat saat sedang berlangsung pembahasan anggaran pendidikan.
Menurutnya, ia meninggalkan rapat karena alasan yang sangat sederhana, anggaran untuk dunia pendidikan di Sulawesi Barat yang seharusnya mengalami peningkatan malah dikurangi dari 26 milyar tahun anggaran 2010 menjadi 22 milyar untuk anggaran tahun 2011
“Logikanya dimana, daerah Sulawesi Barat sebagai daerah yang baru tentu tingkat pendidikannya masih jauh tertinggal dibanding dengan provinsi yang lain, lihat fakta di lapangan, apa tidak pernah kita melihat desa yang terisolir yang tentunya sangat memerlukan bangunan sekolah,”ujarnya
Dilanjutkan, Anggaran pendidikan sudah diatur oleh perundang undangan yang seharusnya 20 persen dari anggaran malah dipungkiri dengan menguranginya, anggaran yang tahun 2010 saja jauh dari harapan masyarakat diperparah lagi dengan turunnya anggaran pendidikan untuk tahun ini.
“Sejatinya anggaran untuk dunia pendidikan di Sulbar pada kisaran 40 milyar, tetapi yang terjadi malah dikurangi, apa sudah sesuai dengan tuntutan undang undang yang seharusnya 20 persen dari APBD, tuntutan masyarakat kita sekarang ini adalah peningkatan mutu pendidikan untuk mendapatkan generasi yang punya kompetensi,”ungkap legislator dari PDIP ini.
Ditambahkan, seharusnya pemerintah tanggap dengan persoalan yang sangat menyentuh ke masyarakat, pendidikan adalah hak yang mutlak untuk rakyat dan kewajiban pemerintah untuk memenuhi tuntutan ini, bukankah Undang Undang Dasar (UUD) 1945 sudah menjamin seluruh rakyat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kenapa justru yang menjadi skala prioritas seakan diabaikan.
“Saya tidak setuju dengan jumlah anggaran pendidikan yang dikurangi, sejumlah anggaran untuk SKPD sangat signifikan penambahan anggarannya, yang sudah menjadi skala prioritas untuk mendapatkan peningkatan anggaran malah dikurangi dari 26 milyar pada tahun 2010 menjadi 22 milyar untuk anggaran tahun 2011,”pungkasnya.

Akibat Gaji Tidak Dibayar Guru-Guru SDN 076096 Hilimberua Na’a Menjerit

>> Laporan : Abdul Syarif Giawa
Nisbar, SBN---Guru-Guru SDN 076096 Hilimberua Na’a Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat sering kali akibat gaji yang tidak seberapa yang menjadi hak mereka setelah mengajar di sekolah tidak bayar oleh Kepala Sekolah. Baik itu guru yang sudah PNS maupun yang masih honorer.
Menurut pengakuan mereka kepada wartawan SBN bahwa kondisi ini sudah lama berlangsung. Tapi mereka masih tetap sabar....”Kami mau bilang apa kalau nasib kami seperti ini,” tutur mereka dengan nada sedih. “Contoh saja gaji kami bulan November 2010 telah dicairkan oleh Bendahara sejak 6 November 2010. Yang anehnya gaji kami dicairkan tanpa tanda tangan,” ungkapnya lagi. Padahal uang gaji tersebut telah diterima oleh Kepsek Hizaziduhu Hia dari tangan Bendahara. Disamping itu dana insentif guru yang menurut informasi dari seseorang yang tidak ingin dikoran namanya sudah diterima Kepsek. Tapi lagi-lagi hak para pengajar tidak mereka nikmati. Terkesan Kepsek hanya untuk menyenangkan diri pribadi. Apakah ini prilaku sikap Kepsek ?.
Siswa/i di sekolah ini pun turut mengeluh. Bagaimana tidak, Kepsek tidak mau mengurus PMTAS. Ketika dipertanyakan oleh guru dan siswa, Kepala Sekolah berkomentar tidak mau capek. Habis kalau saya urus kan banyak masalah, yang lebih bagus ngak usahlah diurus. Hal ini diduga karena Kepsek sengaja tidak perduli dengan siswanya. Ketika salah seorang guru ditanyai oleh wartawan tentang kehadiran Kepsek, maka mereka serentak menjawab bahwa Kepsek sangat malas hadir ke sekolah. Dalam seminggu belum tentu hadir, bahkan sering selama dua minggu Kepsek tidak pernah hadir disekolah. “Dalam hal ini kami sangat dirugikan, Yah..kami sangat kecewa sekalilah,” ungkap para guru.
Padahal masyarakat di desa ini sangat mengharapkan pendidikan yang lebih memadai untuk kemajuan generasi muda di daerah ini. Tetapi alangkah menyedihkan jika oknum Kepsek tidak mau perdulikannya.
Dimohon kepada instansi pemerintah dalam hal ini Kadis Pendidikan Kab. Nias Barat agar menanggapi hal ini dan memberikan ketegasan kepada oknum Kepsek agar lebih disiplin. Bukan hanya melakukan korupsi gaji guru dan Kepsek dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan jangan ada kesan Kepsek melakukan pembodohan terhadap generasi muda setempat.

SMP Negeri 4 Darul Makmur Kab Nagan Raya Sudah Mulai Berkembang

Nagan Raya, SBN—SMP Negeri 4 Darul Makmur yang terletak di pemukiman Seuneuam Gampong Alue Kuyun Kabupaten Nagan Raya saat ini sudah terlihat peningkatan dan perkembangan di bandingkan tahun sebelumnya dengan kondisi sangat memperihatinkan selain halaman belakang sekolah yang berlumpur juga pagar dan tulisan pada pamplet sekolahpun sudah buram dan luntur juga beberapa fasilitas sekolahpun sudah pada rusak dan tidak terurus, hal ini dapat terlihat dan juga saat wartawan SBN berkunjung kesekolah tersebut beberapa bulan yang lalu.
Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Darul Makmur Sudirman,S.pd saat di wawancarai wartawan SBN di ruang kerjanya Rabu (15/12) mengungkapkan,hal ini perlu untuk di benahi untuk kenyamanan bagi para Siswa(i) dalam belajar mengingat letak sekolah SMP ini tergolong dipersawahan walupun di pingir jalan namun dulunya lokasi SMP ini bekas sawah warga.namun selain merenopasi beberapa fasilitas sekolah yang saat ini sedang kita kerjakan seperti penimbunan kerikil di halaman depan dan belakang sekolah,merehap pagar sekolah, WC, pustaka dan lain-lain untuk pekerja nya sendiri kita datangkan dari Medan namun yang paling utama yang kita lakukan peningkatan pendidikan dan kesejahteraan Para Dewa Guru, walaupun baru beberapa bulan menjabat sebagi Kepala sekolah Sudirman juga ingin menciptakan sebuah kenyamanan bagi para siswa(i) dalam belajarnya ungkapnya.
Sudirman kembali menambahkan untuk mutu pendidikan sendiri kita akan terus gembleng para Siswa (i) dalam kedisiplinanya agar mutu pendidikan di SMP Negeri 4 ini lebih baik lagi, kita juga akan mengadakan Les computer, bahasa inggris dan lain-lain bagi siswa(i). Dengan harapan walaupun sekolah di sebuah Desa namun kita akan terus mencoba SMP Negeri 4 Darul Makmur ini untuk mutu Pendidikan sendiri bisa setara dengan yang di kota, karena di manapun Sekolah menurut Sudirman sama saja asal keyakinan dan kedisplinan yang di utamakan namun di sini kami juga ingin mengajak peran serta kepada masyarakat dan Para orang tua murid untuk sama-sama kita bangun mutu Pendidikan di Sekolah ini agar para generasi kita bisa cerdas dan pandai dan bisa mengecap pendidikan lebih tinggi lagi, kalau tanpa dukungan dan peran dari orang tua Murid ini juga tidak berarti harapnya. (ZL)


Kepsek Juga Berpeluang Jadi Penentu Kemajuan Pendidikan
• Sehingga Sekolah Mampu Lahirkan Insan-Insan yang Berbudi Pekerti dan Berdaya Saing

Sibolga, SBN---Kepsek (Kepala Sekolah) di seluruh persada nusantara khususnya Sumatera Utara (Sumut) dinilai sangat berperan besar terhadap kemajuan dunia pendidikan sebab dibawah kepemimpinan yang bijaksana akan tercapai insane-insan yang intelektual berbudi luhur dan berdaya saing sesuai dengan yang diharapkan bangsa dan Negara.
Untuk itu sudah seharusnyalah para Kepala Sekolah harus mampu menerapkan system pembelajaran yang berbasis karakter, berbasis sains, berbasis lingkungan serta berbasis informasi dan teknologi (IT) di lingkungan sekolah yang dipimpinnya, ungkap Kasek SMK Negri 1 Kota Sibolga Drs. Bresman Rajagukguk kepada wartawan Koran ini beberapa waktu yang lalu di sela-sela kesibukannya. Lebih lanjut beliau mengatakan semuanya itu dilakukan agar Kepala sekolah dapat membangun sekolah menjadi lebih baik. Dengan demikian sekolah dapat melahirkan insan-insan yang berbudi pekerti, berdaya saing dan mampu memberikan pengabdian di tengah-tengah masyarakat melalui profesi yang dipilihnya, sebab sangatlah pilihan yang cerdas meraih peluang kerja di setiap SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan ).
Masih menurut dia, persoalan pendidikan adalah sangat komples, sehingga Kota Sibolga dewasa ini selalu memfokuskan pembenahan-pembenahan persoalan pendidikan. Karena memang pesoalan pendidikan jangan dianggap sebagai pekerjaan yang monoton atau sekedar hanya rutinitas belaka oleh sebagian orang yang tidak mengerti, ungkapnya tegas. Maka untuk memecahkannya harus dilakukan dengan semangat kebersamaan melalui sinergisitas yang tinggi. Selain itu bertujuan untuk bersemangat dan keprofesionalan para kepala sekolah, agar mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan pendidikan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.
Untuk itu ungkap Kepsek SMK N 1 Kota Sibolga Drs. Bresman Rajagukguk, program pembenahan pendidikan selalu dilakukan melalui arahan-arahan dari Diknas Kota Sibolga beserta jajarannya yang begitu tanggap dan peduli akan kelangsungan dunia pendidikan di Kota Sibolga ini yang tiada henti-hentinya dilakukan setiap saat yang selalu berkelanjutan mulai dari pembenahan sarana / prasarana, peningkatan disiplin dan kualitas serta dedikasi para pelaku pendidikan di sekolah. Dan setelah semuanya ini dilaksanakan melalui jalinan-jalinan kebersamaan antara semua pihak yang mendukung kelangsungan dunia pendidikan di Kota Sibolga ini, seperti yang selalu berlangsung di SMK N 1 Sibolga, sesuai dengan pantauan wartawan Koran ini, lingkungan sekolah yang nyaman, kondusif, sehat dan segar untuk belajar. Juga pilihan yang sangat tepat, cerdas dan bijaksana meraih prestasi peluang kerja di SMK N 1 Kota Sibolga ini, ungkap Kepsek berbangga diri sekaligus mengakhiri pembicaraan. (Tumbur Manalu )


Wakil Bupati Labura Letakkan Batu Pertama TK Negeri di Kualuh Selatan

Labura, SBN---Dalam rangka untuk memajukan di bidang Pendidikan, yang bertujuan untuk mencetak awal anak negeri yang kita cintai ini, agar sumber daya manusia dapat ditingkatkan untuk membangun dan memajukan Negara yang kita cintai ini.
Pada hari Jum’at 10 Desember 2010 Wakil Bupati Labura H.Minan Pasaribu SH.MM dalam kunjungan kerja meletakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah TK negeri di Kualuh Selatan tampak hadir pada acara itu Kadis Pendidikan Labura H.Ridwan Ramba Spd.MPD, Camat Kualuh Selatan Marwan SH, Kacabdis Kualuh Selatan Sudianto, Sekretaris Pendidikan. Dwi Prantara, Sekcam Kualuh Selatan Samsuddin Pardosi, Kepala Sekolah SD 116462 Siranggong Ahmad Pasaribu Spd Kepsek SD 114349 Desa Sidua-dua, Samsul Sagala dan SKPD Julkarnaen Hasibuan tokoh masyarakat di jajaran Kualuh Selatan.
Wakil Bupati dalam kata sambutannya, kami mengharapkan agar program pendidikan supaya dapat dilaksanakan diLabura ini dengan baik, pemerintah melalui dana APBN telah memberi bangunan TK Negeri yang pertama di Labura, dengan adanya ini peningkatan sumber daya manusia jelas akan meningkat, saya dan Pak Bupati, siap mendukung kemajuan pendidikan di Labura, dan tolong di jaga keberadaan bangunan sekolah ini, ungkapnya mengakhiri.
Disela-sela acara peletakan batu pertama, setelah mengadakan jum’at bersih, yang Jum’at bersih sudah menjadi program Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Kadis Pendidikan Labura beserta Kacabdis, tampak bergembira atas Anugrah dari Allah SWT, melalui pemerintah pusat, karena di Sumut hanya 4 daerah / kota yang mendapat bangunan TK Negeri, kami bergembira, dan mengacungkan jempol tanda kagum kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, baru beberapa bulan di lantik telah mendapat bangunan TK negeri yang masih langka di Indonesia ini.
Kita pantas bersyukur kepada Allah SWT atas semua ini. Demikian ungkapan kedua pakar Pendidikan ini Kadis Pendidikan dan Kacabdis Kualuh Selatan yang baru 2 bulan bertugas dan ikut menandatangani kesepakatan bangunan TK Negeri ini di Bandung beberapa hari yang lalu, Demikian kesan dari perbincangan yang dihimpun wartawan media ini, adapun ukuran bangunan TK tersebut 16m x 8m dengan 2 ruangan, letak bangunan disamping Mesjid Kualuh Selatan. Diakhiri Do’a oleh Kepala Sekolah SD Sidua-dua Gunting Saga Samsul Sagala. (Waluyo/Eli)

SDN 016538 Sei Dua Hulu Memprihatinkan

Asahan, SBN---Sekolah SDN 016538 Desa Sei Dua Hulu dusun III kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan kondisinya sangat meprihatinkan karena tidak kunjung mendapat perawatan pembangunan. Hal ini mengakibatkan lokasi halaman SD tempat murid bermain tersebut ditumbuhi rumput semak belukar, sehingga wali murid mengancam akan memindahkan anaknya kesekolah lain jika sekolah ini tidak dibenahi, ungkap beberapa warga yaitu Agus,Wawan.
Mereka mengaku kondisi ini membuat proses belajar mengajar disekolah itu ketinggalan. Mereka juga mengancam akan memindahkan anak-anak mereka ke sekolah SD di kota Tanjungbalai yang jaraknya sekitar 2-3 Km
Warga menambahkan, tidak terlihat adanya tiang bendera merah putih, selain itu kerusakan bangunan gedung sekolah dan rumah dinas guru memprihatinkan. Untuk itu kami meminta kepada Bupati Asahan, Kadisdik Asahan segera memperhatikan sekolah ini untuk kelancaran. (Ms/Zp)

Pemkab Batubara Peringati HUT PGRI

Batubara, SBN---Peringatan hari guru ke 16 dan HUT PGRI ke-65 Kab.Batubara berlangsung sangat meriah.acara ini dihadiri oleh 32 sekolah diantaranya SD, SMP, dan SMA, Anhar S.pd Camat Tanjung Tiram, Dan Ramil 05, Muhammad Nasir, Zainal S.pd.
Peringatan ulang tahun ini diawali dengan lomba gerak jalan dari titik pertama kantor UPT Dinas Pendidikan Tg.Tiram mengelilingi kota Tg.Tiram sepanjanng lebih kurang 5 Km mencapai finish yang diikuti 32 sekolah.
Bertindak sebagai tim juri Sekretaris PGRI Tg.Tiram Anhar S.pd, Camat Tg.Tiram dalam arahannya agar memberi tunjangan dan diterapkan sertifikasi guru serta pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai kesejahteraan, harkat, dan martabat serta perlindungan guru dapat ditingkatkan sehingga guru dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,.juga Zainal Alwi S.pd mengatakan dengan adanya guru maka murid pasti ada, dengan adanya murid maka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pasti adanya pemimpin seperti presiden, Gubernur, Bupati, Camat, Polri, TNI, dan para menteri berkat jerih payah kerja keras guru yang mengabdi sebagai merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah yang dilalui guru, ini berkat semangat kesediaaan diri untuk memberikan atas kewajiban seorang guru. semoga Batubara tetap berjaya. (Jamilah Sbn)


Osis SMA Negeri 1 Karawang Gelar Kegiatan Donor Darah

>> Jalil Ependi, SE
Karawang, SBN - Osis SMA Negeri 1 Karawang gelar kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan UPTD PMI Karawang, kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh para siswa beserta jajaran guru dan staf SMA Negeri 1 Karawang dilakukan pada hari jum’at (17/12)
Ketua Osis SMA Negeri 1 Karawang, Iwan Pramesti Anwar disela-sela kegiatan tersebut menuturkan bahwa, “kegiatan donor darah tersebut adalah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setelah para siswa mengikuti kegiatan ujian semester, dengan harapan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Karawang, akan rasa kepekaan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat umum yang sedang membutuhkan pertolongan, karena di luar sana masih banyak masyarakat yang memerlukan pertolongan bantuan darah, bahkan tidak sedikit masyarakat yang tidak tertolong sakitnya karena kekurangan atau terlambat mendapatkan bantuan darah dari PMI,” katanya.
Iwan menambahkan, “dia berharap pelaksanaan kegiatan donor darah ini bisa dilaksanakan secara terus menerus pada masa-masa yang akan datang dan dapat memberikan suatu kebanggaan kepada seluruh siswa siswi SMA Negeri 1 Karawang,” harapnya. Disela-sela waktu yang bersamaan, Suci Anggraeni siswi kelas XII IPS 2 yang mengikuti kegiatan ini mengatakan kepada SBN bahwa yang pertama kali diambil darahnya adalah saya, setelah selesai diambil darahnya ia mengaku merasa bahagia dan bangga bisa memberikan bantuan darahnya kepada masyarakat yang membutuhkannya.

SMK Negeri 2 Nomor I di Dunia

>> Saut Panggabean
Medan, SBN---Dunia Pendidikan pada era globalisasi ini, banyak menunjukkan perubahan baik itu dari mutu para pengajar maupun bidang ilmu pengetahuan yang menuntut setiap manusia itu untuk belajar dan terus belajar menggali pengetahuan. Demikian juga halnya pada pemerintah yang menitikberatkan pada dunia pendidikan.
Hal ini melihat perkembangan zaman dan teknologi canggih sekarang, pemerintah sangat peduli terhadap dunia pendidikan mengingat masih banyak rakyat Indonesia yang belum merasakan dan menikmati pendidikan tersebut, oleh karena itu pemerintah mengupayakan pendidkkan itu dijalankan dan dilaksanakan dalam program kerjanya dengan visi dan misinya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Melihat sulitnya masalah pendidikan tersebut, maka sekolah-sekolah Negeri yang dikelola oleh pemerintah menunjukkan perbaikan prasarana meningkatkan mutu pendidikan dengan berbagai program-program yang dijalankan pemerintah.
Salah satu sekolah negeri milik pemerintah itu adalah SMK Negeri II adalah sekolah menegah kejuruan merupakan SMK Model yang nantinya diharapkan menjadi sekolah kejuruan Nomor I di dunia.
Hasil dari pengamatan media ini dan juga dalam temu persnya dengan Wakil Kepala Sekolah, Drs. Patrionis Sibarani memaparkan bahwa pengrehapan bangunan sekolah ini untuk menambah ruang kelas. SMK Negeri 2 dapat menambah jumlah siswa/inya pada penerimaan Tahun 2011. Menyinggung dana proyek pengrehapan gedung sekolah ini, katanya dananya berasal dari Kementrian Pendidikan Nasional dan anggaran tersebut berkisar 3 Milyar dan ditambah dengan tambahan dari sekolah.
Lanjutnya lagi, bahwa Tahun 2011 nanti kita akan membuka jurusan baru yaitu : Teknk Jaringan Komputer dan Industrial Control, beliau juga mengatakan pada saat ini jumlah siswa/i SMK Negeri 2 ini berjumlah 1.600 orang.
Yang lebih menarik perhatian media ini, seperti yang diungkapkan Patrionis adalah bahwa SMK Negeri 2 ini adalah sekolah kejuruan nomor 1 di dunia dengan alasan :
1. Sekolah Menegah Kejuruan 2 ini merupakan satu-satunya SMK Negeri yang memiliki jurusan listrik yang terbesar dan sampai saat ini memiliki 14 kelas, karena saya melihat data dari Diknas bahwa SMK Negeri 2 ini memiliki data kelasnya paling banyak dari SMK Negeri lainnya;
2. Sekolah Menegah Kejuruan 2 ini telah tujuh kali berturut-turut menyandang juara I Se-Sumatera Utara khususnya LKS (Komersial Wirning Kelistrikan) melihat prestasi yang diraih siswa/i ini sungguh luar biasa.
Disamping itu juga bahwa di luar jawa kita yang terbesar dimana kita mengetahui bahwa Medan merupakan barometer untuk Sumut, hal inilah ambisi saya untuk membawa SMK Negeri 2 ini menjadi Sekolah Menegah Kejuruan Nomor satu di dunia.
Beliau juga mengatakan bahwa harapannya adalah supaya masyarakat semakin optimis atau property terhadap dunia pendidikan kemudan agar para media dapat meningkatkan peran yang lebih baik lagi dalam bidang pendidikan, ungkapnya.

Dekan Fakultas Hukum, Dr. Haposan Siallagan, SH MH :
Natal Adalah Rutinitas Umat Kristiani

>> Saut Panggabean
Medan, SBN---Hari Jum’at (17/12) diruang kerjanya, Dr. Haposan Siallagan, SH. MH menyambut kedatangan media ini. Dalam temu persnya beliau memaparkan bahwa Natal adalah rutinitas yang diingat dan dirayakan oleh semua warga kristiani di seluruh dunia.
Dengan peringatan dan perayaan Natal ini memberi perubahan bagi kita semua, mudah-mudahan situasi dan kondisi saat sekarang ini kita merasa nyaman, aman dan tentram.
Diungkapkanya juga, bahwa perayaan Natal itu sangat bagus dan diharapkan kondisi bangsa Indonesia semakin hari semakin baik, sehingga tidak ada tertutup bagi orang yang mengganggu karena kita tahu itu tidak baik dan kalau ada yang mengganggu tentu polisi yang akan menanganinya, dalam hal ini bahwa Negara menjamin setiap warganya untuk melaksanakan ibadahnya masing-masing. Hal ini merupakan Konstitusi Negara Republik Indonesia .
Kadang-kadang kita lupa hanya begitu saja pada hal itu merupakan hak dasar warga Negara dan yang diatur dalam konstitusi seperti yang tercantum dalam Pasal 29 UUD’45.
Saya piker siapapun yang mengganggu perayaan-perayaan besar itu adalah penjahat konstitusi dan dia harus dihukum seberat-beratnya, ini menurut saya karena hokum dinegara ini adalah konstitusi (berasal atau bersumber dalam konstitusi) dan saya juga mengatakan jangan coba-coba karena Negara ini mengakui Undang-undang Konstitusi disamping itu juga pemerintah memiliki alat-alatnya seperti polisi dan inilah tugas dari pemerintah kita, ungkapnya.

Perayaan Natal Universitas Setia Budi Mandiri Medan

>> Saut Panggabean
Medan, SBN---Telah berlangsung perayaan natal Universitas Setia Budi Mandiri Medan , Jum’at (17/12) bertempat di Jalan Asrama Simpang Helvetia Medan .
Tertib acara perayaan Natal diawali dengan kebaktian dan disusul dengan tari-tarian, lagu-lagu rohani, puisi, liturgy berbagai bahasa, vocal solo, tari-tarian oleh mahasiswi USBM, liturgy dibarengi drama.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Natal, Berna Meta, menyampaikan kata sambutannya sesuai dengan thema perayaan natal ini yaitu “Jadikanlah Semua Bangsa Muridku”.
Oleh karena itu bahwa betapa besarnya kasih Tuhan kepada kita semua dan saya ucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru.
Dikesempatan lainnya dalam temu persnya dengan Drs. Arnold B Hutasoit MBA, Ketua Yayasan Universitas Setia Budi Mandiri memaparkan bahwa perayaan Natal ini telah kita laksanakan tiap tahunnya dan perayaan natal ini membawa kemenangan bagi kita semua yang mana Tuhan memberikan Anugrahnya supaya setiap manusia itu manusia yang baru (lahir baru), oleh karena itu kita upayakan pendidikan itu dengan sempurna agar mudah-mudahan untuk kedepannya akan lebih baik lagi, sehingga berguna bagi universitas kita dan juga bagi Nusa dan Bangsa.
Semua ini bahwa apapun pendidikan itu kita tidak lepas dari kita semua, kerna kita upayakan bagi mahasiswa/I kita ini menjadikan mereka calon-calon pemimpin yang bertaqwa kepada Tuhan inilah Hikmah Natal yang kita rayakan pada malam ini, ungkapnya.

Malam Lepas Sambut Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, Prof.DR.Zainuddin MPd dengan PROF.IR.HM.Nawawhy Loebis M.PHd.PHD

>> Saut Panggabean.
Medan, SBN---Bertempat di hotel Grand ASTON City Hall Medan, Rabu (15/12) malam, berlangsung acara malam lepas sambut Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD,yang lama dengan yang baru.hadir juga yang mewakili Pangdam I /BB,yang mewa
kili Kapolda, para Aktisi Wilayah I B.Aceh, Sekretaris Wilayah I, para Guru Besar,Ketua Yayasan, Dosen, Seluruh Akademi, Kabag kasubag,Staf di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, Direktur Senter, PT.Surveyor Indonesia,dan lain-lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Pada kesempatan itu, Prof.Dr.Zainuddin.MPd, menyampaikan sambutannya bahwa saya mengucapkan selamat atas pengangkatan koordinator baru yang kemarin telah berlangsung penyerahan serah terima jabatan baru di Jakarta.saat ini bahwa kopertis kita memiliki staf lebih kurang 80 orang,PTS 320 orang, Provinsi Aceh 87 orang, Provinsi Sumatera Utara 233 orang, dalam catatan bahwa jumlah dosen sebanyak 4.500 orang terdiri dari 1.097 PNS, PPK ditambah dosen Yayasan 2.700 orang dam dosen luar biasa 650 orang dan serta instansi Pemerintah PTN. Melihat jumlah yang ada pada kita bahwa kopertis ini adalah keluarga besar kita.
Saya percaya kepada Prof. Ir. HM. Mawawling Lubis, M.Phd yang baru akan mampu menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dan mampu melakukan pengawasan, pembinaan bagi warga khususnya kota Medan.
Lanjutnya lagi, bahwa saat ini Kopertis Wilayah I Sumut-NAD diposisikan Nomor 3 dari jumlah 12 Kopertis yang ada diseluruh Indonesia. Saya berpesan dalam menjalankan tugas ini Prof.Ir.Nawawhy.M.PHd.PHD mampu melakukan koordinasi, pengawasan dan pembinaan.
Dalam kondisi seperti sekarang ini Perguruan Tinggi merebut Akreditasi baru sekitar 45% nya yang memperoleh akreditasi dan ada juga yang sedikit pada kelompok A/B dan yang banyak kelompok C.
Mari kita bantu beliau dan mari kita dukung bersama-sama dalam tugasnya yang baru an saya yakin beliau mampu melakukan silaturahmi dan pembinaan yang lebih maju. Disisi lain, Prof. Ir. HM. Mawawly Lubis M.Phd mengatakan tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada koordinator lama yang telah menetaskan jalan bagi saya yang bisa masuk kedalammya yang lebih leluasa pada keluarga besar Kopertis Wilayah I Sumut-NAD ini dan saya ucapkan yang sebesar-besarnya yang telah ditunjukkan oleh Ketua yang lama kepada saya dalam hal ini menunjukkan kemampuannya meracit kekeluargaan dari seluruh Kopertis Wilayah I Sumut-NAD karena sampai saat ini tidak ada berita yang didengar khabar yang tidak harmonis atau yang tidak akur.
Sungguhlah sebuah dinamika selama Zainuddin memimpin Kopertis Wilayah I Sumut-NAD dinamika yang positif dan mudah-mudahan kami bisa melanjutkannya, ungkapnya dalam kata sambutannya.
Kemudian juga Prof.DR.Janter Siahaan,Ketum Yayasan Universitas Generasi Muda,Ketum DPP=BBSD,pemilik media mingguan Senior,menyampaikan komentarnya,
Menyambut positif pejabat baru kopertis Wilayah I Sumut-NAD.lanjutnya lagi harapan kita kiranya di bawa pimpinan Prof.Ir.HM.Nawawhy Loebis.M.PHd.PHD membawa kemajuan dan perkembangan yang baik.ungkapnya mengakhiri perbincangannya dengan
Media ini.


Budidaya Ikan Mas di Sibolga

Sibolga, SBN---Ikan mas tidak asing lagi bagi kita khususnya bagi masyarakat Sibolga, ikan jenis yang satu ini begitu populernya walaupun Sibolga dikenal dengan kota laut, namun ikan mas yang hidup di air tawar ini tidak kalah populernya dengan jenis ikan-ikan air laut di Sibolga, bahkan ikan mas ini sangat lebih terkenal dan digemari di wilayah kota Sibolga dan Kab. Tapanuli Tengah.
Siapa yang tidak senang dengan ikan yang satu ini, rasanya yang begitu lezat membuatnya begitu laris di kota Sibolga-Tapteng sehingga hampir setiap hari pembeli ikan emas datang ke pasar membelinya atau langsung membeli ikan ini ke kolam ikan mas Pak Hutagalung/ibu br.Hutabarat di Parombunan di jln.Ebenejer Sibolga
Perlu untuk diketahui ikan mas (Ceyprinur caprio L) merupakan salah satu jenis ikan yang termasuk Family cyprinidee, subordo cyprinoidea, ordo ostariophysi, subkelas, teleostei.
Diantara jenis ikan air tawar, ikan mas memang paling populer di masyarakat, selain dikenal dengan nama ikan mas, jenis ikan ini sering disebut ikan Kerper ataupun ikan tombro Cina dan Eropa atau persilangananya. Oleh karena itu, tidaklah heran kalau akibat pesilangananya tesebut, kini telah banyak dikenal khas ikan mas.
Beberapa contoh ras ikan mas itu adalah mas merah, si nyonya Taiwan, majalaya, punten, kaca dan Kunpay. Semua jenis ikan mas tersebut ada dijual oleh Pak Hutagalung sang pengecer ikan yang memiliki kolam yang cukup besar untuk menampung ratusan ekor ikan mas yang mereka pesan dari kota Sidempuan. Pak Hutagalung mengakui kepada SBN ketika di wawancarai begitu menikmati usaha bisnis ikan masnya tersebut yang telah mereka guluti sama istrinya sejak tahun 1982 sampai sekarang begitu banyak orang membeli ikan mas mereka. Bagi anda yang ingin melakukan budidaya ikan mas ini cukup mudah untuk di pelajari serta di laksanakan, cukup 4 hal utama yang pelu anda ketahui yaitu, didalam aslinya, ikan mas biasanya hidup di perairan sungai hingga danau maupun genangan air lainnya yang berada pada daerah dengan ketinggian 150 – 600 M dpl, perairan yang disuka adalah perairan yang ber-pH 7 - 8, suhu optimal 20 – 250 C dengan debit air yang tidak begitu besar, ikan mas termasuk ikan Ommivora (pemakan segala makanan) sehingga segala jenis makanan mulai dari dedaunan hingga serangga menjadi santapannya, dan ikan mas ini dapat dibudidayakan pada berbagai bentuk kegiatan budidaya seperti kolam tanah, kolam beton, kolam air deras, keremba, kantong jaring apung. Tergantung sarana budi daya yang ada atau tersedia di lokasi
Sebagai contoh, Pak Hutagalung menceritakan kepada kami SBN Sibolga, pertama sekali mereka membuka usaha ikan mas ini dengan bermodal Rp.60000 dengan jumlah 10 kg mereka jual petama sekali di kolam ikan mas mereka tahun 1982 yang dibantu oleh kerabatnya. Pak Hutabarat mengakui mereka tidak menjual atau memelihara ikan mas dari bibit, melainkan mereka membeli ikan mas yang sudah cukup besar yang sudah dapat di makan, mulai ukuran sedang sampai ukuran besar, dimana ikan – ikan tersebut di pesan dari Sidempuan sampai sekarang.
Bagi Pak Hutabarat, rata – rata memesan ikan mas dari Sidempuan sebanyak 300 kg atau Rp.6.000.000. lalu meraka jual 1 kg Rp. 24.000, jadi 1 kg untung Rp. 2000 bagi parengge-parengge ikan mas datang membeli ikan mas lewat mereka untuk di jual ke terminal atau ke pasar, mereka beli dari Pak Hutagalung 1 kg Rp. 22.000, lalu akan dijual Rp. 24000. Pak Hutagalung menuturkan rahasia untungnya kepada wartawan SBN, kalau ikan mas mereka yang masuk kekolam mereka jual sebanyak 300 kg ikan mas itu akan habis terjual selama 1 minggu saja atau lewat sedikit.
Mengenai pendapatan sebulan, mereka tak pasti , berpariasi tetapi yang pasti katanya cukup besar, namun kita mesti sabar menjalankan bisnis ini. Bagi kami menerima pembeli ikan datang membeli ikan jam berapapun, walaupun jam 2 malam, kami akan buka seperti pada saat malam Tahun Baru atau malam Valentine banyak yang datang membeli diatas jam 12 malam yang kami layani, makanya Pak Hutagalung yang telah berumur hampir 60 tahun yang telah berhasil menyekolahkan anak – anaknya sampai tingkat Wisuda. Dalam suatu hari ada rata – rata 10 orang datang membeli ikan mas ke rumah mereka yang kolamnya persis di depan rumah pak Hutagalung walapun sudah cukup sukses melakukan bisnis budidaya ikan mas itu, namun dia mengungkapkan belum cukup puas di dalam usaha ini, karena dia menyampaikan harapan – harapan kepada Pemerintah Sibolga lewat SBN, yakni ” supaya Pemerintah Sibolga dapat menurunkan dana kepada peternak ikan bukan kepada orang yang memiliki ikan”. Dia juga mengungkapkan bahwa lurah Parombunan kurang memperhatikan usahanya dari segi dana bantuan kolam, sementara ada 5 kolam diatas Parombunan dibangun, namun saya belum pernah dapat bantuan dari lurah atau Pemko untuk pengembangan bisnis budidaya ikan mas saya ini (ungkap Pak Hutagalung) sementara katanya ada dana dibagi Rp 20.000.000 untuk beberapa kelompok. Setelah keluhan-keluhannya disampaikan kepada SBN, beliau menjelaskan atau memberi beberapa hal lagi untuk melakukan usaha ini perlu ada fasilitas pompa air 2 biji. Harga pompa yang besar yang model rendam Rp 6000.000, kalau pakai pompa sanyo cukup hanya beli dengan harga Rp 2500.000.
Di Sibolga bukan hanya Pak Hutagalung yang mengelolah bisnis budidaya ini, ada juga beberapa tempat atau orang yang membuat kolam ikan mas di mulai dari penebaran benih ikan yang diharapkan atau dibudidayakan sampai besarsebagai contoh Pdt.Edward.siregar yang walaupun hanya untuk dinikmati keluarga jika tiba waktunya panen dihari Natal dan Tahun Baru. Keluarga dan jemaat dapat menikmati ikan masnya. Namun di daerah Sibuluan Rindu alam Tapteng ibu Pipin mengelolah budidaya kolam ikan masnya bukan untuk penjualan kepasar – pasar, namun untuk kepentingan Wisata atau Rekreasi Keindahan Cafenya di Rindu alam, dimana orang – orang yang datang berekreasi ke sungai Sibuluan ini ini dapat menikmati keindahan kolam dan ikan – ikan mas nya dapat mengasih makan ikannya itu sekedar cuci mata atau foto - foto didepan kolam. (John Siahaan.S.Th).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar